Site icon NTD Indonesia

China Hapus Tiga Ahli Nuklir dari Situs Web

Meningkatnya pemecatan para ahli nuklir dan rudal terkemuka di China dapat mengungkap masalah yang lebih dalam. Para ahli mengatakan hal itu menunjukkan kurangnya kepercayaan para pejabat China terhadap senjata buatan dalam negeri.

Akademi Teknik China telah menghapus tiga akademisi terkemuka dari situs webnya. Ketiga akademisi tersebut termasuk para ahli dalam senjata nuklir, rudal, dan sistem radar. Akademi tersebut tidak memberikan alasan atas pemecatan mereka, tetapi seminggu yang lalu, sebuah surat kabar Hong Kong melaporkan bahwa mereka kemungkinan sedang diselidiki atas kasus korupsi.

Ini bukan satu-satunya kasus. Selama 3 tahun terakhir, setidaknya enam akademisi lainnya kehilangan gelar mereka. Namun seorang ahli berpendapat pembersihan ini terkait dengan laporan-laporan terbaru tentang kegagalan senjata China di lapangan. Radar anti-pesawat mereka diduga tidak berfungsi di Venezuela ketika pasukan AS menangkap Nicholas Maduro. Sistem rudal SAM yang digunakan Iran juga dihancurkan Israel dan AS dalam satu jam pertama serangan.

Seorang analis senior Taiwan percaya bahwa penghapusan tersebut terkait dengan penindakan militer awal tahun ini. Banyak pejabat tinggi yang disingkirkan, termasuk wakil komandan Xi Jinping, Zhang Youxia. Mereka yang ditangkap kemungkinan mengaku dan menyebutkan nama orang lain, memperluas penyelidikan.

Penghapusan tersebut menggemakan skandal militer dari tahun 2024 ketika Bloomberg melaporkan bahwa rudal China diisi dengan air bukan bahan bakar.