Menjelang akhir Februari, menurut prakiraan BMKG tampaknya curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia masih lumayan tinggi.
Dengan turunnya hujan yang kadang berturut-turut hingga empat hari, tentunya menjaga kondisi rumah agar tetap hangat menjadi masalah tersendiri. Berikut beberapa cara yang mungkin bisa menjadi pertimbangan.
1. Serahkan pada Matahari
Pada siang hari, jika memungkinkan biarkan tirai transparan (vitrage) dan gorden blackout (tirai yang menghalangi masuknya sinar matahari) terbuka. Sinar matahari, meskipun hanya terpancar sedikit di sela-sela hujan atau saat hujan mereda, dapat menghangatkan rumah Anda tanpa perlu menambah instrumen apapun.
Sebagai bonus, paparan sinar matahari memang memiliki dampak yang kuat pada mental kesehatan terutama suasana hati. Sinar matahari berperan penting dalam zat dalam tubuh, termasuk zat yang berperan dalam mengatur suasana hati, menurut Dr.dr. Ronny Tri Wirasto, Sp.Kj, pakar kesehatan jiwa dari UGM.
2.Menyalakan Lampu Pijar
Mungkin saat ini tidak banyak rumah tangga yang menggunakan lampu pijar karena tidak memiliki fitur hemat listrik seperti “sepupunya” lampu neon dan LED. Namun, meski lampu pijar menghabiskan lebih banyak listrik, mereka memberikan cahaya stabil yang hangat yang menyerupai sinar matahari dibandingkan dengan lampu neon yang tidak memiliki frekuensi alami yang penting. Ini karena lampu pijar menciptakan cahaya melalui panas.
Mulailah mempertimbangkan beberapa spot di dalam rumah yang tetap menggunakan lampu pijar. Nyalakan lampu tersebut di saat hujan turun berhari-hari agar ruangan terasa lebih hangat. Lampu neon dan LED tidak menghangatkan ruangan namun menghemat listrik. Menggunakan kedua jenis lampu tersebut untuk saling mensubsidi silang adalah satu hal yang patut dipertimbangkan.
3.Menyalakan Lilin
Jika Anda tidak memiliki lampu pijar, sebagai gantinya Anda dapat menyalakan lilin. Lilin juga dapat menghasilkan banyak panas. Sebagian orang telah menggunakan lilin sebagai aromaterapi. Tempatkan mereka di area-area yang aman dan mudah pengawasan. Menggunakan lilin aromaterapi, selain menghasilkan kehangatan juga menciptakan suasana yang tenang dan nyaman dengan aromanya.
4. Menyiapkan Sandal Rumah
Menyediakan alas kaki khusus untuk di dalam rumah memiliki fungsi ganda. Selain menghindari kotoran atau sisa air hujan masuk ke dalam rumah, mengenakan alas kaki khusus di dalam rumah juga dapat menghangatkan kaki agar tidak langsung menyentuh lantai yang dingin. Mengenakannya dapat membuat lantai rumah tetap bersih sekaligus membuat kaki tetap hangat.
5. Gunakan Cara Klasik
Cara klasik tidak pernah lekang oleh waktu. Jika Anda memiliki karpet, inilah saat yang tepat Anda menggelarnya. Karpet menghangatkan lantai keramik yang dingin. Mengenakan baju hangat diatas daster atau piyama Anda. Memasang kaos kaki jika kaki masih terasa dingin. Terakhir, menyeruput teh atau kopi hangat sambil mengonsumsi makanan hangat seperti mie kuah adalah cara yang senantiasa dinantikan saat hujan tiba.
Selain dari kelima tips diatas, tentu saja peran dari penghuni yang mendiami rumah tersebut. Saat seluruh anggota keluarga damai dan tenang, rumah yang dingin sekalipun akan menjadi lebih hangat. Memiliki rumah yang hangat di saat musim hujan dan menjadi dingin di musim kemarau adalah menjadi idaman bagi semua orang. Selamat mencoba.
Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini.
Meng Zong adalah seorang anak laki-laki yang berbakti kepada ibunya.
Suatu hari di musim dingin, ibu Meng Zong sakit. Dia kehilangan nafsu makan dan tidak ingin makan selama beberapa hari.
Setelah melihatnya, Meng Zong sangat khawatir. Dia berkata kepada ibunya, “Apa yang ingin ibu makan, aku akan memasaknya untukmu.”
Dengan suara lemah, ibunya berkata, “Saya ingin makan rebung dari bukit di belakang rumah kita, rebungnya sangat segar dan lezat.”
Meng Zong tercengang karena saat itu musim dingin dan tidak ada rebung sama sekali. “Apa yang harus saya lakukan?” dia bertanya-tanya dalam hati.
Meng Zong kehabisan ide dan pergi ke bukit di belakang rumah. Dia berdiri di sana dan menghela nafas. Sambil memikirkan bagaimana ibunya terbaring di tempat tidur, dia berpegangan pada pohon bambu dan menangis keras.
Rasa berbaktinya menggugah Langit dan Bumi. Tak lama kemudian, matahari terbit dan sinar matahari yang hangat dan cerah mencairkan salju.
Terdengar suara retakan tanah, dan beberapa rebung lembut tersingkap di antara celah. Meng Zong jadi bersemangat, ia segera mengambil beberapa rebung, dan berlari pulang.
Dia memasak semangkuk rebung dan menyuapi ibunya dengan sendok. Setelah memakan rebung, ibunya secara ajaib sembuh.
Pada saat itu, orang mengira bahwa rebung hanya tumbuh di musim semi karena terlihat di atas tanah dan dapat dengan mudah digali.
Setelah mendengar cerita Meng Zong, orang-orang menemukan bahwa rebung juga dapat ditemukan di musim dingin, tumbuh jauh di dalam tanah. (eva/shenyunshop)
Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini
Berada di sepanjang garis khatulistiwa, membuat Indonesia memiliki iklim tropis. Wilayah negara dengan iklim tropis biasanya memperoleh sinar matahari di sepanjang waktu. Ini yang membuat Indonesia hanya memiliki dua musim, yaitu musim penghujan dan kemarau.
Meski belakangan kedua musim itu sangat bervariasi dari satu tempat ke tempat lain karena dipengaruhi oleh pola angin monsun yang berbeda, namun tetap saja, dalam satu tahun pasti kita akan melewati satu siklus dimana akan turun hujan berhari-hari.
Jika sedang tiba di musim penghujan dan kondisi rumah sedang tidak baik, tentunya akan menyebabkan hal-hal yang tidak menyenangkan. Masalahnya terkadang, kerusakan-kerusakan kecil tidak disadari sebelumnya oleh pemilik rumah, sampai terjadi masalah besar.
Kerusakan seperti masalah bocor atau rembes, umumnya baru diketahui saat musim penghujan tiba. Masalah bocor yang tidak segera diperbaiki umumnya akan merambat ke masalah lainnya.
Maka cara terbaik untuk mengatasi kerusakan akibat air hujan, dengan melakukan pencegahan sebelumnya. Ada 2 hal utama yang dapat kita lakukan:
Berikan perkuatan pada area eksterior rumah
Pertama, bagian atap
“Tugas” utama atap adalah melindungi rumah Anda. Maka, pemeriksaan utama Anda dimulai dari atap. Jika Anda memiliki atap dak beton, lakukan perlindungan secara berkala. Anda dapat melapisinya dengan lapisan waterprofing.
Jika penutup atap Anda menggunakan genteng atau sirap, periksa atap Anda secara berkala untuk mencari genteng atau sirap yang rusak, longgar, atau turun. Anda juga dapat memeriksa plafon atau dinding rumah Anda, apakah ada noda kecoklatan di sana.
Jika pada musim penghujan lalu sudah ada kebocoran halus, umumnya air tetap akan meninggalkan bekas di plafon atau dinding.
Kedua, bagian dinding luar
Dinding terluar yang langsung terekspos oleh matahari dan hujan, cukup riskan menyebabkan terjadi perembesan ke dalam.
Mungkin Anda tidak menyadari jika kerusakan pada dinding interior rumah seperti cat mengelupas, wallpaper lembab, atau cat berubah warna, memiliki berbagai kemungkinan termasuk dari rembesnya air hujan.
