Tag: pengobatan

  • Cinta Seorang Ibu: Belajar Pengobatan untuk Menyembuhkan Putranya

    Cinta Seorang Ibu: Belajar Pengobatan untuk Menyembuhkan Putranya

    Seberapa kuatkah cinta seorang ibu? Sun Yuzhi, seorang ibu tunggal dari Wuhan, memberikan jawaban yang meyakinkan. Pada tahun 2006, putranya yang berusia enam tahun, didiagnosis menderita sindrom nefrotik. Untuk mengobati putranya, Sun Yuzhi menghabiskan tabungan keluarga sebesar 30.000 yuan, mengunjungi rumah sakit di Wuhan, dan bahkan bepergian ke provinsi lain untuk berobat.

    Untuk merawat putranya dengan lebih baik, Sun Yuzhi, yang hanya mengenyam pendidikan sekolah menengah, membeli buku-buku tentang pengobatan tradisional Tiongkok, termasuk Compendium of Materia Medica, dan belajar otodidak. Setiap kali ada waktu luang, ia akan pergi dengan membawa sekop untuk menggali tanaman obat, yang kemudian akan diseduhnya menjadi obat untuk putranya. Di bawah perawatannya yang cermat, kondisi putranya berangsur-angsur membaik, dan ia kembali bersekolah pada tahun 2013.

    Perjuangan seorang ibu tunggal untuk mendapatkan bantuan medis

    Rumah Sun Yuzhi hampir tidak memiliki perabotan yang layak. Dia berkata, “Saya bekerja sebagai tukang bersih-bersih paruh waktu, dengan penghasilan lebih sedikit dari seribu yuan per bulan (sekitar Rp. 2.2 juta). Semua tabungan kami telah dihabiskan untuk pengobatan anak saya.”

    Setelah bercerai dengan suaminya pada tahun 2003, Sun Yuzhi memikul tanggung jawab untuk membesarkan anak mereka sendirian. Pada awal Maret 2006, mata putranya Xie Tian tiba-tiba bengkak. Awalnya, Sun Yuzhi tidak terlalu memedulikannya, tetapi ketika wajahnya juga bengkak beberapa hari kemudian, dia membawanya ke rumah sakit anak-anak. Dokter mendiagnosisnya dengan sindrom nefrotik.

    Untuk mengobati putranya, Sun Yuzhi menghabiskan lebih dari 20.000 yuan untuk konsultasi dan pengobatan di berbagai rumah sakit, termasuk rumah sakit anak-anak kota, rumah sakit pengobatan tradisional Tiongkok provinsi, dan Rumah Sakit Tongji. Namun, kondisi putranya tidak membaik dan malah memburuk, dengan gejala seperti pembengkakan di seluruh tubuh dan ada darah dalam urinnya. Beberapa dokter bahkan mengatakan kepadanya bahwa penyakit itu sulit disembuhkan dan menyarankan agar dia mempertimbangkan untuk memiliki anak lagi.

    Dengan bantuan komunitas masyarakat, Sun Yuzhi memutuskan untuk mencari pengobatan medis di luar provinsi. Dia membeli laptop untuk mencari rumah sakit nasional yang mengkhususkan diri dalam mengobati penyakit ginjal. Dia membeli buku-buku seperti Compendium of Materia Medica atau Ben Cao Gang Mu?????? dan Illustrated Handbook of Common Chinese Herbs untuk mempelajari tentang pengobatan herbal. Melalui pencarian yang ekstensif, dia menemukan sebuah rumah sakit di Weifang, Shandong, yang memiliki metode khusus untuk mengobati kondisi putranya. Dia mengatur agar putranya mengambil cuti dari sekolah dan membawanya ke Shandong.

    Setelah kembali ke Wuhan, Sun Yuzhi terus memberikan obat Tiongkok yang diresepkan oleh rumah sakit kepada putranya sambil mengumpulkan tanaman herbal di sekitar tempat tinggalnya dengan sekop. Bagi seseorang yang hanya berpendidikan sekolah menengah, memahami isi Compendium of Materia Medica sudah cukup menantang, apalagi menghafal tampilan, nama, dan kegunaan tanaman herbal

    Sun Yuzhi menunjukkan kepada wartawan salinan Compendium of Materia Medica yang sudah usang, menjelaskan bahwa ia telah menghafal nama, khasiat, dan bentuk lebih dari 40 tanaman herbal yang dapat membantu kondisi putranya. Setelah bekerja sebagai pembersih paruh waktu, dia akan merawat putranya dan pergi keluar untuk mengumpulkan tanaman herbal di akhir pekan

    Sun Yuzhi mengatakan bahwa ketika pertama kali mulai mengumpulkan tanaman herbal, dia selalu khawatir membuat kesalahan. Ia akan mencicipi sendiri tanaman herbal yang diseduh atau membawanya ke rumah sakit pengobatan tradisional Tiongkok provinsi untuk diperiksa oleh dokter. Sekarang, ketika ia pergi ke rumah sakit untuk mengambil obat bagi putranya, para dokter yang mengenalnya sering bercanda, “Tanaman herbal apa yang kamu kumpulkan hari ini ?”

    Perawatan yang cermat menghasilkan perbaikan

    Liu Xiaoying, dokter anak di Rumah Sakit Pengobatan Tradisional Tiongkok Hubei yang merawat Xie Tian, mengatakan bahwa mengobati sindrom nefrotik pada anak-anak adalah proses panjang yang memerlukan kombinasi pengobatan tradisional Tiongkok dan Barat serta perawatan jangka panjang. Tanaman herbal yang dikumpulkan Sun Yuzhi, seperti rhubarb dan pisang raja, memiliki efek penghilang panas, detoksifikasi, dan diuretik, yang dapat membantu pemulihan dari penyakit ginjal.

    Selain merawat putranya, Sun Yuzhi sering berbagi tanaman herbal yang dikumpulkannya dengan tetangganya, yang memanggilnya “Dokter Wanita.” Di bawah perawatannya yang cermat, kondisi Xie Tian berangsur-angsur membaik. Gejala darah dalam urin dan pembengkakannya benar-benar hilang, dan ia menjadi lebih ceria dan optimis. Ketika sekolah dimulai pada tahun 2013, si kecil dengan berani pergi ke sekolah sendirian untuk mendaftar

    “Saya sangat berterima kasih kepada ibu saya. Tanpa dia, saya mungkin tidak bisa bersekolah,” kata Xie Tian. Ia menambahkan bahwa ketika ia dewasa, orang pertama yang ingin ia balas budi adalah ibunya. (nspirement)

    Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini

    Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations

    VIDEO REKOMENDASI

  • Apa itu Qigong dan Bagaimana Anda Menemukan yang Baik?

    Apa itu Qigong dan Bagaimana Anda Menemukan yang Baik?

    Qigong (baca: ji kung) menggambarkan suatu bentuk latihan fisik yang memperlancar aliran dan keseimbangan energi di dalam tubuh manusia untuk mencapai kesehatan yang optimal.

    Banyak orang di komunitas Tionghoa tahu bahwa qigong sangat bermanfaat bagi kesehatan fisik kita. Seringkali, mereka yang menderita penyakit kronis dan menderita penyakit sulit yang tidak dapat disembuhkan beralih ke qigong untuk menemukan harapan baru.

    Saat ini, tidak hanya di komunitas Tionghoa perantauan, tetapi semakin banyak orang di Barat saat ini berlatih qigong untuk memberi manfaat bagi kesehatan fisik dan mental.

    Jadi bagaimana qigong dapat membantu kesehatan kita?

    Untuk memahami efek terapeutik qigong, pertama-tama kita harus memiliki pengetahuan dasar tentang pengobatan tradisional Tiongkok

    Pengobatan tradisional Tiongkok (PTT) memiliki pemahaman yang sangat jelas tentang sistem energi tubuh manusia: selama manusia masih hidup, tubuh mereka memiliki energi biologis. Dan karena energi biologis kita memiliki tanda-tanda vital.

    Elektrokardiogram dan elektroensefalogram dapat memantau ada atau tidaknya energi biologis, tetapi dokter tidak mengetahui sifat sebenarnya dari energi biologis, karena tidak terlihat.

    Pengobatan tradisional Tiongkok menyebut energi biologis ini “qi”(baca: ji). Qi seperti udara, tidak terlihat dan tidak berwujud, tetapi sangat penting untuk aktivitas kehidupan manusia.

    Mirip dengan sirkulasi darah yang terjadi di pembuluh darah, qi bergerak melalui saluran tak terlihat. Sistem saluran ini sangat kompleks, seperti jaringan, yang disebut “meridian” dalam pengobatan tradisional Tiongkok. Jika meridian tersumbat atau berjalan berlawanan arah, maka akan menimbulkan berbagai masalah pada tubuh.

    Dalam teori PTT, qi juga memiliki masalah keseimbangan: ada panas dan dingin, lembab dan kering, gerakan dan keheningan.

    Misalnya, ginjal menyediakan energi “dingin” untuk menyeimbangkan energi “panas” dari jantung. Pada wanita menopause, energi ginjal kurang dan tidak dapat menyeimbangkan panas, sehingga mereka akan menderita hot flashes dan keringat malam.

    Qigong dapat menyeimbangkan qi seperti yang dilakukan oleh akupunktur dan jamu. Alih-alih menerima jamu dan tusuk jarum, seseorang berlatih qigong dengan gerakan lambat dan halus dan meditasi penuh perhatian.

    Jadi bagaimana seseorang bisa berlatih qi? Dan bagaimana kita membuat qi, darah, dan meridian lebih sehat?

    Dari sudut pandang sederhana, peran qigong (latihan energi) adalah untuk mengaktifkan gerakan qi, sehingga mencapai tujuan berikut:

    • Mempromosikan aliran qi dan darah serta menjaga meridian tetap terbuka;
    • Menjaga qi dan darah bergerak ke arah yang benar;
    • Mempertahankan sifat energi qi dan darah, termasuk keseimbangan antara panas dan dingin, kekeringan dan kelembapan, serta keheningan dan gerakan.

    Bagaimana Energi Memengaruhi Kesehatan Anda?

    Sebagai makhluk yang energik, kita sangat sensitif dan rentan terhadap lingkungan dan orang-orang di sekitar kita.

    Misalnya, jika seseorang ingin menyerang Anda secara fisik, dia harus menyentuh otot atau tulang Anda untuk menyakiti Anda.

    Namun, jika seseorang ingin menyakiti Anda dalam hal energi, dia tidak perlu menyentuh Anda sama sekali. Dia hanya perlu mengatakan kalimat kejam kepada Anda, menatap Anda dengan acuh tak acuh, atau memberi Anda sikap, yang semuanya dapat membuat Anda merasa sakit secara fisik dan/atau mental.

    Kemudian, jika seseorang berada dalam lingkungan emosional yang tidak sehat untuk waktu yang lama, dapat menyebabkan penyumbatan dan ketidakseimbangan energi, akibatnya disfungsi fisik dan mental. Itu sebabnya seseorang dengan trauma masa lalu dapat memiliki masalah kesehatan yang persisten.

    Di sisi lain, ketika seseorang tenang, baik qi maupun darah keduanya mengalir dengan sangat baik, maka tubuhnya akan sehat. Inilah sebabnya mengapa praktisi pengobatan tradisional Tiongkok mengatakan bahwa ketenangan pikiran adalah rahasia umur panjang. Praktisi PTT secara khusus menekankan perlunya ketenangan pikiran dan pentingnya pengaturan dan ketenangan pernapasan?dasar yang diperlukan bagi PTT untuk menghasilkan hasil yang baik.

    Namun, lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, karena ada banyak hal di dunia ini yang dapat memengaruhi pikiran kita, dan dibutuhkan latihan untuk mencapai ketenangan pikiran.

    Emosi seseorang adalah reaksi dan penilaian terhadap apa yang terjadi di sekitarnya. Jika itu sesuatu yang buruk, dia mungkin marah; jika itu adalah sesuatu yang baik, dia akan bahagia.

    Jadi, apa yang menentukan penilaian kita? Adalah nilai-nilai yang kita pegang. Ini masalah pandangan dunia dan keyakinan seseorang. Oleh karena itu, keyakinan sangat lah penting.

    PTT juga memberikan penekanan khusus pada “kebajikan”, yang sebenarnya merupakan energi abadi yang sangat sehat. Karena qi sangat tidak stabil, ia akan terus-menerus dikonsumsi; dan karena qi sangat sensitif, ia mudah dipengaruhi oleh emosi dan faktor eksternal. Akibatnya, qi akan sering bergerak ke arah yang salah atau kehilangan keseimbangan. Orang bilang kalau ada qi, ada penyakit. Banyak orang memiliki kehidupan yang hiruk pikuk, dan pada akhirnya, mereka hanya berakhir dengan qi. Semua emosi adalah qi, termasuk kemarahan, kegembiraan, dan banyak lainnya.

    Katakanlah saya tidak pernah terlalu memperhatikan kepercayaan, emosi, gaya hidup, atau hubungan interpersonal saya, dan saya hanya memerhatikan tubuh saya endiri. Sekarang saya mengunci pintu kandang setelah kuda itu dicuri. Ini karena pada akhirnya, orang tidak hidup untuk tubuh mereka. Bahkan tubuh yang sehat pun pada akhirnya akan berakhir, dan pemeliharaan tubuh saja pada akhirnya akan membuat orang merasa hampa dan ketakutan.

    Namun, esensi kehidupan manusia, atau dalam istilah PTT, jiwa manusia, dapat dipelihara dengan kebajikan dan moralitas. Faktanya, konsep pemikiran dan meditasi baik Barat dan Timur adalah sama, dan dalam pengobatan modern mereka disebut psikologi energi positif.

    Kebajikan adalah jenis energi luar biasa yang dihasilkan ketika manusia bertindak dengan baik hati, dan itu memiliki efek abadi pada jiwa kita. Kebajikan ini disebut juga gong de.

    Dengan kata lain, selain latihan, gong sebenarnya mengacu pada energi abadi yang dihasilkan ketika seseorang berkultivasi dan menempa hatinya, dan ini berhubungan langsung dengan masa depan jiwa seseorang.

    Oleh karena itu, latihan qigong yang benar adalah bersifat internal dan eksternal: tidak hanya menggerakkan energi tubuh Anda, tetapi juga mengembangkan kesehatan spiritual Anda.

    Cara Memilih Latihan Qigong yang Lebih Baik

    Kita tahu bahwa Barat memiliki banyak bentuk latihan, seperti yoga; di Asia, ada juga banyak aliran qigong, beberapa di antaranya membutuhkan banyak biaya untuk belajar. Dalam hal ini, bagaimana kita menemukan latihan qigong yang tepat untuk diri kita sendiri?

    Saat ini, di antara latihan yoga, metode meditasi, dan rejimen lainnya, banyak yang didasarkan pada konsep latihan kultivasi tradisional paling awal. Karena generasi selanjutnya tidak memahami sifat sejati dari latihan kultivasi, mereka memotong-motong sistem latihan ini, mengeluarkan beberapa konten yang sesuai dengan ide dan kebutuhan mereka sendiri, sehingga mengubah praktik kultivasi menjadi berbagai metode dengan istilah yang baru dibuat. Oleh karena itu, semua jenis yoga yang berbeda yang kita lihat sekarang ini telah menjadi semacam terapi bagi orang-orang, dan tentu saja mereka harus membayar untuk itu.

    Namun, praktik kultivasi asli tidak dikenai biaya. Di masa lalu, Yesus tidak membebankan biaya kuliah kepada orang-orang karena mengajarkan latihan kultivasinya sendiri. Dia hanya memberi tahu orang-orang apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan. Buddha dan Lao Tzu, pendiri Buddhisme dan Taoisme, masing-masing, juga tidak mengenakan biaya kepada pengikut mereka.

    Tujuan dari praktik kultivasi tradisional yang sejati ini adalah untuk menyelamatkan jiwa manusia, dan manfaat fisik yang mereka bawa hanyalah hasil sampingan, bukan fokus utama.

    Oleh karena itu, saya pribadi menyarankan Anda untuk memilih latihan kultivasi yang asli, otentik, dan lengkap, daripada metode yang telah dimodifikasi, ditingkatkan, dan dimutasi. Ini karena latihan kultivasi qigong yang sebenarnya tidak dipungut biaya, karena tujuannya bukan untuk menghasilkan uang dari Anda, juga bukan sepenuhnya untuk kesehatan dan kebugaran Anda.

