Kesehatan

Pengaruh Angin dalam Pengobatan Tradisional Tiongkok

Pengobatan tradisional Tiongkok
Pengobatan tradisional Tiongkok

Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, angin dipercaya menjadi sumber utama penyakit. Penyakit bisa dilihat dengan melihat gejala yang terkait dengan refleks tubuh seperti kejang, denyut atau gemetar. Pengobatan tradisional Tiongkok membedakan angin menjadi dua kategori, eksternal dan internal. Angin eksternal berpengaruh pada paru-paru sementara angin internal berpengaruh pada hati. Setiap ketidakseimbangan angin dalam tubuh yang disebabkan oleh invasi eksternal atau yang dihasilkan secara internal disebut “angin patogen”. Angin jika berpadu dengan patogen lain dalam tubuh bisa menimbulkan gejala yang bervariasi.

Gejala serangan angin

Ketika angin bercampur dengan udara dingin, orang tersebut akan mengalami “angin dingin.” Seorang yang mengalami kondisi demikian akan mengalami hidung tersumbat, sulit berkeringat, sakit bahu, menggigil, kedinginan, demam, dan sebagainya. Pengobatan tradisional Tiongkok menganjurkan penggunaan herbal hangat yang merangsang keringat untuk mengobati “angin dingin”. Sementara gejala yang dialami akibat “angin panas” seperti sakit tenggorokan, mata merah, wajah merah, denyut nadi cepat, dan haus. Kondisi ini biasanya terlihat pada penderita flu biasa.

Sementara dalam kasus “cuaca lembab,” seseorang cenderung mengalami radang sendi. Rasa sakit bisa berpindah dari satu area ke area tubuh lain, menjadi sulit untuk disembuhkan. Dalam kasus ini, teknik Moxibustion therapy yang berfokus pada implementasi panas mungkin bermanfaat. Pengobatan tradisional Tiongkok juga menyarankan penggunaan herbal yang bisa mengurangi kelembapan dan meningkatkan sirkulasi qi (energi) dalam tubuh. Ruam yang muncul tiba-tiba di permukaan kulit diklasifikasikan sebagai “ruam angin.” Mengubah menu makan mungkin diperlukan untuk memulihkan kondisi tersebut. Sebaiknya hindari mengonsumsi minuman seperti kopi, atau yang bersifat menyebabkan darah menjadi panas dan menimbulkan angin.

Pada kasus pergerakan angin ke atas, menurut pengobatan tradisional Tiongkok dikatakan menyebabkan masalah pada bagian wajah atau  kepala. Orang yang mengalami hal ini mungkin merasakan otot-otot wajah mengalami tegang. Serangan angin dan panas memicu sakit kepala dan migrain. Hal ini menyebabkan meridian terhambat sehingga mengganggu aliran darah dan qi di kepala, maka seseorang akan merasakan gejala seperti sakit kepala atau migrain. Hipertensi dapat memicu dan memperburuk gejala angin patogen. Menurut Spiritual Coach, stroke diakibatkan ‘pergerakan angin ke atas’ yang ekstrim ke dalam otak.

Mengatasi serangan angin dalam pengobatan tradisional Tiongkok

Pengobatan tradisional Tiongkok menawarkan tiga jenis teknik pengobatan untuk megatasi serangan angin, akupuntur, bekam (cupping), dan herbal. Gejala seperti menggigil, sakit punggung, otot kaku, hidung tersumbat, dan demam dapat diobati melalui akupunktur. Jika penyakit ini dapat dideteksi pada tahap awal, akupunktur umumnya menghasilkan hasil yang baik.

Teknik bekam umumnya direkomendasikan untuk orang-orang yang memiliki gejala penyakit termasuk masalah pernapasan atau sakit pada otot bagian atas tubuh. Metode ini menarik angin ke permukaan tubuh dan mengeluarkannya melalui pori-pori. Sementara herbal digunakan untuk mengobati permukaan paru-paru.

Untuk mencegah serangan angin, sebaiknya hindari keluar rumah pada cuaca berangin. Selalu gunakan syal untuk melindungi kepala dan leher dalam kondisi iklim demikian. Hindari minum alkohol jika menderita flu. Mengonsumsi teh jahe dan senantiasa menjaga kelembaban kulit selama musim kemarau. (visiontimes/may)

Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI