Kesehatan

Seberapa Sering Anda Harus Mencuci Seprai dan Handuk?

Mencuci handuk
Mencuci handuk. (Canva Pro)

Setiap orang tampaknya memiliki pendapat yang berbeda mengenai seberapa sering handuk dan sprei harus dicuci. Meskipun banyak orang mungkin bertanya-tanya apakah setiap hari atau setiap minggu adalah yang terbaik, dalam sebuah survei dari Inggris, hampir setengah dari pria lajang melaporkan tidak mencuci seprai mereka hingga empat bulan.

Cukup jelas bahwa empat bulan terlalu lama untuk meninggalkannya, tetapi berapa frekuensi yang ideal?

Sprei dan handuk sangat berbeda dan harus dicuci dengan interval yang berbeda. Sementara satu atau dua minggu sekali biasanya cukup untuk seprai, handuk sebaiknya dicuci setiap beberapa hari sekali.

Lagi pula, siapa yang tidak suka dengan seprai baru atau aroma handuk yang baru dicuci?

Mengapa Anda Harus Mencuci Handuk Lebih Sering

Ketika Anda mengeringkan diri, Anda menumpuk ribuan sel kulit dan jutaan mikroba pada handuk. Dan karena Anda menggunakan handuk untuk mengeringkan diri setelah mandi atau berendam, handuk Anda menjadi lembap.

Anda juga menumpuk banyak sekali kulit mati, mikroba, keringat, dan minyak di seprai Anda setiap malam. Namun, kecuali Anda seorang yang rajin berkeringat di malam hari, seprai Anda tidak akan basah setelah tidur malam.

Handuk juga terbuat dari bahan yang lebih tebal daripada seprai dan cenderung lebih lembap lebih lama.

Jadi, apa yang menyebabkan kelembapan yang menyebabkan masalah? Handuk basah adalah tempat berkembang biaknya bakteri dan jamur. Jamur sangat menyukai lingkungan yang lembab. Meskipun jamur tidak akan selalu terlihat (Anda akan membutuhkan pertumbuhan yang signifikan untuk dapat melihatnya), hal ini dapat menyebabkan bau yang tidak sedap.

Selain bau, paparan mikroba ini pada handuk dan seprai Anda dapat menyebabkan asma, iritasi kulit akibat alergi, atau infeksi kulit lainnya.

Jadi, Berapa Frekuensi yang Ideal?

Untuk seprai, hal ini tergantung pada faktor-faktor seperti apakah Anda mandi sebelum tidur, atau jika Anda langsung berbaring ke tempat tidur setelah hari yang panjang dan berkeringat dan mandi di keesokan harinya. Anda perlu mencuci seprai Anda lebih sering dalam kasus yang terakhir. Sebagai patokan, seminggu sekali atau dua minggu sekali sudah cukup.

Handuk idealnya harus dicuci lebih sering, mungkin setiap beberapa hari sekali, sementara handuk muka Anda harus dibersihkan setiap kali selesai digunakan. Karena benar-benar basah, handuk akan basah lebih lama, menahan lebih banyak sel kulit dan mikroba.

Cuci handuk Anda pada suhu tinggi (misalnya, 65°C), karena akan membunuh banyak mikroba. Jika Anda ingin menghemat energi, gunakan suhu yang lebih rendah dan tambahkan secangkir cuka ke dalam cucian. Cuka akan membunuh mikroba dan mencegah timbulnya bau tak sedap.

Bersihkan mesin cuci Anda secara teratur dan keringkan lipatan pada karet setiap kali selesai mencuci, karena ini adalah tempat lain yang disukai mikroba untuk tumbuh.

Handuk Bau

Bagaimana jika Anda mencuci handuk secara teratur, tetapi masih berbau tidak sedap? Salah satu penyebabnya adalah karena Anda meninggalkannya terlalu lama di dalam mesin cuci setelah dicuci. Terutama jika Anda menggunakan siklus pencucian hangat, waktu yang hangat dan lembab akan memungkinkan mikroba untuk tumbuh. Dalam kondisi laboratorium, jumlah bakteri ini bisa berlipat ganda setiap 30 menit.

Sangat penting untuk menjemur handuk Anda setelah digunakan dan tidak meninggalkan handuk di dalam mesin cuci di akhir siklus. Jika memungkinkan, jemurlah handuk dan seprai Anda di bawah sinar matahari. Hal ini akan mengeringkannya dengan cepat dan menyeluruh, sehingga menghasilkan bau kapas yang harum dan segar. Menggunakan pengering adalah alternatif yang baik jika cuaca sedang buruk, tapi menjemur di bawah sinar matahari selalu lebih baik jika memungkinkan.

Selain itu, meskipun handuk Anda akan dicuci, jangan membuang handuk basah ke dalam keranjang cucian, karena handuk yang lembab dan kotor akan menjadi tempat yang ideal bagi mikroba untuk berkembang biak. Pada saat Anda mencuci, handuk dan cucian lain di sekitarnya mungkin sudah berbau tidak sedap. Dan bisa jadi sulit untuk membuat handuk Anda berbau segar kembali.

Bagaimana dengan Seprai dan Handuk yang ‘Membersihkan Sendiri’?

Beberapa perusahaan menjual handuk “cepat kering” atau handuk dan seprai “pembersih sendiri”. Handuk cepat kering terbuat dari bahan sintetis yang ditenun sedemikian rupa sehingga dapat mengering dengan cepat. Hal ini akan membantu mencegah pertumbuhan mikroba dan bau tak sedap yang timbul saat handuk lembap dalam waktu lama.

Namun, gagasan tentang produk pembersih sendiri lebih rumit. Sebagian besar produk ini mengandung nanosilver atau tembaga, logam antibakteri yang dapat membunuh mikroorganisme. Senyawa antibakteri akan menghentikan pertumbuhan bakteri dan dapat membantu untuk membatasi bau dan mengurangi frekuensi Anda membersihkan seprai dan handuk.

Namun, mereka tidak akan menghilangkan kotoran seperti minyak, serpihan kulit, dan keringat. Jadi, meskipun saya sangat menyukai ide seprai dan handuk yang dapat membersihkan dirinya sendiri, bukan itu yang terjadi.

Selain itu, penggunaan antimikroba yang berlebihan seperti nanosilver dapat membuat mikroba kebal terhadapnya. (nspirement)

Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini

VIDEO REKOMENDASI

Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations