Badan Komunikasi Federal AS atau FCC melarang impor robot canggih buatan China, termasuk jenis robot humanoid dan robot berkaki empat. Pejabat AS berkata bahwa perangkat tersebut berpotensi mencuri data sensitif melalui kamera dan sensor, serta risiko siber dari perangkat terhubung. Beijing mengkritik kebijakan ini dan menilai Washington menggunakan isu keamanan nasional untuk membatasi teknologi China.
Namun, apa yang membuat sebuah robot itu canggih? Beberapa fungsi yang diperhatikan termasuk mobilitas, sensor, konektivitas internet, dan kendali perangkat lunak. Artinya, aturan ini berlaku bagi robot yang dapat bergerak mandiri, memetakan sekitar, dan berkomunikasi via jaringan.
Riset industri memperkirakan perusahaan-perusahaan China menguasai 80–90% pasar robot humanoid global. Perusahaan AS seperti Tesla dan pembuat robot lain tengah bersaing di bidang perangkat lunak AI, namun saat ini mereka memproduksi unit komersial yang jauh lebih sedikit.