    Pentingnya sistem latihan kultivasi yang sangat baik adalah memungkinkan Anda memperoleh manfaat di semua tingkatan, termasuk tingkat biokimia, tingkat energi, dan jiwa Anda. Ini adalah sistem yang terintegrasi, lengkap, dan komprehensif. (theepochtimes/health 1+1/jingduan yang/yud)

    Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini

    Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations

    VIDEO REKOMENDASI

  • Menyelesaikan Hingga Akar Masalah dengan Pengobatan Tradisional Tiongkok

    Menyelesaikan Hingga Akar Masalah dengan Pengobatan Tradisional Tiongkok

    Seorang insinyur sistem kontrol yang bertanggung jawab atas desain dan solusi produk serta pembuatan manual produk, pada suatu hari mendapatkan wawasan yang menarik setelah membaca The Yellow Emperor’s Classic of Internal Medicine (Huangdi Neijing), sebuah teks kedokteran pengobatan Tiongkok yang umumnya bertanggal antara masa akhir Periode Negara-Negara Berperang (475-221 SM) dan Dinasti Han (206 SM-220 M).

    Dia melihat kesamaan antara teks klasik kuno dan manual produknya. Teori-teori kuno telah ditulis seolah-olah dari sudut pandang seseorang yang merancang tubuh manusia, dengan fokus ditempatkan pada pengobatan pada akar penyebab masalah.

    ‘Pengobatan Penyakit Dalam Klasik Kaisar Kuning’, sebuah buku medis pengobatan Tiongkok

    Pengobatan Penyakit Dalam Klasik Kaisar Kuning menjelaskan bagaimana manusia selaras dengan alam dengan pertama-tama melihat lingkungan alam, diikuti oleh empat musim, dan terakhir tubuh manusia.

    Buku tersebut menjelaskan cara menyelaraskan tubuh dengan musim untuk menghindari penyakit, serta cara mengobati ketidakseimbangan. Buku ini dapat dianggap sebagai panduan lengkap tentang cara menyelaraskan tubuh manusia.

    Teori pengobatan Tiongkok sangat berbeda dengan pengobatan Barat modern yang mengelompokkan tubuh ke dalam sistem independen (jantung dan peredaran darah, pernapasan, dll.) yang tampaknya tidak berhubungan secara keseluruhan.

    Pengobatan Tiongkok memandang tubuh sebagai satu sistem holistik, yang terdiri dari lima organ zang internal (yin) dan enam organ fu (yang).

    Karena emosi manusia yang berbeda diyakini terkait dengan masing-masing organ, dibutuhkan pandangan psikologis dan fisiologis seseorang. Pengobatan tradisional Tiongkok bahkan bisa dikatakan mendiagnosa jiwa seseorang.

    Pengobatan Barat VS Pengobatan Tiongkok

    Pengobatan Barat berfokus pada pengobatan gejala penyakit. Karena penyebab gejala tertentu tidak selalu dapat diketahui maka yang terbaik yang dapat dilakukan adalah bertujuan untuk menghilangkan gejala tersebut. Itu tidak dapat menghilangkan akar penyebab penyakit fisik.

    Ambil contoh demam (rhinitis alergi). Orang tersebut menderita pilek atau hidung tersumbat dan bersin terus-menerus, sehingga solusi dari sudut pandang pengobatan Barat adalah menghilangkan ketidaknyamanan tersebut.

    Namun, pengobatan Tiongkok memandang berbagai hal dengan sangat berbeda. Bersin diyakini sebagai cara tubuh mengeluarkan rasa dingin (energi Qi dingin) dan dianggap sebagai fungsi dari proses penyembuhan tubuh.

    Karena gejalanya akan mereda secara alami setelah tubuh selesai membersihkan dirinya sendiri, perawatan difokuskan untuk membantu dan meningkatkan kekuatan alami tubuh.

    Pengobatan Barat gagal melihat mekanisme penyembuhan alami tubuh sebagaimana adanya, sebaliknya, memandangnya sebagai kelainan dan gejala penyakit. Di sisi lain, pengobatan Tiongkok melihat ketidaknyamanan sebagai cara tubuh melakukan upaya ntuk membuang racun atau hal-hal yang mengancam kesehatan tubuh.

    Pertanyaan pertamanya adalah: “Apa yang dilakukan tubuh?” Oleh karena itu, bersin di musim dingin, misalnya, dianggap sebagai tubuh yang mengeluarkan Qi dingin.

    Perbedaan pemikiran ini mengarah pada arah pengobatan yang sangat berbeda. Sementara pengobatan Barat akan melakukan segalanya untuk menghentikan gejalanya, pengobatan Tiongkok akan membantu tubuh menghilangkan Qi dingin, serta mendidik orang tentang bagaimana menghindari serangan dingin ke dalam tubuh dan bagaimana menjaga tubuh tetap hangat. (nspirement)

    Lebih banyak kisah Budaya, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

    Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations

    VIDEO REKOMENDASI

  • Asupan Garam dan Gula yang Tinggi Mungkin Menjadi Penyebab Kelelahan Sore Anda

    Asupan Garam dan Gula yang Tinggi Mungkin Menjadi Penyebab Kelelahan Sore Anda

    Beberapa orang harus berurusan dengan kecelakaan sore setiap waktu. Mungkinkah ini karena asupan garam atau gula?

    Seperti kebanyakan orang, Anda mungkin memulai hari dengan penuh energi. Jam-jam awal hari Anda dihabiskan dengan energi yang meledak yang Anda pikir tidak akan hancur.

    Meskipun ini mungkin merepotkan, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegahnya terjadi. Salah satunya adalah berurusan dengan asupan garam atau gula Anda.

    Makanan asin dan manis bisa membuat Anda lesu dan akhirnya mengalami kelelahan di sore hari. Jadi mari kita periksa bagaimana dan mengapa masing-masing melakukannya.

    Satu Sendok Teh Garam

    Ada pepatah yang mengatakan bahwa segala sesuatu yang berlebihan itu salah. Sayangnya, kenyataan ini juga berlaku untuk garam.

    Ketika tubuh Anda mengonsumsi garam dalam jumlah yang besar, Anda berisiko terkena penyakit tertentu seperti tekanan darah tinggi. Selain itu, Anda pasti merasa lesu.

    Menurut American Heart Association (AHA), asupan garam harian yang direkomendasikan tidak boleh melebihi 2.300 mg. Ini setara dengan satu sendok teh garam.

    Meskipun jumlah ini adalah jumlah plafon, asupan yang lebih rendah akan selalu lebih baik. Oleh karena itu, pilihan yang seimbang adalah memiliki 1.500 mg sodium setiap hari.

    Bahkan jika ini adalah jumlah yang disarankan, beberapa orang melebihi batas, dan kadang-kadang, asupan mereka bahkan dua kali lipat dari batas. Realitas ini berarti peningkatan risiko kesehatan.

    Garam, atau natrium secara khusus, dapat berkontribusi pada beberapa masalah kesehatan. Untuk satu, terbukti bahwa garam mempengaruhi tidur.

    Oleh karena itu, mengonsumsi terlalu banyak garam sebelum tidur dapat memengaruhi kualitas tidur Anda malam itu dan membuat Anda merasa lesu keesokan harinya.

    Hal ini dapat mengakibatkan kelelahan sore untuk Anda. Menurut Dr. Sandra Darling, seorang spesialis kesehatan dan pengobatan pencegahan, jika Anda memiliki “terlalu banyak garam dalam aliran darah Anda, Anda mungkin tidak bisa tidur nyenyak malam itu – dan merasa lelah atau pusing keesokan harinya.”

    Selain mempengaruhi tidur Anda dan membuat Anda merasa lesu keesokan harinya, memiliki kadar garam yang tinggi dalam aliran darah Anda juga bisa membuat Anda merasa lebih lemah.

    Dalam kasus seperti itu, aliran air akan menyembur dari sel Anda untuk membuat garam menjadi encer. Akibatnya, Anda bisa merasa lesu.

    Asupan Gula juga Bisa Menyebabkan Kantuk

    Selain garam, gula juga dapat berkontribusi pada kelelahan sore Anda.

    Menurut American Heart Association (AHA), batas harian untuk asupan gula wanita dewasa tidak boleh melebihi 100 kalori. Ini kira-kira setara dengan 24 gram atau enam sendok teh.

    Ketika Anda mengonsumsi gula dalam jumlah besar, produksi orexin tubuh Anda, juga dikenal sebagai hypocretin, neuropeptida yang mengatur gairah, terjaga, dan nafsu makan, menjadi terhambat. Oleh karena itu, karena orexin terhambat, Anda cenderung merasa lebih mengantuk.

