Kesehatan

Perawatan Pengobatan Tradisional Tiongkok Pada Virus PKT (COVID-19)

Ramuan dan rempah-rempah tradisional
Ramuan dan rempah-rempah tradisional. @Pixabay

Kian meningkatnya angka kematian akibat infeksi virus PKT atau COVID-19 membuat manusia mencari alternatif penyembuhan. Salah satu pengobatan yang telah menarik perhatian banyak orang adalah Pengobatan Tradisional Tiongkok (PTT). Bahkan, beberapa tempat di Tiongkok yang terdampak parah oleh virus merekomendasikan solusi pengobatan menggunakan PTT.

Efek PTT

Sebuah studi baru-baru ini mengamati 54 pasien virus PKT di Wuhan, wilayah episentrum virus. Analisa dilakukan pada karakteristik klinis subjek dan efek dari ramuan tradisional Tiongkok. Disamping itu tim juga meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi durasi tinggal di rumah sakit. Tim kemudian menemukan bahwa perawatan PTT mengurangi jumlah hari yang dihabiskan pasien di rumah sakit, terutama pasien yang mengonsumsi ramuan tradisional Tiongkok.

Para peneliti juga mengutip laporan dari Hunan yang menunjukkan periode rawat inap rata-rata seseorang berkurang 2 hari setelah pemakaian PTT. Studi lain yang dilakukan di Wuhan pada 34 pasien virus PKT menemukan bahwa penggunaan ramuan tradisional Tiongkok bersamaan dengan pengobatan Barat memiliki efek perlindungan pada jantung, ginjal, hati, dan fungsi organ lainnya.

Di Tiongkok, penggunaan PTT telah dipromosikan oleh pemerintah sejak awal merebaknya wabah. Sebuah ramuan herbal yang disebut “lung cleansing and detoxifying decoction” (jenis ramuan yang berfungsi untuk mendetoksifikasi paru-paru yang diperoleh dengan cara direbus) tampaknya terbukti efektif melawan virus PKT, mengurangi gejala pneumonia. Tong Xiaolin, seorang peneliti terkemuka dari Akademi Ilmu Pengetahuan Medis Tiongkok, mengklaim bahwa sekitar 1.102 dari 1.261 pasien yang mengonsumsi ramuan herbal ini pulih dari virus PKT. Ramuan ini dikonsumsi bersama kulit jeruk, tanaman akar manis (licorice) dan kayu manis.

Menurut Dr. Yan Fang, awalnya tidak semua orang di Wuhan memercayai efek positif PTT. Butuh beberapa waktu bagi orang untuk menyadari bahwa obat-obatan herbal masih ada nilainya. “Awalnya sangat sedikit pasien yang setuju untuk memilih PTT. Kloter pertama obat-obatan herbal tiba di rumah sakit dari (provinsi barat daya) Sichuan pada 12 Februari. Setelah hanya satu hari, lima pasien yang telah mengonsumsi ramuan itu mengatakan pada kami bahwa mereka merasakan peningkatan gerakan tidur dan buang air besar yang lebih baik. Sejujurnya, kami tidak mengira mereka akan meningkat begitu cepat, ”kata Fang kepada Sixth Tone.

Di kota Hubei, hampir setengah dari semua pasien virus PKT dirawat dengan PTT. Lebih dari 2.200 pekerja medis dari rumah sakit dan universitas PTT dikirim ke provinsi itu untuk memerangi penyebaran virus PKT. Pada Maret, Beijing telah menyetujui beberapa pengobatan PTT sebagai perawatan untuk infeksi virus PKT, termasuk bubuk, pil, rebusan dan terapi suntik.

Penularan seksual

Laporan terbaru menunjukkan bahwa Covid-19 dapat menular melalui hubungan seksual. Para peneliti dari Rumah Sakit Kota Shangqiu yang merawat 38 pasien pria selama periode Januari-Februari 2020 menemukan hampir 16% dari mereka membawa virus PKT dalam spermanya. Tidak hanya pasien terinfeksi, tetapi bahkan pasien yang sudah pulih juga berisiko membawa virus PKT dalam spermanya.

Studi menemukan bahwa tampaknya virus PKT tidak mampu bereplikasi di dalam sistem reproduksi pria, namun virus bisa menetap dalam sistem reproduksi untuk waktu yang lama karena sistem kekebalan tubuh seseorang tidak dapat sepenuhnya mencapai area dan membunuh virus. Meski demikian para ilmuwan memperingatkan untuk selalu waspada dalam melakukan tindakan seksual. (visiontimes/may)

Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI