Kesehatan

Semua Penyakit Disebabkan Oleh Qi yang Tersumbat

Qi (©freepik)
Qi (©freepik)

Kehidupan, menurut Pengobatan Tradisional Tiongkok (PTT), adalah mengumpulkan Qi, atau energi kehidupan vital. Vitalitas dan kesehatan tubuh manusia bergantung pada tindakan ‘mengaktifkan’ Qi ini untuk kesehatan yang baik. Sebaliknya, Qi yang berhenti di bagian tubuh mana pun menyebabkan penyakit atau kehilangan vitalitas.

Sama seperti Qi dalam tubuh manusia, alam semesta tempat kita tinggal bergerak tanpa henti. Jika alam berhenti bergerak, itu akan menjadi bencana bagi alam semesta dan kita semua. Tubuh manusia adalah seperti alam semesta kecil, dan Qi dalam tubuh manusia harus bergerak selancar seperti bintang-bintang di langit ? Semakin sedikit aliran ini terganggu, semakin sehat tubuh.

Ketika Gangguan Aliran Qi Terjadi, Hambatan Terjadi

Ketika gangguan dalam aliran Qi terjadi, maka terjadi aliran energi yang mampat  (“Yu”). Menurut PTT, sindrom Yu adalah Qi tidak mengalir atau penyumbatan Qi keadaan di mana Qi terhalang dan tidak dapat mengalir. Pengobatan Tiongkok mengatakan bahwa semua penyakit adalah akibat langsung dari Qi yang tidak mengalir, dan tubuh tidak dapat lagi berfungsi dengan baik.

Dalam tubuh yang sehat, distribusi Qi relatif seragam, namun bila ada gangguan maka akan terjadi distribusi Qi yang tidak merata. Ini seperti empat roda pada mobil: setiap roda harus memiliki tekanan yang benar agar mobil dapat berjalan dengan mulus. Jika salah satu roda memiliki tekanan udara yang terlalu besar atau terlalu kecil, atau jika ban menjadi kempes, akan terjadi ketidakseimbangan, dan mobil bisa menjadi tidak stabil, goyah di luar kendali dan membahayakan pengemudi.

Menurut PTT, Diagnosa Denyut Nadi menunjukkan bahwa denyut nadi di area di mana banyak Qi mengalami hambatan akan menjadi lebih kuat, atau tidak seimbang. (Gambar: dari Dreamstime.com © Kittisak Jirasittichai)

Itu sama dengan tubuh manusia. Jika aliran Qi tidak merata, dan tubuh bagian atas memiliki lebih banyak Qi daripada tubuh bagian bawah, atau bagian kiri memiliki lebih banyak Qi daripada bagian kanan, atau jika terlalu banyak Qi di bagian tubuh tertentu, maka masalah akan muncul. Diagnosa Denyut menunjukkan bahwa denyut nadi di area tempat banyak Qi berkumpul akan menjadi lebih kuat, atau tidak seimbang, seperti ban dengan terlalu banyak udara. Ini adalah akibat dari hambatan atau penyumbatan Qi.

PTT Mengenali 7 Emosi Utama

Qi di dalam tubuh manusia memiliki hukum dan lintasannya sendiri. Gangguan apapun pada lintasan ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan pada tubuh. Menurut pengobatan Tiongkok, hambatan Qi terjadi akibat paparan emosi yang berlebihan. Pengobatan Tiongkok mengenali tujuh emosi utama: kegembiraan (kehebohan), kemarahan, termenung (terlalu banyak berpikir), berduka (kesedihan), kecemasan (kekhawatiran), ketakutan, dan terkejut. Emosi yang berlebihan dapat mengganggu sirkulasi Qi dalam tubuh, berdampak negatif pada sirkulasi darah dan organ dalam yang terkait.

Menurut teks medis Tiongkok yang terkenal, Pengobatan Dalam Klasik Kaisar Kuning, semua penyakit muncul dari hambatan atau penyumbatan Qi. Ketujuh emosi tersebut berhubungan dengan organ tertentu di dalam tubuh, dan setiap emosi yang berlebihan dapat dengan mudah mengakibatkan gangguan Qi dan kerusakan pada organ yang terkait, sehingga menimbulkan berbagai gejala pada tubuh.

Menurut pengobatan Tiongkok, emosi berhubungan dengan organ sebagai berikut: kegembiraan yang berlebihan melukai jantung, kemarahan melukai hati, terlalu banyak berpikir melukai limpa, kesedihan dan kekhawatiran melukai paru-paru, dan ketakutan serta terkejut melukai ginjal. Organ yang paling mudah rusak adalah “jantung, hati dan limpa”.

Masalah yang Muncul dari Qi yang Tersumbat

Misalnya, emosi dari kegembiraan yang berlebihan menyebabkan hambatan Qi di jantung, dan dapat menyebabkan jantung berdetak tidak teratur atau terlalu cepat. Bisa juga mengakibatkan tekanan darah tinggi, gelisah, susah tidur, pelupa, dan lain sebagainya.

Kemarahan menyebabkan hambatan Qi di hati, organ utama yang bertanggung jawab atas kelancaran aliran Qi ke seluruh tubuh. Hambatan Qi di hati dapat menyebabkan gangguan penglihatan, diare, kering, kuku pecah-pecah, kuping mendengung, pusing, sakit kepala, PMS, depresi, dan perasaan terjebak dalam hidup. Fenomena umum rasa sakit di tubuh, menurut Pengobatan Dalam Klasik Kaisar Kuning, adalah akibat langsung dari kemarahan yang mengganggu aliran Qi di hati.

Termenung, atau terlalu banyak berpikir, mudah menyebabkan hambatan Qi dan hilangnya kemampuan limpa, dan dapat menyebabkan rambut rontok, nafsu makan menurun, perut kembung, pikiran berkabut, kelelahan otot, mudah memar, dan berkurangnya kemampuan untuk menyelesaikan masalah.

Jika kita memperhatikan, kita mungkin memperhatikan beberapa cara emosi kita mempengaruhi kita secara fisik. Misalnya, saat kita merasa cemas, seperti saat kita terburu-buru untuk naik kereta atau pesawat atau gelisah di kemacetan karena sudah mau terlambat, kita sering merasa lelah sebelum melangkah terlalu jauh. Dan ketika kita kehilangan kesabaran, kita mungkin menyadari bahwa kita merasa lemah karena Qi terkuras.

Untuk mencegah penyumbatan, atau berkurangnya Qi, kita harus menjaga pikiran tetap tenang, dan fokus pada atau melakukan sesuatu yang damai dan menyenangkan. Jalan-jalan di taman, misalnya, bisa menenangkan pikiran. Dalam keadaan ini, kita mungkin memperhatikan bahwa kita dapat berjalan jauh sebelum menjadi lelah, karena Qi tidak mudah terkuras saat kita sedang tenang.

Qi terhambat dalam jangka waktu yang lama pada akhirnya akan menyebabkan kelelahan Qi, mengakibatkan hilangnya vitalitas, kecenderungan menjadi sakit dan sakit kronis yang sulit diobati.

Tetap Tenang Setiap Saat

Menghindari emosi yang berlebihan, dan menjaga pikiran yang tenang dan mantap, sangat penting untuk menjaga aliran Qi, dan menjaga tubuh dalam keadaan sehat. (visiontimes/bud)

Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.

VIDEO REKOMENDASI