    Selain menghambat produksi orexin, mengonsumsi gula dalam jumlah tinggi dapat memengaruhi kadar gula darah Anda. Meskipun efeknya dapat bervariasi dari kasus ke kasus, tidak jarang gula darah seseorang melonjak tepat setelah makan manis.

    Kondisi ini disebut hiperglikemia pasca makan. Meskipun sulit untuk ditunjukkan, kondisi seperti itu dapat menyebabkan kelelahan.

    Mengelola Asupan Garam dan Gula Anda

    Untuk mencegah kelelahan sore dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, Anda harus berhati-hati dalam mengatur asupan garam dan gula Anda.

    Meskipun snack asin atau manis itu mungkin tampak tidak berbahaya, hal itu pasti akan menyebabkan kelelahan di sore hari dan melakukan hal-hal buruk pada tubuh Anda jika Anda melakukannya berulang-ulang.(nspirement)

    Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini

    VIDEO REKOMENDASI

  • 6 Penyebab Umum Rambut Rontok

    6 Penyebab Umum Rambut Rontok

    Rambut rontok adalah masalah umum bagi banyak orang. Apa penyebab rambut rontok di atas kepala? Apa nutrisi penting untuk pertumbuhan rambut yang sehat?

    Kesehatan seseorang tercermin dari rambutnya. Penyebab kerontokan rambut berkaitan dengan genetika, hormon, nutrisi, stres, penyakit, dan faktor lainnya.

    1. Alopecia Androgenik

    Menurut Dr. Zhang Shiheng, direktur Klinik Pengobatan Integratif Neihu Qiluo, androgenic alopecia (pola kebotakan) adalah penyebab paling umum kerontokan rambut dan terkait dengan faktor keturunan.

    Hormon androgenik dimetabolisme oleh enzim 5α-reduktase tubuh menjadi dihidrotestosteron, yang menyerang folikel rambut dan menyebabkan kerontokan rambut. Setelah dihidrotestosteron diproduksi dalam tubuh, folikel rambut akan menyusut dan merosot, dan rambut rontok akan dimulai.

    Baik pria maupun wanita menghasilkan dihidrotestosteron dalam tubuh mereka, tetapi pria lebih cenderung memiliki androgenetic alopecia. Dr Zhang menjelaskan bahwa itu karena perempuan memiliki dua kromosom X dan laki-laki memiliki satu kromosom X dan satu kromosom Y.

    Karena gen untuk alopecia androgenik ada pada kromosom X, wanita perlu memiliki gen resesif untuk alopecia androgenik pada kedua kromosom X untuk menunjukkan alopecia androgenetik; tetapi pria akan botak selama mereka memiliki gen resesif pada satu-satunya kromosom X mereka.

    Prevalensi androgenetic alopecia juga terkait dengan ras dan usia, dengan orang Asia memiliki tingkat yang lebih rendah daripada orang Kaukasia.

    Di Taiwan, misalnya, setelah usia 45 tahun, sekitar 20 persen populasi menderita alopecia androgenik; dan setelah usia 65 tahun, proporsinya lebih besar dari 40 persen. Untuk bule, setelah usia 40, sekitar setengahnya memiliki androgenic alopecia.

    2. Anemia Defisiensi Besi

    Menurut Dr. Zhang, secara klinis, wanita muda sering mengalami kerontokan rambut karena anemia defisiensi besi. Dan tes darah akan mengungkapkan bahwa hemoglobin mereka kurang dari 10.

    Tujuan kunjungan klinik mereka adalah untuk mengobati anemia, tetapi setelah perawatan dan pengobatan, pertumbuhan rambut mereka akan menjadi efek samping yang menguntungkan.

    Zhang berkata, “Para pasien akan berkata, ‘Wow, saya minum obat resep dokter, dan rambut saya tumbuh dengan sangat baik!’”

    Setelah mengonsumsi suplemen zat besi dan makanan tinggi zat besi, pasien dengan anemia defi siensi besi ini tidak hanya menumbuhkan kembali rambut mereka, tetapi kuku mereka juga tumbuh lebih baik.

    3. Kebiasaan Makan yang Tidak Sehat

    Kerontokan rambut juga umum terjadi karena terlalu banyak makan gorengan, makanan pedas, dan/atau makanan yang dipanggang, dan kebiasaan makan tidak sehat lainnya.

    Karena kelenjar sebaceous kulit berada di folikel rambut, minyak yang dikeluarkan dari kelenjar sebaceous akan keluar darinya.

    Ketika seseorang banyak memakan minyak yang tidak sehat, seperti ayam goreng, kentang goreng, dan makanan lain yang bertindak sebagai iritasi, hal itu akan menyebabkan peradangan dalam tubuh, sehingga kelenjar sebaceous tidak bisa dikeluarkan dengan baik, menghasilkan minyak kulit kepala yang berlebihan, dan pada gilirannya, membuat rambut rontok.

    Di kulit kepala, ada jenis jamur yang hidup berdampingan dengan tubuh manusia, yakni Pityrosporum ovale, yang memakan sebum (zat berminyak berwarna kekuningan yang dihasilkan oleh kelenjar minyak di kulit) sebagai nutrisi.

    Ketika terjadi sekresi sebum yang berlebihan, Pityrosporum ovale akan berkembang biak dengan cepat dan menyebabkan peradangan pada folikel rambut, yang juga akan menyebabkan rambut rontok.

    4. Kurangnya Nutrisi Esensial

    Selain zat besi, asupan protein yang tidak mencukupi, atau kekurangan vitamin C, vitamin B kompleks, seng, dan/atau nutrisi lainnya, juga akan menyebabkan rambut rontok.

    Salah satu komponen utama rambut adalah kolagen, yang membuat rambut sehat, tebal, lentur, dan cukup kuat untuk “berdiri” di kulit kepala. Rambut yang kekurangan kolagen tampak seperti rumput layu, tipis dan lemah, rontok di kulit kepala.

    Dr. Zhang menunjukkan, “Jika Anda ingin memiliki lebih banyak volume rambut, kolagen sangat penting.”

    Terlalu sedikit asupan protein dan/atau vitamin C akan membuat kolagen tidak mencukupi. Alasannya adalah bahwa makanan berbasis protein adalah sumber kolagen, dan vitamin C adalah koenzim untuk mensintesis kolagen.

    Selain itu, vitamin B6, vitamin B12, dan asam folat dapat mengaktifkan fungsi produksi darah yang normal. Kesehatan rambut erat kaitannya dengan darah, yang membawa nutrisi dan oksigen ke rambut.

    Mineral seng berhubungan dengan pertumbuhan sel. Dari sel folikel rambut hingga sel darah merah, semuanya membutuhkan seng.

    5. Perubahan Hormonal

    Wanita cenderung kehilangan banyak rambut setelah melahirkan, dan selama menopause, dan periode lain dari perubahan hormonal yang parah. Ketika hormon dalam tubuh kembali normal, masalah rambut rontok akan membaik.

    6. Stres dan Penyakit Autoimun

    Kerontokan rambut pada beberapa orang terkait dengan gangguan sistem autoimun atau limfosit yang menyerang folikel rambut. Jenis kerontokan rambut yang disebabkan oleh faktor kekebalan ini dapat disebabkan oleh lupus eritematosus atau penyakit autoimun lainnya.

    Ada juga berbagai jenis kerontokan rambut akibat stres, termasuk alopecia areata (kebotakan).

    Stres dapat menyebabkan sistem autoimun menyerang dan membunuh folikel rambut tubuh sendiri, menyebabkan rambut rontok.

    Stres, genetika, dan jadwal tubuh yang tidak teratur semuanya dapat dengan mudah memicu kebotakan. (health 1+1/theepochtimes/osc)

    Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.

    VIDEO REKOMENDASI

  • Fakta Tentang Minuman Olahraga

    Fakta Tentang Minuman Olahraga

    Minuman olahraga telah menjadi sahabat utama bagi atlet berkinerja tinggi.

    Menawarkan berbagai pilihan rasa yang menggoda? seperti “arctic blitz” dan “mountain berry blast, warna yang menarik dan vitamin tambahan, minuman ini dirancang untuk mengembalikan kondisi tubuh setelah aktivitas fisik yang berat.

    Tetapi apakah minuman olahraga efektif? Apakah tubuh kita benar-benar membutuhkannya untuk bekerja dengan baik? Apakah minuman ini aman untuk diminum seperti yang dikatakan oleh produsennya dan iklannya?

    Keajaiban Air dengan Gula dan Garam

    Efektivitas minuman olahraga didasarkan pada terobosan penemuan bahwa campuran sodium dan potassium dalam air dapat mengoptimalkan penyerapan cairan di dalam usus, memungkinkan cairan tubuh diisi ulang dengan cepat.

    Penemuan ini tidak hanya penting dalam bidang olahraga tetapi juga dalam pengobatan kondisi kesehatan yang serius.

    Pada tahun 1980, ketika diare adalah penyebab utama kematian bayi dengan sekitar 4,6 juta kematian per tahun, penggunaan oralit yang berisi campuran gula dan garam yang ditambahkan ke air memungkinkan rehidrasi oral (melalui mulut), menyelamatkan nyawa banyak anak yang kehilangan elektrolit pada tingkat yang membahayakan.

    sports-drinks-wikimedia-commons
    Contoh oralit yang tersedia secara komersial, kiri dari Nepal dan kanan dari Peru. (Gambar: James Heilman, MD dari Wikimedia Creative Commons)

    Ini membuka pintu bagi perusahaan komersial untuk memasarkan air asin manis sebagai produk baru yang dirancang untuk memungkinkan atlet memulihkan air dan elektrolit yang hilang dengan cepat melalui keringat.

    Konsumsi minuman olahraga didukung oleh organisasi olahraga dengan alasan bahwa dehidrasi dapat mengganggu kinerja dan elektrolit dalam minuman rehidrasi sangat penting, dan konsumsi minuman olahraga segera menyebar luas. 

    Apakah dehidrasi menghambat kinerja fisik?

    Pada tahun 1996, American College of Sports Medicine (ACSM) mulai mempromosikan konsep bahwa atlet harus minum “sebanyak yang dapat ditoleransi”. Bersama dengan pernyataan populer “jangan menunggu sampai anda merasa haus”, menetapkan pedoman untuk hidrasi yang tepat bagi atlet selama berolahraga.

    Sayangnya, ini mengakibatkan banyak atlet mengalami efek overhidrasi dengan minuman olahraga atau air, yang sering menyebabkan kondisi yang disebut “hiponatremia terkait latihan” (EAH) – masalah neurologis karena jumlah air yang berlebihan dalam tubuh – dan penyakit terkait pada otak – kerusakan pada otak.

    Ketika jumlah kasus EAH mulai meningkat, beberapa mengakibatkan kematian, masalah ini menjadi perhatian publik, mendorong komunitas kedokteran olahraga global untuk mengevaluasi kembali anjuran minum berlebih.

    Saat mempelajari hubungan antara dehidrasi dan performa fisik, para peneliti tidak menemukan korelasi antara tingkat dehidrasi dan waktu penyelesaian atlet triatlon pada lari maraton, dan terlebih lagi, beberapa atlet yang mencatat waktu tercepat termasuk diantara mereka yang paling banyak kehilangan air.

    Berbeda dengan apa yang dipromosikan oleh ACSM pada tahun 1996, sekarang ada bukti bahwa tingkat dehidrasi ringan tidak mengganggu kinerja atlet, dan bahwa baik prehidrasi maupun hidrasi selama latihan tidak diperlukan bagi tubuh untuk mempertahankan hidrasi yang memadai, bahkan selama latihan yang berkepanjangan dalam kondisi lingkungan yang panas.

    Mengandalkan isyarat tubuh daripada saran dari luar

    Sebagai salah satu mekanisme yang digunakan oleh organisme kita untuk menjaga keseimbangan, rasa haus dipicu ketika tubuh mendeteksi kekurangan cairan atau peningkatan konsentrasi osmolit, seperti sodium.

    Mengabaikan konsep sebelumnya yang menganggap rasa haus sebagai indikator yang tidak dapat diandalkan, Mitchell Rosner, MD, seorang spesialis ginjal di Fakultas Kedokteran Universitas Virginia, merekomendasikan untuk menggunakan rasa haus kita sebagai panduan: “Jika anda minum saat haus, anda tidak akan menjadi hiponatremia (kondisi kekurangan sodium didalam darah yang dapat membahayakan jiwa) dan anda tidak akan menderita dehidrasi yang signifikan.”

    Penelitian telah menemukan bahwa selama berolahraga, konsumsi cairan harus didasarkan pada rasa haus, dan asupan elektrolit tidak selalu diperlukan. (Gambar: Monstera dari Pexels)

    Mengejutkan bahwa peran penting yang dimainkan oleh rasa haus dalam keseimbangan tubuh sudah diketahui pada tahun 1991. Tapi mengapa temuan ini diabaikan dan mengapa overhidrasi malah dipromosikan? Penelitian telah menyimpulkan bahwa kepentingan komersial yang menunda pengakuan informasi ini.

    Bagaimana dengan air biasa?

    Dalam hal hidrasi, air biasa adalah pelepas dahaga universal. Tidak menawarkan tambahan kalori, gula, kafein, atau aditif lainnya, ini adalah bentuk hidrasi paling murni.

    Penelitian menunjukkan air melakukan tugasnya dengan baik atau lebih baik daripada pesaingnya seperti minuman olahraga, teh, dan soda.

    Minuman olahraga terutama terdiri dari karbohidrat, elektrolit dan air. Jika dikonsumsi tanpa melakukan olahraga yang lama atau intens setidaknya selama 60 menit maka kalori akan terakumulasi, bukannnya terbakar.

    Menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health, minuman olahraga menyumbang sekitar 26% dari total asupan minuman berpemanis gula pada remaja. Jadi, tanpa adanya aktivitas fisik yang kuat, konsumsi minuman ini dalam jumlah besar dapat meningkatkan risiko kelebihan berat badan, diabetes tipe 2 dan karies gigi, serta kondisi lainnya.

    Pedoman ACSM saat ini tidak mempromosikan overhidrasi, tetapi tetap menganggap minuman olahraga lebih baik daripada air. Dalam meninjau pernyataan ACSM, Dr. Michael Greger, MD, FACLM, menemukan bahwa Gatorade Sports Science Institute dan The Coca-Cola Company termasuk diantara organisasi utama yang memberikan dukungan finansial untuk laporan ACSM.

    Sementara minuman olahraga dapat meningkatkan stamina dan kinerja untuk individu dan atlet yang aktif, penggunaannya tidak diperlukan untuk fungsi tubuh yang normal.

    Sebaiknya kita menerima saran eksternal dengan hati-hati, dan lebih percaya pada kebijaksanaan bawaan yang dimiliki tubuh kita.(visiontimes)

    Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.

    VIDEO REKOMENDASI

  • Hua Tuo dan Keajaiban Medisnya (Bagian 1)

    Hua Tuo dan Keajaiban Medisnya (Bagian 1)

    Hua Tuo adalah seorang dokter pengobatan tradisional Tiongkok terkenal dari akhir Dinasti Han Timur.

    Sayangnya, sangat sedikit yang diketahui tentang latar belakang dokter legendaris ini atau tahun-tahun awalnya dalam catatan sejarah yang ada. Namun, dalam catatan sejarah dan legenda, keterampilan medis Hua Tuo sangat mempesona dan cemerlang.

    Setiap individu yang mengolah watak mereka mereka dan terlatih dalam seni tinggi dapat memiliki kemampuan supernormal dan memiliki “Mata Surgawi” yang terbuka dan dapat melihat ke dalam tubuh manusia, melihat nasib seseorang, dan memprediksi kematiannya. Hua Tuo berhasil mengembangkan dirinya dan memiliki kemampuan tinggi ini.

    Mencari orang bijak untuk mendapatkan Tao lebih baik daripada memiliki reputasi duniawi

    Hua Tuo dan Cao Cao, yang merupakan penguasa Negara Wei, berasal dari desa yang sama di Kabupaten Qiao di Negara Bagian Pei. Hua Tuo memiliki temperamen yang tenang dan cerdas serta bersemangat untuk belajar. Meskipun dia akrab dengan klasik, dia lebih suka menghabiskan waktunya untuk mempelajari alkimia dan kultivasi. Dia sering mengunjungi gunung dan gua terkenal, mencari keabadian untuk mendapatkan Tao.

    Sebuah cerita menarik telah dicatat dalam teks sejarah Zhong Cang Jing yang menguraikan legenda pengalaman aneh Hua Tuo di pegunungan dan bagaimana ia memperoleh buku-buku dari orang bijak.

    Suatu hari, Hua Tuo berjalan-jalan di pegunungan setelah minum. Dia sedikit mabuk, jadi dia beristirahat di depan gua kuno di Gunung Gongyi. Selama waktu ini, dia tiba-tiba mendengar seseorang berbicara tentang metode penyembuhan penyakit. Hua Tuo merasa aneh dan diam-diam mendekati pintu masuk gua untuk menguping.

    Setelah beberapa saat, dia mendengar seseorang berkata: “Hua Tuo ada di dekat sini. Kita bisa mempercayakan dia dengan alkimia penyembuhan ini.” Kemudian, suara lain dengan sengaja berkata: “Hua Tuo pada dasarnya serakah dan tidak memiliki belas kasihan terhadap makhluk hidup, jadi bagaimana anda bisa menyerahkan alkimia kepadanya?”

    Ketika Hua Tuo mendengar ini, dia terkejut dan berkeringat dingin. Dia segera melesat masuk ke dalam gua dan mencoba membela diri. Akan tetapi, dia melihat dua pria yang lebih tua duduk di dalam. Mereka mengenakan topi jerami di kepala mereka dan menatap Hua Tuo dengan senyuman.

    Hua Tuo buru-buru membungkuk ke depan dengan hormat dan berkata: “Saya baru saja mendengar dua orang bijak berbicara tentang alkimia penyembuhan. Saya sangat ketika saya mendengarkannya. Selain itu, saya juga suka belajar Tao, yang dapat membantu orang. Namun, saya tidak dapat menemukan cara yang efektif dan merasa bersalah di dalam hati saya. Saya harap kedua orang bijak di sini dapat memahami ketulusan saya. Tolong bukakan kebijaksanaan saya, dan saya akan hidup sesuai dengan kebaikan selama sisa hidup saya”.

    Pada saat ini, orang tua yang duduk di posisi atas berkata: “Kami tidak akan ragu untuk mengajarkan anda Tao yang ada, ketika anda menyelamatkan orang, anda tidak membedakan antara kaya dan miskin, tidak menerima suap, tidak takut bekerja keras, kasihanilah yang tua dan yang lemah, dan ini akan menyelamatkanmu dari bencana di masa depan.”

    Hua Tuo dengan cepat berterima kasih kepada mereka dan berkata: “Saya akan mengingat kata-kata anda, mengingatnya untuk setiap kata, dan melakukan sesuai dengan ajaran anda.”

    Kedua orang bijak itu kemudian menunjuk ke sisi timur gua dan dengan tersenyum berkata kepada Hua Tuo: “Ada sekotak buku di atas ranjang batu; Anda dapat mengambilnya sendiri dan keluar dari sini dengan cepat. Jangan tunjukkan kepada orang biasa, dan rahasiakanlah.”

    Hua Tuo melangkah maju untuk mengambil buku-buku itu, dan ketika dia berbalik, kedua orang bijak itu tidak terlihat di mana pun. Hua Tuo buru-buru meninggalkan gua. Saat dia melangkah keluar dari gua, awan gelap tiba-tiba datang, hujan lebat mengguyur, petir membahana, dan gua itu langsung runtuh.

    Ternyata pencarian pengasingan Hua Tuo adalah untuk mencari Tao. Sekarang dia memiliki keberuntungan untuk mendapatkan buku-buku itu, dan ketika pejabat tinggi Huang Wan merekomendasikan dia untuk menjadi pejabat, dia tidak menerima jabatan itu dan lebih mengabdikan diri untuk kesehatan rakyat.

    Mampu melihat menembus tubuh manusia dan menghilangkan parasit

    Metode pengobatan Hua Tuo yang dijelaskan dalam biografi sejarah tampaknya jauh lebih dari sekadar “melihat, mendengar, bertanya, dan mengetahui” pengobatan tradisional Tiongkok generasi selanjutnya.

    Ketika Hua Tuo sedang bepergian dengan kereta, dia melihat seorang pria di pinggir jalan. Keluarga pria itu ingin membawanya ke dokter dengan kereta. Pria itu mengalami masalah menelan makanan karena tenggorokannya tersumbat. Pria itu merintih kesakitan. Hua Tuo tidak tahan melihat pria itu mengerang, jadi dia menghentikan keretanya dan memeriksa kondisinya.

    Hua Tuo segera memberi tahu pria itu: “Penjual biskuit di pinggir jalan menjual cuka yang diasinkan dengan bawang putih dan daun bawang; Belilah tiga liter dan minumlah, setelah itu anda akan baik-baik saja.” Kemudian keluarga pria itu melakukan apa yang Hua Tuo suruh mereka lakukan.

    Setelah meminum cuka, pria itu langsung memuntahkan benalu dan penyakitnya pun sembuh. Dengan sekali pandang pada pria itu saja, Hua Tuo dapat mengetahui dan memberitahu bahwa ada parasit di perut pria itu.

    Kasus medis aneh lainnya juga terkait dengan parasit di perut pasien.

    Cheng Deng, kepala prefektur dari Prefektur Guangling, merasa sakit. Dia merasa tidak nyaman di dadanya, pipinya memerah, dan tidak bisa makan. Hua Tuo memeriksa nadinya dan memberitahunya: “Ada beberapa liter  parasit di perutmu, dan mereka telah tumbuh menjadi tumor. Itu terjadi karena kamu selalu suka makan ikan mentah.”

    Hua Tuo segera membuatkannya dua liter jamu. Cheng Deng minum satu liter terlebih dahulu, diikuti dengan sisa perawatan kemudian. Setelah minum obat, Chen Deng memuntahkan tiga liter parasit. Parasit dari ikan mentah masih menggeliat. Setelah itu, Cheng Deng sembuh dari penyakitnya.

    Namun, Hua Tuo berkata kepada Cheng Deng: “Penyakit seperti ini akan kambuh tiga tahun kemudian, dan jika kamu dapat menemukan dokter yang baik saat itu, dia mungkin akan menyelamatkanmu.”

    Seperti yang diperkirakan, penyakit Cheng Deng kambuh tiga tahun kemudian. Namun sayangnya, Hua Tuo tidak ada di tempat, ia sedang memanen obat di gunung, dan Cheng Deng akhirnya meninggal dunia.

    Ada dua hal mengejutkan terkait kasus medis ini. Pertama, Hua Tuo mendiagnosis ada parasit di perut Cheng Deng hanya dengan memeriksa nadinya, dan penyebab penyakitnya adalah memakan ikan mentah. Kedua, Hua Tuo juga meramalkan bahwa Cheng Deng akan jatuh sakit tiga tahun kemudian, dan tanpa seorang dokter yang baik di sisinya, dia akan mati.

    Diagnosis Hua Tuo menunjukkan bahwa dia memiliki kekuatan penglihatan surgawi yang dalam kasus Cheng Deng, dia bisa melihat ke dalam perut Cheng Deng dan juga memprediksi kematian Cheng Deng.

    Kronik penyembuhan dan prediksi kematian

    Kasus-kasus medis yang tercatat dalam Chronicles of the Three Kingdoms menjadi semakin luar biasa saat anda mempelajari teks lebih dalam. Kasus Hua Tuo yang merawat Li Cheng, seorang pejabat militer, sebenarnya meramalkan kematian Li Cheng 18 tahun kemudian.

    Li Cheng telah menderita batuk untuk waktu yang lama. Dia tidak bisa tidur siang atau malam dan sering mengeluarkan nanah dan darah. Dia pergi ke Hua Tuo untuk meminta nasihat. Hua Tuo memberi tahu Li Cheng: “Anda memiliki tumor di usus anda, dan apa yang anda keluarkan saat batuk tidak berasal dari paru-paru anda. Saya akan memberi anda dua dosis obat bubuk.

    Setelah meminum obat ini, anda akan memuntahkan lebih dari dua liter nanah dan darah. Istirahatlah dengan baik. Anda akan masih terbangun sebentar dalam sebulan ini. Berhati-hatilah, dan anda akan mendapatkan kembali kesehatan anda dalam setahun. Namun, akan ada serangan lain dalam delapan belas tahun. Ambil bubuk obat ini, dan anda akan segera sembuh. Kamu akan mati jika kamu tidak memiliki obatnya.” Jadi dia memberi Li Cheng dua dosis obat.

