Tag: rasa haus

  • 20 Hal Kecil yang Membuat Anda Menjadi Gemuk (Bagian 1)

    20 Hal Kecil yang Membuat Anda Menjadi Gemuk (Bagian 1)

    Rata-rata berat badan orang naik 0,5 hingga 1 kg setiap tahun. Meskipun tampak kecil, namun tambahan itu sama dengan 4,5 hingga 9 kg per dekade. Makan sehat dan berolahraga secara teratur dapat membantu mencegah kenaikan berat badan. Namun, seringkali ada hal-hal kecil yang menambah berat badan. Untungnya, Anda dapat mengambil kendali dengan mengubah kebiasaan Anda hari ini. Berikut adalah 20 hal kecil yang membuat Anda gemuk.

    Makan Cepat

    Di jaman sekarang ini, orang-orang lebih sibuk dari sebelumnya dan cenderung memakan makanan mereka dengan cepat.

    Sayangnya, makan dengan cepat dapat membuat Anda bertambah gemuk. Studi menunjukkan bahwa orang yang makan dengan cepat lebih mungkin mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

    Ini karena tubuh membutuhkan waktu untuk memberi tahu otak bahwa  anda sudah kenyang. Dengan demikian, orang yang makan dengan cepat dapat dengan mudah makan lebih banyak dari yang dibutuhkan tubuhnya sebelum merasa kenyang.

    Jika Anda pemakan cepat, cobalah untuk secara sadar memperlambat dengan menggigit lebih kecil, mengunyah lebih banyak dan makan dengan penuh perhatian (tidak sambil nonton TV atau lihat HP).

    Kurang Minum Air Putih

    Kurang minum air putih bisa membuat Anda haus. Dan menariknya, rasa haus bisa disalahartikan sebagai tanda lapar atau ngidam makanan oleh tubuh.

    Dalam sebuah penelitian, para ilmuwan menemukan bahwa orang yang minum dua cangkir air sebelum sarapan akan makan 22% lebih sedikit kalori daripada orang yang tidak minum air putih.

    Yang terbaik dari semuanya, air tidak mengandung kalori. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa mengganti minuman manis dengan air dapat mengurangi asupan kalori hingga 200 kalori per hari.

    Jika Anda merasa air putih membosankan, coba tambahkan irisan mentimun, lemon, atau buah favorit Anda, menjadikannya infused water, untuk menambahkan sedikit rasa.

    Terlalu Sosial

    Memiliki kehidupan sosial penting untuk menjaga keseimbangan kehidupan kerja yang bahagia. Namun, menjadi terlalu sosial dapat membuat Anda bertambah gemuk. Situasi sosial sering kali melibatkan acara makan-makan atau minum-minum, yang dapat dengan mudah menambahkan kalori yang tidak diinginkan ke dalam diet Anda.

    Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa orang cenderung makan seperti orang yang bersamanya. Jadi, jika teman Anda makan dalam porsi besar atau lebih suka makanan yang tidak sehat, kemungkinan besar Anda akan mengikutinya.

    Untungnya, ada hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk tetap sehat tanpa mengorbankan kehidupan sosial, misalnya Anda dapat memesan menu sehat Anda dulu sebelum teman-teman Anda memesan.

    Duduk Terlalu Lama

    Di negara-negara Barat, rata-rata orang dewasa duduk selama 9 hingga 11 jam per hari. Meskipun tampaknya tidak berbahaya, penelitian menunjukkan bahwa orang yang duduk lebih lama lebih cenderung kelebihan berat badan. Selain itu, mereka memiliki risiko penyakit kronis dan kematian dini yang lebih tinggi.

    Misalnya, analisis enam studi terhadap hampir 600.000 orang menemukan bahwa orang dewasa yang duduk lebih dari 10 jam per hari, seperti rata-rata pekerja kantoran, memiliki risiko kematian dini sebesar 34% lebih tinggi. Menariknya, penelitian juga menemukan bahwa orang yang duduk paling lama tampaknya tidak mengganti waktu yang mereka habiskan untuk duduk dengan berolahraga.

    Jika pekerjaan Anda melibatkan duduk dalam waktu lama, pastikan Anda berolahraga sebelum bekerja, saat makan siang atau setelah bekerja beberapa kali per minggu. Anda juga dapat mencoba menggunakan meja berdiri.

    Tidak Cukup Tidur

    Lebih dari sepertiga orang Amerika tidak cukup tidur. Perlu diketahui orang dewasa memerlukan tidur minimal 7 jam per hari. Kurang tidur sangat terkait dengan penambahan berat badan. Hal ini disebabkan banyak faktor, termasuk perubahan hormonal dan kurangnya motivasi untuk berolahraga.

    Dalam sebuah penelitian, para ilmuwan menganalisis kebiasaan tidur lebih dari 68.000 wanita selama 16 tahun. Mereka menemukan bahwa wanita yang tidur kurang dari 5 jam per malam memiliki risiko kenaikan berat badan yang jauh lebih tinggi daripada orang yang tidur 7 jam atau lebih

    Yang lebih buruk, orang yang tidak cukup tidur lebih mungkin untuk mendapatkan lemak perut, atau lemak visceral. Membawa lebih banyak lemak visceral dikaitkan dengan risiko penyakit berbahaya yang lebih tinggi seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

    Tidak Punya Waktu untuk Bersantai

    Banyak orang menjalani kehidupan yang sibuk dan tidak pernah punya waktu untuk diri mereka sendiri. Sayangnya, tidak punya waktu untuk bersantai bisa membuat Anda terus-menerus stres dan menambah lemak.

    Studi menunjukkan bahwa stres terus-menerus terkait dengan lemak perut. Tampaknya stres ini membuat orang secara tidak sadar mendambakan “makanan yang menenangkan” yang tidak sehat untuk menghilangkan stres dan membuat mereka merasa lebih baik.

    Meditasi adalah alternatif yang bagus untuk mengatasi stres. Sebuah tinjauan dari 47 penelitian terhadap lebih dari 3.500 orang menunjukkan bahwa meditasi membantu mengurangi stres dan kecemasan.

    Makan Dari Piring dan Mangkuk Besar

    Ukuran piring dan mangkuk Anda bisa berdampak signifikan pada lingkar pinggang Anda.

    Dalam sebuah analisis dari 72 penelitian, para ilmuwan menemukan bahwa orang makan lebih banyak ketika disajikan di piring dan mangkuk yang lebih besar daripada piring dan mangkuk yang lebih kecil tanpa menyadarinya. Rata-rata, orang yang makan dari peralatan makan yang lebih besar mengonsumsi 16% lebih banyak kalori per makanan.

    Selain itu, penelitian lain menemukan bahwa bahkan ahli nutrisi secara tidak sadar makan es krim 31% lebih banyak ketika mereka diberi mangkuk yang lebih besar. Hal ini terjadi karena piring yang lebih besar dapat membuat porsi makanan terlihat lebih kecil dari aslinya. Ini menipu otak Anda untuk berpikir bahwa Anda belum cukup makan.

    Cukup beralih ke piring yang lebih kecil dapat membantu Anda makan lebih sedikit tanpa merasa lapar.

    Makan Sambil Nonton TV atau Lihat HP

    Orang sering makan sambil menonton TV, browsing di laptop, atau membaca berita di HP. Namun makan dengan cara begini tanpa Anda sadari bisa membuat Anda makan lebih banyak.

    Sebuah tinjauan dari 24 penelitian menemukan bahwa orang makan lebih banyak saat makan ketika mereka tidak fokus pada makanan. Yang lebih parah lagi, mereka juga mencari snack sebelum waktu makan berikutnya. Ini mungkin karena mereka tidak menyadari berapa banyak makanan yang mereka makan selama makan, jadi mudah merasa lapar kembali.

    Saat Anda makan, usahakan untuk menghilangkan semua gangguan dan fokus pada makanan Anda. Ini dikenal sebagai makan penuh perhatian  dan membantu membuat makan menjadi pengalaman yang lebih menyenangkan dan sadar.

    Meminum Kalori

    Minum jus buah, minuman ringan dan minuman lain mungkin membuat Anda bertambah gemuk.

    Otak Anda tidak mencatat kalori dari minuman dengan cara yang sama seperti mencatat kalori dari makanan, yang berarti Anda kemungkinan akan mengimbanginya dengan makan lebih banyak di kemudian hari.

    Dalam sebuah penelitian, 40 orang mengonsumsi 300 kalori dari apel utuh, pada enam waktu yang berbeda. Para ilmuwan menemukan apel utuh paling mengenyangkan, sedangkan jus apel paling sedikit mengenyangkan, selain itu Anda tidak mendapatkan cukup banyak serat dari buah-buahan yang selalu dijus, berarti ada kemungkinan konstipasi (sulit BAB).

    Dapatkan kalori Anda dari makanan utuh daripada minuman. Makanan utuh membutuhkan lebih banyak waktu untuk dikunyah dan ditelan, yang berarti otak Anda memiliki lebih banyak waktu untuk memproses sinyal lapar.

    Tidak Makan Cukup Protein

    Kurangnya protein dalam diet Anda mungkin membuat Anda bertambah gemuk. Nutrisi penting ini dapat membantu Anda tetap kenyang lebih lama sambil makan lebih sedikit.

    Protein memberitahu tubuh untuk membuat lebih banyak hormon kenyang seperti peptida YY, GIP dan GLP-1. Ini juga memberitahu tubuh untuk membuat lebih sedikit hormon kelaparan seperti ghrelin.

    Penelitian juga menunjukkan bahwa diet protein yang lebih tinggi dapat membantu meningkatkan metabolisme dan menjaga massa otot ? dua faktor penting untuk menjaga berat badan yang sehat.

    Untuk meningkatkan asupan protein Anda, cobalah makan lebih banyak makanan kaya protein seperti telur, daging, ikan, tahu, tempe, kacang-kacangan, keju dan yogurt. (theepochtimes)

    (Bersambung)

    Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.

    VIDEO REKOMENDASI

  • Akupunktur dan Pengobatan Tradisional Tiongkok untuk Mengobati Diabetes

    Akupunktur dan Pengobatan Tradisional Tiongkok untuk Mengobati Diabetes

    Diabetes mellitus adalah sekelompok penyakit kronis di mana tubuh tidak dapat mengatur kadar gula darah dengan baik.

    Diabetes tipe-2, yang terutama menyerang orang dewasa, adalah yang paling umum.
    Di sini, tubuh resisten terhadap insulin atau tidak membuat cukup insulin untuk mempertahankan kadar gula darah yang tepat. Sekitar 420 juta orang hidup dengan kondisi diabetes di seluruh dunia. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), diabetes adalah penyebab kematian kesembilan secara global. Di Amerika Serikat, itu adalah penyebab kematian ketujuh.

    Diperkirakan menelan biaya lebih dari $320 miliar untuk biaya medis, kehilangan pekerjaan, dan upah. Komplikasi diabetes antara lain masalah mata, gagal ginjal, penyakit sistem saraf, dan masalah jantung.
    Dari membuat pilihan gaya hidup sehat hingga memiliki tim pendukung profesional perawatan kesehatan, manajemen diabetes yang tepat memerlukan pendekatan holistik. Profesional kesehatan ini harus dokter, perawat, ahli gizi, ahli akupunktur berlisensi, dan profesional terkait lainnya.

    Pengobatan Tradisional Tiongkok dan Diabetes
    Dalam sejarah Tiongkok, diabetes telah dikenali dan diobati selama 2.000 tahun terakhir. Pengobatan Tradisional Tiongkok (PTT) menyebut diabetes sebagai “xiao-ke” atau penyakit kehausan. Dalam PTT, gejala umum xiao ke adalah sering buang air kecil, haus, lapar berlebihan, dan penurunan berat badan. Gejala-gejala ini mirip dengan diabetes tipe-1 dan beberapa diabetes tipe2 yang tidak menghasilkan cukup insulin. Namun, gejala wasting jarang terjadi pada diabetes tipe-2.

    Menurut PTT, diabetes terjadi akibat ketidakseimbangan dalam siklus aliran Qi (diucapkan sebagai “chi” dan mengacu pada kekuatan energi atau kekuatan hidup yang mengalir dalam tubuh) di dalam meridian, jalur yang dilalui Qi, darah, dan aliran cairan tubuh lainnya, serta sistem organ. Ketidakseimbangan ini menghasilkan panas yang menghabiskan cairan tubuh.
    Teori pengobatan Tiongkok menurut konsep San Jiao mengklasifikasikan diabetes menjadi tiga jenis. San Jiao menggambarkan rongga tubuh yang dapat memengaruhi organ lain terutama melalui gerakan bebas Qi.

    Penderita diabetes Jiao-atas (terutama paru-paru) mengalami rasa haus dan minum air dalam jumlah berlebihan, diabetes Jiao-tengah (terutama limpa) menderita kelaparan dan makan berlebihan, sedangkan diabetes yang berhubungan dengan Jiao-bawah (ginjal), mengeluh haus dan sering buang air kecil dengan air seni yang keruh.

    Pengobatan Tiongkok secara unik menangani setiap pasien diabetes. Dari akupunktur, pengobatan herbal, latihan energik, dan modifikasi gaya hidup. Salah satu pengobatan di atas dapat dipilih oleh praktisi, tergantung pada individunya.
    Perawatan berfokus pada pengaturan sirkulasi darah dan Qi, serta menyeimbangkan sistem organ untuk meningkatkan fungsi pankreas dan menghentikan penipisan cairan akibat gula darah tinggi.

    Menggunakan Akupunktur untuk Mengobati Diabetes
    Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengakui akupunktur sebagai modalitas pengobatan yang efektif untuk beberapa kondisi medis: nyeri kronis, migrain, dan diabetes.
    Akupunktur, aspek penting dari pengobatan tradisional Tiongkok, melibatkan penyisipan jarum yang sangat kecil dan terutama tanpa rasa sakit pada titik-titik strategis di tubuh Anda.

    Yishu –sebuah titik di punggung ke sisi vertebra toraks ke-8, telah sering digunakan dan telah terbukti cukup bermanfaat dalam pengobatan diabetes. Ada beberapa meridian lain di seluruh tubuh yang juga digunakan untuk mengobati diabetes dengan akupunktur.
    Akupunktur membantu mengatur fungsi pankreas dan kadar insulin. Hal ini juga efektif dalam mengobati rasa sakit yang timbul dari neuropati diabetes, karena merangsang endorfin yang merupakan neurotransmitter yang menghalangi perasaan sakit.

    Selain itu, akupunktur mengurangi produksi kortisol dengan memperkuat fungsi hati dan ginjal untuk mengeluarkan hormon stres ekstra dengan cepat. Kortisol diketahui dapat meningkatkan kadar gula darah. Jadi, ini pada akhirnya membantu menyeimbangkan bagian tubuh yang tidak dapat mengatur kadar gula sendiri.
    Dalam mengobati diabetes, berbagai bentuk akupunktur dapat digunakan, tergantung pada kasus spesifik pasien. Diantaranya termasuk akupunktur tradisional, elektroakupunktur, akupunktur pergelangan tangan-pergelangan kaki, dan akupunktur herbal.

    Akupunktur tradisional merangsang titik tubuh tertentu untuk mencapai hasil. Riwayat medis pasien, usia, dan tingkat keparahan kondisi memengaruhi bagaimana bentuk akupunktur ini digunakan.
    Beberapa penelitian telah menunjukkan elektroakupunktur menjadi cara yang efektif untuk mengendalikan gula darah dan mengobati rasa sakit yang terkait dengan neuropati diabetik. Ini adalah bentuk akupunktur yang paling umum digunakan untuk mengobati diabetes. Ahli akupunktur memasukkan jarum pada titik-titik tertentu dan menghubungkannya ke perangkat yang mentransmisikan impuls listrik dari satu jarum ke jarum lainnya.

    Istilah akupunktur pergelangan tangan-kaki merangsang titik-titik akupunktur di sekitar pergelangan tangan dan pergelangan kaki terutama untuk mengurangi rasa sakit yang disebabkan oleh neuropati perifer diabetik.
    Akupunktur herbal adalah bentuk akupunktur yang populer di kalangan ahli akupunktur. Ini mengurangi kadar gula darah. Di sini, praktisi menyuntikkan ekstrak herbal alami ke dalam titik akupunktur. Herbal yang berbeda digunakan tergantung pada gejala dan usia yang muncul.

    Obat Herbal Tiongkok untuk Diabetes
    Pentingnya obat herbal Tiongkok tidak dapat terlalu ditekankan dalam pengobatan diabetes. Pada diabetes, orang dengan gangguan metabolisme telah memblokir meridian yang secara tidak sengaja menyebabkan Qi dan aliran darah yang buruk. Hasilnya adalah kemacetan darah di meridian. Karena itu, pankreas kehilangan nutrisi dan memperburuk penyakit, menyebabkan komplikasi.

    Dalam mengobati diabetes, praktisi menggunakan formula berbeda yang efektif untuk pasien yang berbeda. Di antara formula ini adalah Liu Wei Di Huang dan Da Bu Yin Wan. Efek dari formula ini biasanya terlihat dalam waktu kurang dari dua bulan.
    Salah satu formula tersebut, yang meliputi Shan Yao, Huang Qi, Fu Ling, dan Cang Zhu, membantu mengurangi kadar gula darah dengan meningkatkan produksi insulin pankreas. Ini dapat dicapai dengan membantu Qi tubuh menyehatkan pankreas dengan suplai darah yang cukup dari sirkulasi yang kuat. Akibatnya, ia memperbaiki sel beta pankreas dan mengembalikan fungsinya.
    Formula lain, Yu Quan Wan, bertindak dengan meningkatkan Qi di paru-paru, membuat paru-paru lebih kuat. Dengan peningkatan kelimpahan Qi di paru-paru, energi paru yang dihasilkan mendorong pemanfaatan gula yang memadai.

    Sebagai organ utama untuk metabolisme cairan, ginjal memainkan peran penting dalam diabetes. Karena itu, penting untuk memperkuat ginjal. Formula khusus, Liu Wei Di Huang Wan, mengkhususkan diri dalam memelihara ginjal dan hati. Ini juga membantu kelenjar adrenal mengatur kadar gula darah.

    Studi juga menunjukkan bahwa ginseng Amerika meningkatkan toleransi glukosa, yang karenanya sering ditambahkan ke formula herbal. Herbal lain dapat ditambahkan ke formula untuk mengobati komplikasi diabetes seperti neuropati perifer dan penglihatan kabur.
    Satu formula resep lain yang mencakup Dan Shen, San Leng, E Zhu, dan Cang Zhu mengurangi stagnasi atau kemacetan darah, meningkatkan sirkulasi, memberi nutrisi pada pankreas, dan membuka saluran transportasi nutrisi.

    Memulai
    Sangat penting untuk memulai perawatan Anda dengan mencari ahli akupunktur yang baik. Praktisi akupunktur akan berbicara pada pertemuan pertama Anda tentang gejala spesifik Anda dan diskusi tentang gaya hidup, diet, dan tujuan kesehatan Anda. Karena perawatan melibatkan pendekatan holistik, maka praktisi akupunktur akan ingin mempelajari lebih lanjut tentang aspek lain dari kehidupan Anda yang mungkin menjadi sumber stres.

    Berdasarkan kekhasan penyakit Anda, praktisi akupunktur akan merekomendasikan rencana perawatan khusus bertahap untuk Anda yang mungkin merupakan perawatan harian atau dua kali seminggu sesuai kebutuhan.
    Penelitian telah menunjukkan bahwa ada risiko minimal yang terkait dengan akupunktur dan pengobatan tradisional Tiongkok dalam pengobatan diabetes. Terlepas dari efek samping ringan dari rasa sakit, memar sesekali, atau pendarahan ringan, akupunktur dengan jarum steril umumnya aman.

    Namun, misalkan Anda memiliki kondisi pendarahan seperti hemofilia atau kekurangan vitamin k. Anda mungkin ingin tidak memilih bentuk perawatan ini atau waspada terhadap peningkatan risiko memar.
    Banyak ahli akupunktur tradisional Tiongkok juga terlatih dalam pengobatan modern, dan beberapa adalah dokter medis berlisensi. Namun, Anda mungkin ingin memberi tahu penyedia layanan kesehatan Anda yang lain sebelum Anda memulai bentuk perawatan ini.

    Anda juga harus tahu bahwa bentuk pengobatan ini dapat melengkapi obat-obatan modern dan menghasilkan kemanjuran yang lebih baik. Namun, Anda harus melaporkan setiap efek atau perubahan yang tidak biasa yang Anda alami kepada penyedia layanan kesehatan Anda. (jingduan yang/theepochtimes/iwy)

    Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.

    VIDEO REKOMENDASI