Kesehatan

Pengusir Serangga Alami untuk di Rumah

Beberapa bahan dapur, tanaman, dan trik cerdas bisa mencegah semut, kecoa, lalat, laba-laba, dan musuh utama musim panas—nyamuk—menguasai rumah Anda.

Salah satu manfaat terbesar dari pengusir serangga buatan sendiri adalah, berbeda dengan produk komersial yang mengandung bahan kimia berbahaya, kita bisa mengatur sendiri bahan-bahan yang akan digunakan. Selain lebih aman bagi kesehatan, alternatif ramah lingkungan ini sangat efektif untuk berbagai jenis serangga, memiliki beragam cara penggunaan, dan ramah di kantong. Banyak bahan yang sudah tersedia di rumah, dan beberapa seperti kayu manis bahkan menambah aroma terapi yang menyenangkan.

Kayu Manis

Letakkan beberapa batang kayu manis di lemari, laci, pantry, gudang bawah tanah, dan wadah penyimpanan makanan untuk mengusir semut, kutu buku, laba-laba, kecoa, kutu busuk, ngengat, nyamuk, kutu, kumbang, dan kutu beras. Taburkan bubuk kayu manis di ambang pintu dan jendela untuk mencegah serangga masuk.

Cengkeh

Punya sisa cengkeh dari nastar Lebaran? Letakkan cengkeh atau sachet berisi cengkeh di lemari, laci, ruang cuci, dan tempat yang sering diserang kutu buku atau kumbang kecil. Cengkeh juga mengusir semut, kutu beras, ngengat, lalat, dan kutu. Zat aktifnya, eugenol, juga ada dalam sampo anti-kutu, tapi tetap jauhkan dari hewan peliharaan karena bisa beracun.

Kulit Jeruk

Kulit jeruk mengandung limonene, linalool, dan tannin alami yang tidak disukai lalat dan semut. Gosokkan kulit jeruk bekas pakai ke ambang jendela dan pintu. Rendam beberapa kulit jeruk dalam cuka putih selama 48 jam, saring, lalu masukkan ke botol semprot untuk dijadikan pembersih pengusir serangga.

Catatan: Jangan oleskan langsung ke kulit, karena bisa menyebabkan phytophotodermatitis, semacam luka bakar akibat paparan sinar matahari setelah menyentuh kulit jeruk.

Tanaman Pengusir Nyamuk

Menanam citronella bisa mengusir nyamuk dengan menyamarkan bau tubuh yang mereka sukai. Tanaman lain seperti serai, lemon balm, thyme lemon, eucalyptus lemon, dan bee balm juga efektif. Remas atau gosok daunnya secara berkala untuk melepaskan aroma.

Bawang

Iris atau cincang bawang, letakkan di piring kecil atau alumunium foil di dekat pintu, ruang bawah tanah, garasi, atau di tempat yang ingin bebas dari tikus atau cicak. Letakkan juga di jendela atau lemari untuk mengusir laba-laba. Untuk membuat semprotan pengusir lalat, blender satu bawang sedang dengan secangkir air, saring, dan masukkan ke botol semprot. Tambahkan 1 sdm cuka untuk hasil maksimal.

Ampas Kopi

Kafein dalam ampas kopi dan zat diterpenes bisa mengusir semut, lalat, dan nyamuk. Taburkan di pot tanaman untuk mencegah semut sambil menyuburkan tanaman. Membakar ampas kopi kering dalam wadah alumunium juga bisa menjauhkan nyamuk sambil menebarkan aroma seperti dupa.

Catatan: Keringkan ampas kopi terlebih dahulu di bawah sinar matahari selama beberapa hari atau panggang di oven suhu 175°F (80°C) selama 1–2 jam.

Mitos Kopi & Kecoa

Ampas kopi sering disarankan untuk mengusir kecoa, namun yang lebih efektif adalah mencampur boraks, tepung, dan gula dengan perbandingan sama, lalu bentuk tablet atau taburkan di bawah lemari, belakang kulkas, dan celah dinding.

Daun Salam

Kecoa sangat membenci aroma daun salam yang mengandung eucalyptol. Hancurkan daun salam kering atau segar dan letakkan di tempat serangga mungkin masuk, juga di belakang perabot.

Cuka

Lap jejak semut dengan cuka putih murni untuk menghancurkan jalur feromonnya. Anda juga bisa menaruh semangkuk cuka putih di jendela atau menyemprotkan campuran cuka dan air (1:1) untuk mengusir semut, laba-laba, dan membunuh serangga lunak seperti lalat buah.

Masalah lalat yang lebih besar? Taruh cuka apel dalam mangkuk kecil, tutup dengan plastik, dan lubangi—menjadi perangkap murah dan efektif.

Basil dan Teman-Temannya

Aroma basil sangat tidak disukai nyamuk dan lalat. Tanam di sekitar teras atau dapur. Tanaman lain yang efektif termasuk lavender, marigold, catnip, rosemary, mint, sage, adas, bawang hias, bawang putih, beautyberry, lantana, eucalyptus, geranium harum, ageratum, pennyroyal, krisan, dan wormwood. Tanam dalam jumlah banyak untuk hasil terbaik.

Solusi Minyak Atsiri

Tak punya lahan untuk menanam? Gunakan minyak atsiri di diffuser atau semprotan tubuh dan rumah.

Resep Dasar

Campur 30 ml witch hazel berbasis alkohol, 20 tetes minyak atsiri, dan 30 ml air suling dalam botol semprot 60 ml. Minyak basil, lavender, pinus, peppermint, tea tree, dan eucalyptus efektif—peppermint dan tea tree juga bisa meredakan gatal gigitan.

Bawang Putih dan Lemon

Campur 1 sdm bawang putih cincang, ½ sdm air lemon, dan ½ sdm minyak zaitun ringan (atau minyak mineral) dalam secangkir air. Blender, saring, dan semprotkan ke halaman atau tanaman. Jangan gunakan langsung ke kulit.

Solusi Darurat

Isi botol semprot dengan obat kumur rasa mint, semprotkan ke permukaan luar rumah dan udara sekitarnya. Bisa juga disemprot ke tubuh, biarkan kering, dan ulangi tiap 30–40 menit jika dibutuhkan.  (sandy lindsey/theepochtimes/feb)