    Lima tahun kemudian, kerabat Li Cheng jatuh sakit, dan kondisinya mirip dengan yang dideritanya sebelumnya. Kerabat itu berkata kepada Li Cheng: “Saat ini kamu sedang sehat, sedangkan aku sekarat. Tegakah kamu melihat aku seperti ini tanpa obat? Mengapa kamu tidak meminjamkan saya obat? Saat aku sembuh, aku akan pergi dan mengambil obat dari Hua Tuo untuk mengembalikannya padamu.”

    Li Cheng akhirnya memberikan obat itu kepada kerabatnya, yang kemudian sembuh. Kemudian, kerabat itu pergi ke Kabupaten Qiao untuk mencari Hua Tuo. Saat itu, dia Hua Tuo telah dipenjara oleh Cao Cao karena kesalahfahaman Cao Cao waktu Hua Tuo ingin melakukan operasi pada tumor di otaknya, mengira Hua Tuo ingin membunuhnya, sehingga menjebloskan Hua Tuo di penjara, sehingga dia tidak bisa menghampirinya untuk meminta obat. Pulang dengan tangan hampa, sang kerabat meminta maaf kepada Li Cheng.

    Delapan belas tahun kemudian, penyakit Li Cheng kambuh, dan tidak ada obat yang harus diminumnya sehingga dia akhirnya meninggal.

    Dari pengobatan tradisional Tiongkok hingga kemampuan Hua Tuo untuk melihat melalui tubuh manusia dan akhirnya memprediksi akhir hidup pasien, Chen Shou, seorang sejarawan Tiongkok yang terkenal karena karya besarnya Records of the Three Kingdoms, meneruskan kisah-kisah luar biasa ini kepada generasi selanjutnya. (nspirement) (bersambung)

    Lebih banyak kisah Budaya, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

    VIDEO REKOMENDASI

  • Mitos-Sejarah: Shen Nong, Sang Petani Surgawi

    Mitos-Sejarah: Shen Nong, Sang Petani Surgawi

    Ribuan tahun lalu, bahkan sebelum adanya dinasti, orang Tiongkok kuno percaya bahwa kebudayaan mereka adalah anugerah yang diberikan oleh para makhluk surgawi, dan bahwa para penguasanya adalah setengah dewa setengah manusia. Salah satu manusia setengah dewa tersebut adalah Yandi. Berikut adalah kisahnya.

    Yandi adalah kaisar yang bijak dan penuh kebajikan. Dia memiliki tubuh manusia dan kepala sapi serta bagian perut yang transparan. Orang-orang menyebutnya dewa matahari, namun dia juga punya banyak nama lain. Atas kontribusinya pada bidang pertanian, tumbuh-tumbuhan, dan pengobatan, dia disebut sebagai Kaisar Lima Biji-Bijan dan Dewa Pengobatan Tiongkok. Namun namanya yang paling dikenang sampai sekarang adalah Shen Nong, yang artinya adalah Petani Surgawi (shén nóng 神農).

    Menurut legenda, suatu hari seorang menteri datang ke istana Shen Nong, menyampaikan permohonan untuk menemui seorang tua yang menderita sakit yang sangat parah. Tidak ada yang tahu apa yang salah dengan pria malang ini atau bagaimana cara untuk menolongnya, karena pada masa itu tidak ada obat-obatan ataupun sistem perawatan medis yang cukup baik. Orang tua itu meninggal tidak lama kemudian.

    Insiden ini memukul hati Shen Nong dengan sangat dalam, bagaimana bisa dia berdiam diri sementara rakyatnya menderita dan mati? Dia bertekad untuk melakukan apapun yang dia mampu untuk memperluas pengetahuannya dalam bidang pengobatan.

    Setelah itu setiap harinya, Shen Nong pergi ke hutan untuk mengumpulkan tanaman-tanaman liar, membawa contoh dari sebanyak mungkin tanaman yang dapat dia temukan. Dia mengelompokkannya berdasarkan rasa dan sifatnya -disinilah perutnya yang transparan berguna- dan menemukan mana yang beracun serta mana yang mempunyai efek penyembuhan. Totalnya, dia mengidentifikasi 365 tanaman obat, banyak buah-buahan dan sayur-sayuran, juga lima tumbuhan pokok Tiongkok kuno: beras, gandum, sorgum, jewawut, dan kacang-kacangan.

    Lewat petualangannya dalam mencicipi segala tumbuhan, Shen Nong mempunyai pemahaman baru akan bagaimana tanaman yang berbeda itu tumbuh, bagaimana jenis tanah yang paling baik untuk jenis tumbuhan yang berbeda, serta di musim apa suatu tanaman itu tumbuh dan berkembang.

    Satu versi cerita mengatakan, bahwa Shen Nong adalah penemu nasi, jenis makanan yang kini menjadi makanan pokok di sebagian wilayah Asia. Versi lain mengatakan, dialah yang pertama kali menemukan, bahwa biji jeruk yang ditanam, kemudian akan tumbuh menjadi pohon jeruk.

    Dikatakan bahwa Shen Nong menciptakan kalender, bajak, dan kapak. Dia juga menggambar rencana-rencana untuk pengolahan tanah yang luas, pemeliharaan, serta penyimpanan makanan, jadi rakyatnya akan selalu punya makanan yang cukup di setiap musim.

    Ini menandakan dimulainya agrikultura di Tiongkok. Ribuan tahun kemudian, para sarjana dari masa Dinasti Han mengompilasikan buku berdasarkan temuan-temuannya, buku itu berjudul, Buku Klasik Tumbuh-Tumbuhan Petani Surgawi (神農本草經 Shén Nóng Běn Cǎo Jīng).

    Orang mungkin akan bertanya-tanya bagaimana Shen Nong makan tak terhitung tumbuhan yang tidak dikenal setiap harinya, namun mampu lolos dari nasib buruk. Tidakkah dia pernah keracunan? Sebenarnya pernah, dan terkadang sampai 70 kali dalam sehari. Namun Shen Nong telah menemukan obat yang akan menawarkan segala racun, yang dinamakan chá (茶)—teh.

    Suatu hari, Shen Nong sedang menyalakan api untuk merebus air ketika beberapa helai daun teh jatuh ke dalam pot. Sebut saja itu resiko pekerjaan, Shen Nong, yang sudah bertekad untuk mencoba merasakan apa saja yang dia temukan, juga mencoba air dari rebusan ini. Beruntung, seduhan ajaib ini bukan hanya membantunya melawan racun dari segala bahan berbahaya yang dia cerna, namun juga membuatnya bisa hidup sampai usia 120 tahun.

    Sayangnya, sang Petani Surgawi tidak selalu memiliki persediaan teh. Hidup Shen Nong berakhir ketika dia mencicipi “rumput pemecah organ dalam” (斷腸草 duàn cháng cǎo ), sejenis tumbuhan yang ternyata sama mengerikannya seperti namanya. Karena tidak bisa meminum penawarnya tepat waktu, Shen Nong kemudian mati. Namun warisannya akan tanpa keakuan terus hidup sampai sekarang. Dan pengetahuan luas yang dia tinggalkan -buah dari pengorbanannya- akan terus membawa manfaat bagi umat manusia. (shenyun)

    Lebih banyak kisah Budaya, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

    VIDEO REKOMENDASI

  • Legenda Asal Muasal Akupunktur Tiongkok

    Legenda Asal Muasal Akupunktur Tiongkok

    Penyebaran akupunktur kedalam pengobatan Barat sangat spektakuler tetapi relatif baru-baru ini saja. Sekolah akupunktur pertama dibuka di AS pada tahun 1975; pada tahun 2018, ada hampir 40.000 ahli akupunktur berlisensi di negara ini.

    Salah satu daya tarik akupunktur di dunia Barat modern adalah sejarahnya yang panjang, berbeda dengan dominasi singkat pil dan tablet dari produsen obat besar. Tetapi hanya sedikit orang yang menghargai betapa lama sejarah itu.

    Akupunktur muncul pada 2500 SM, dari awan kuno mitos dan legenda. Dalam mitos, Shennong, salah satu dari tiga dewa asli, mengajarkan banyak seni bermanfaat kepada orang Tionghoa termasuk akupunktur dan moksibasi (terapi panas). Menurut legenda, seorang prajurit yang bertempur di front Mongolia terkena panah, yang tidak membunuhnya, tetapi menyembuhkan penyakit kronisnya.

    Akupunktur, seperti yang kita ketahui, berkembang selama beberapa abad dan secara bertahap menjadi terapi standar di Tiongkok. Keahlian ini melengkapi dan mendukung komponen lain dari Pengobatan Tradisional Tiongkok: penggunaan herbal, pijat, diet, taichi, dan moksibasi.

    Akupunktur klasik adalah penyisipan jarum halus melalui kulit pada titik-titik tertentu disepanjang garis imajiner yang ditarik pada tubuh (meridian) untuk memungkinkan aliran bebas kekuatan hidup vital, qi.

    Salah satu buku paling awal yang menyebutkan akupunktur adalah Huangdi Neijing, Kanon Alkimia Internal Kaisar Kuning. Buku ini mungkin ditulis pada abad pertama atau kedua SM. tetapi mengkodifikasikan tradisi yang jauh lebih awal. Di dalam buku ini, kaisar mengajukan pertanyaan yang dijawab oleh para menterinya. Salah satu menteri menjelaskan, “Pada meridian ini ada 365 titik akupunktur, satu untuk setiap hari dalam setahun”.

    Kata yang diterjemahkan sebagai saluran adalah mai; tetapi kata ini juga bisa berarti pembuluh, meridian, atau saluran sirkulasi. Referensi ini dianggap sebagai deskripsi pertama meridian akupunktur. The Huangdi neijing menggambarkan jarum logam sebagai “sehalus rambut musim gugur”, jarum bulat tajam, dan sembilan set jarum masing-masing berkorelasi dengan bagian tubuh yang berbeda.

    Tetapi konsep menusuk kulit untuk meningkatkan kesehatan sudah ada di Tiongkok jauh sebelum penemuan logam untuk membuat jarum yang sebenarnya; sebagai gantinya, praktisi menggunakan batu tajam yang disebut batu bian.

    Laporan tertulis pertama tentang pengobatan dengan akupunktur ditemukan di makam yang berasal dari abad kedua SM. Sebuah manuskrip yang disebut Maishu, menjelaskan cara menusuk tubuh untuk menormalkan aliran qi, yaitu cara melakukan akupunktur.

    Pada 260 M, pengobatan akupunktur begitu mapan sehingga buku teks klasik, Zhenjiu Jiayi jing, Buku Bernomor tentang Akupunktur dan Moksibusi, dapat diterbitkan. Buku itu digunakan dan diperbarui selama hampir 1.000 tahun.

    Pada akhir milenium pertama, akupunktur telah menjadi begitu populer sehingga banyak orang yang tidak terlatih membuka praktek layanan abal-abal. Kaisar memutuskan bahwa ahli akupunktur harus memiliki lisensi dan melembagakan pemeriksaannya.

    Pada tahun 1026 Wang Weiyi, seorang kepala petugas medis kerajaan, menyusun Diagram Titik Akupunktur Standar Baru, dan memiliki dua patung perunggu seukuran manusia yang diukir dengan titik-titik akupunktur. Untuk ujian patung-patung itu dilapisi dengan lilin dan diisi dengan air. Siswa diberi nomor titik akupunktur.

    Jika dia memasukkan jarumnya ditempat yang benar, jarum itu akan menembus lilin lalu masuk ke lubang di patung dan mengeluarkan setetes air. Dengan lima penusukan yang benar, siswa mendapatkan lisensinya.

    Akupunktur terus berkembang di Tiongkok, dan menyebar ke Jepang dan Vietnam. Pada masa Dinasti Ming, Yang Jizhou menerbitkan Zhen Jiu Dà Chéng, Ikhtisar Besar Akupunktur dan Moksibusi. Buku ini memberikan dasar untuk praktik akupunktur modern dan masih dicetak ulang.

    Akupunktur klasik telah dipraktekkan selama lebih dari 2.000 tahun dan dalam bentuk lain bahkan lebih lama. Di AS, dimana sejarah diukur dalam abad dan bukan dalam ribuan tahun, “Timur” mempertahankan daya pikat sebagai rumah kebijaksanaan kuno dan pengetahuan rahasia.

    Dan memang, sejarah panjang akupunktur menggambarkan bagaimana Tiongkok telah melestarikan dan menggunakan pembelajaran dan pengalaman masa lalunya hingga saat ini.(visiontimes)

    Lebih banyak kisah Budaya, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

    VIDEO REKOMENDASI

  • Untuk Ketenangan Pikiran

    Untuk Ketenangan Pikiran

    Kisah nyata ini terjadi di Amerika. Pada suatu malam di bulan Januari 2007, Sonant menyetir sebuah mobil Ford dari Portland untuk menanda tangani sebuah kontrak pembelian. Karena ini adalah hasil lebih dari tiga bulan setelah negosiasi yang sulit untuk mendapat kontrak ini, Sonant sangat bahagia, terbang sepanjang jalan.

    Ketika dia memarkirkan mobilnya, dari sinar lampu jalan, Sonant menyadari di sebelah kanan roda nya ada sebuah bercak, ketika dia mendekati ban mobilnya tercium bau amis darah. Sonant menjadi tegang, apakah tadi dia telah menabrak orang? 

    Dia berulang kali berpikir, tampaknya tidak ada kesan dia melanggar seseorang atau benda. Tetapi  karena khawatir, dia segera masuk ke dalam mobil, menghidupkan mesinnya dan berbalik ke jalan yang tadi dilewati untuk melihat. Pada saat ini mitra bisnis yang menunggu menanda tangani kontrak melalui ponsel mendesaknya segera bertemu.

    Sonant dengan terpaksa menjelaskan bahwa dia mempunyai hal penting yang harus segera diselesaikan,  dia akan segera tiba. Tetapi mitra bisnisnya dengan tidak sabaran memakinya, “Persetan dengan Anda, Anda tidak tepat waktu!” lalu memutuskan ponselnya. Sonant tertegun sesaat, ini adalah kontrak 3 juta dollar! Tetapi , dia memutuskan segera menjalankan mobilnya mencari.

    Pada malam yang berkabut, Sonant sambil menyetir mobilnya sepanjang jalan memandang ke jalan. Akhirnya dia melihat seseorang yang terbaring disana. Dia bergegas menghentikan mobilnya.

    Seorang gadis muda yang berusia sekitar 13 tahun terbaring pingsan di pinggir jalan. Kepalanya terluka, darah mengalir keluar sepanjang jalan. Sonant bergegas membawa gadis kecil ini ke rumah sakit. Setelah pertolongan pertama, gadis kecil ini terlepas dari marabahaya, tetapi masih koma.

    Polisi segera menghubungi  orangtua gadis tersebut, orangtua yang sedih ini dengan marah memaki Sonant.  Sonant tidak memberi penjelasan, hanya dengan sabar menahan. Orang rumahnya mengatakan dia bodoh, karena tidak ada bukti yang membuktikan dia pelakunya, kenapa harus bertanggung jawab?” 

    Tetapi Sonant tidak memberikan lebih banyak penjelasan, dia bahkan menanggung biaya pengobatan biaya gadis kecil yang bernama Catherine tersebut.

    Gadis kecil itu koma selama 26 hari, menghabiskan biaya pengobatan 38.000 dollar. Yang sangat menggembirakan adalah pada hari ke 27, akhirnya ia siuman, serta menjelaskan kejadian yang sebenarnya.

    Ketika pada hari naas tersebut, ketika pulang ke rumah, dia ditabrak oleh sebuah sepeda motor yang berkecepatan tinggi. Rupanya noda darah di ban mobil Sonant berasal dari darah Catherine yang mengalir sepanjang jalan.

    Semuanya sudah jelas. Ketika ditanya oleh orangtua Catherine, Sonant dengan sederhana berkata, “Saya hanya berpikir, jika pada saat itu saya tidak berbalik untuk melihat, seumur hidup saya tidak akan memiliki ketenangan di hati.

    Semua ini saya lakukan hanya demi ketenangan hati saya, saya tidak pernah menyesal. Uang bisa dicari lagi, tapi bila seumur hidup saya gelisah, apa gunanya?”

    Memang, ketenangan pikiran adalah titik awal dari kehidupan seseorang , hanya dengan ketenangan pikiran, akan membuat hidup kita lebih bahagia dan bebas, seperti kisah Sonant ini.(minghui school)

    Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

    VIDEO REKOMENDASI