Air hujan masuk melalui lubang di dinding. Periksa dinding eksterior Anda secara berkala. Gunakan cat waterprofing untuk melapisi dinding terluar yang langsung terekspos matahari dan hujan.
Cek drainase rumah
Pertama, talang
Pastikan semua saluran air di bagian atap bersih dari kotoran. Tergantung dari rumah masing-masing, jika rumah Anda dikelilingi oleh pepohonan, kemungkinan besar atap Anda akan penuh dengan daun-daun kering. Lakukan pembersihan secara berkala.
Daun-daun dapat menyumbat air turun melalui pipa talang tegak. Akibatnya, air hujan tergenang di talang dan menyebabkan bocor karena air hujan akan turun melalui celah-celah lainnya.
Anda juga dapat menutup talang atap dengan penutup yang terbuat dari semacam jaring untuk menjaga dedaunan masuk ke dalam talang.
Kedua, talang tegak
Hampir sama dengan talang atap, saluran di pipa talang tegak ini juga harus bersih dari kotoran. Pipa talang tegak yang tersumbat, akan menyebabkan air hujan balik ke atap dan air hujan mencari jalan dari celah-celah lainnya.
Pastikan air yang melalui talang tegak ini diterima oleh bak kontrol dan langsung dialirkan ke riol kota. Jumlah talang tegak bergantung dari besaran atap rumah Anda. Umumnya perencana telah membuat kisaran jumlahnya yang disesuaikan dengan luasan atap Anda.
Tentu saja, kerusakan bangunan akibat kebocoran air tidak terbatas dari air hujan saja. Pipa air bersih yang bocor atau dinding yang berhubungan dengan area basah tidak menggunakan tasram juga dapat menyebabkan kerusakan.
Selain itu, setiap bahan bangunan memiliki “masa hidup” yang berbeda-beda. Terkadang kita sudah berusaha melapisi dinding terluar dengan cat waterprofing, namun masih terjadi perembesan.
Kemungkinan ada beberapa bagian batu bata yang sudah lapuk, sehingga tidak berfungsi secara maksimal. Namun setidaknya, Anda telah melakukan perlindungan yang cukup pada rumah Anda.
Memastikan atap, dinding luar, dan drainase berfungsi sebagaimana mestinya, adalah tugas kita sebagai penghuni rumah. (ntdindonesia/averiani)
Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini
Sementara secara umum kita menganggap teknologi modern sebagai hal yang baik yang telah memajukan peradaban kita, teknologi juga menyebabkan kerusakan. Mata kita, khususnya, dalam kondisi tegang hampir terus-menerus karena gadget yang kita bawa kemana-mana. Kondisi tegang ini, dan kebiasaan tidak sehat lainnya, dapat menyebabkan penurunan penglihatan. Untungnya ada beberapa cara untuk melindungi penglihatan anda.
Kondisi Umum yang Memengaruhi Penglihatan Anda
Rabun jauh (miopia), adalah masalah penglihatan yang paling umum, terjadi ketika sinar cahaya dibiaskan sedemikian rupa sehingga gambar menjadi fokus di depan, bukan di retina, menyebabkan penglihatan kabur. Ini mempengaruhi hingga 40 persen orang dewasa di Eropa dan AS, hingga 80 persen pada populasi Asia, dan merupakan gangguan paling umum bagi anak-anak. Hal ini biasanya disebabkan oleh perubahan bentuk bola mata.
Rabun dekat (hiperopia) adalah kondisi umum lainnya yang menyebabkan seseorang dapat melihat dengan jelas hanya dari kejauhan. Kondisi ini mempengaruhi hingga 10 persen dari populasi orang dewasa AS, dan dapat disebabkan oleh bentuk kornea, penempatan dan bentuk lensa, dan panjang bola mata.
Degenerasi makula adalah degenerasi terkait usia yang menyebabkan penglihatan kabur di tengah penglihatan. Demikian pula, katarak terjadi ketika lensa mata mulai perlahan menjadi keruh, hampir seperti jendela berkabut, yang memengaruhi kemampuan seseorang untuk melakukan hal-hal seperti membaca dan mengemudi.
Seseorang dengan diabetes juga akan mengalami kehilangan penglihatan dari suatu kondisi yang disebut retinopati diabetik, yakni ketika gula dalam aliran darah mereka merusak pembuluh darah di retina mata mereka.
Enam Cara untuk Melindungi Penglihatan Anda
Makan dengan Baik untuk Nutrisi yang Tepat
Mengkonsumsi vitamin dan mineral yang tepat akan membantu memperkuat mata anda, melindunginya dari bahaya yang datang dari masalah yang dipaparkan diatas. Vitamin A, C, dan E telah disebut-sebut sebagai vitamin utama untuk melindungi mata kita. Buah dan sayuran kaya dengan vitamin esensial ini dan direkomendasikan untuk kesehatan mata.
Vitamin A dipercaya dapat melindungi kornea, serta menyediakan rhodopsin–protein di mata kita yang memberi kita kemampuan untuk melihat dalam cahaya rendah.
Vitamin C adalah antioksidan efektif yang dapat mencegah kerusakan dari “radikal bebas” dan kondisi kesehatan lainnya, sementara juga digunakan dalam pembuatan kolagen, protein yang memberi bentuk pada mata.
Vitamin E membantu mencegah stres oksidatif, yang menyebabkan kekacauan bagi tubuh dengan mengganggu keseimbangan antara antioksidan dan radikal bebas. Sebuah penelitian yang melibatkan 3.640 orang menunjukkan bahwa mengonsumsi vitamin E dan nutrisi lain dalam jumlah yang cukup memiliki risiko degenerasi makula sebesar 25%.
Sayuran seperti wortel, paprika merah, brokoli dan bayam, serta buah-buahan seperti stroberi dan buah jeruk lainnya adalah beberapa sumber utama vitamin A, C dan E. Anda juga bisa mengonsumsi makanan yang kaya omega-3 seperti salmon dan bijian rami.
Karotenoid seperti lutein dan zeaxanthin adalah nutrisi yang ditemukan di retina yang dapat diperoleh dengan mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi bermanfaat ini.
Hentikan Kebiasaan Buruk
Peningkatan paparan sinar matahari dan aktivitas yang membutuhkan penglihatan jarak jauh akan menurunkan risiko miopia. Hindari selalu berada di dalam ruangan melakukan pekerjaan jarak dekat untuk waktu yang lama. Jurnal medis Jerman menerbitkan artikel yang menyatakan bahwa ”seseorang dengan sedikit paparan sinar matahari memiliki risiko lima kali lipat terkena miopia, yang dapat meningkat hingga 16 kali lipat jika orang tersebut juga melakukan pekerjaan jarak dekat”.
Merokok tidak hanya berbahaya bagi paru-paru kita, tetapi juga dapat merusak mata. Meditasi tidak hanya meningkatkan kesehatan fisik dan mental; tetapi juga bisa menjadi terapi yang berguna untuk membantu seseorang berhenti merokok. Dengan menghilangkan stres, salah satu alasan utama rokok dinyalakan, sering bermeditasi dapat mengurangi keinginan anda untuk merokok.
Alkohol juga telah dikaitkan dengan percepatan degenerasi makula. Menghilangkan kecanduan alkohol dan zat berbahaya lainnya mungkin sulit, tetapi ada banyak sumber untuk bantuan dan dukungan yang dapat anda manfaatkan.
Lakukan dan Pertahankan Kebiasaan Sehat
Karena penglihatan kita saling berhubungan dengan bagian tubuh lainnya, menjaga tubuh kita dalam kondisi yang baik secara alami dapat memberikan keajaiban bagi kesehatan mata kita. Olahraga teratur, bahkan dalam bentuk jalan kaki setiap hari, memiliki banyak manfaat kesehatan. Berolahraga secara teratur dapat membantu menjaga kadar gula darah pada jumlah yang sehat dan mengurangi kemungkinan terkena diabetes dan kondisi kesehatan terkait lainnya, seperti retinopati diabetik.
Karena lembab dan hangat, mata rentan terhadap kuman dan bakteri. Karena kita sering menyentuh mata kita tanpa disadari, kebersihan yang baik penting untuk menjaganya tetap aman. Pemakai lensa kontak harus melakukan upaya ekstra untuk menjaga lensa tetap bersih dan didesinfeksi seperti yang diinstruksikan, dan menggantinya secara berkala seperti yang disarankan.
Bahan kimia dan proyektil tajam dapat menyebabkan kerusakan yang cepat dan serius pada mata anda. Selalu kenakan kacamata pelindung saat bekerja dengan bahan kimia atau perkakas listrik atau zat yang terbawa udara.
Paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari adalah sumber umum kerusakan mata lainnya. Memilih kacamata hitam yang menghalangi radiasi UV dari sinar matahari akan membantu mencegah kondisi seperti degenerasi makula dan katarak.
Batasi dan kelola Waktu Didepan Layar
Ancaman yang semakin umum terhadap mata adalah terlalu banyak waktu didepan layar. Apa yang dulunya terutama adalah hiburan televisi dan pekerjaan, sekarang mengikuti kita kemanapun kita pergi. Selain faktor ‘pekerjaan dekat’ yang telah disebutkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa cahaya biru dari layar gadget dapat merusak sel retina, yang menyebabkan degenerasi makula. Cahaya biru yang sama ini diketahui menekan hormon tidur melatonin, menyebabkan pola tidur terganggu dan meningkatkan ketegangan mata. Sebuah penelitian yang didanai NEI baru-baru ini menemukan bahwa mata anak-anak tampaknya menyerap lebih banyak cahaya biru dari layar daripada orang dewasa.
Untuk mengurangi kebiasaan melihat layar dalam waktu lama, ikuti aturan 20-20-20. Setiap 20 menit, berhenti menatap layar dan lihat sesuatu yang lain yang berjarak 20 kaki selama 20 detik.
Dengan cara ini, anda dapat menyeimbangkan paparan cahaya terang layar komputer anda dan menjalani periode waktu yang diatur untuk melakukan pekerjaan anda sambil memberi mata anda cukup waktu dan ruang untuk beristirahat.
Lakukan Latihan Mata
Ada sejumlah teknik yang dapat anda gunakan untuk menghilangkan stres visual, seperti menutup mata dengan telapak tangan, menutup mata dan menyorot dengan cahaya dan gerakan mata memindai. Melakukan latihan mata ini setiap hari dapat meningkatkan sirkulasi darah dan melepaskan stres yang menumpuk di mata dan membantu mencegah miopia lebih lanjut.
Kurangi Ukuran Kacamata Anda
Sementara lensa kacamata membuat dunia lebih jelas, ukurannya sering kali lebih kuat dari yang kita butuhkan, dan hanya menyebabkan kerusakan lebih lanjut. Lensa progresif dan bifokal, khususnya, melatih mata untuk memusatkan penglihatan anda, mendorong degenerasi lebih lanjut. Mintalah resep yang lebih lemah dari dokter anda untuk dipakai didalam ruangan. Sementara pandangan mungkin sedikit lebih kabur, mata anda akan lebih rileks, memungkinkan mereka untuk membaik.
Dengan menerapkan metode diatas, anda dapat memberikan mata anda cinta dan perhatian yang dibutuhkan untuk mempertahankan pandangan tentang dunia disekitar anda. (visiontimes)
Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.
Tinggal di daerah yang beriklim tropis banyak memiliki keuntungan. Selain matahari berlimpah, curah hujan yang cenderung tinggi membuat daerah tropis memiliki beragam flora dan tanaman yang hidup di sepanjang tahun. Dan tentu saja masih banyak keuntungan lainnya.
Namun, matahari yang berlimpah ternyata memiliki dampak yang tidak menguntungkan pada bangunan, jika tidak dirancang dengan baik. Teriknya matahari maupun udara yang tidak mengalir lancar di dalam rumah, akan membuat rumah cenderung menjadi lebih panas.
Namun, rupanya nenek moyang kita telah melakukan banyak upaya untuk beradaptasi dengan iklim yang panas ini. Terbukti arsitektur rumah-rumah tradisional di Indonesia telah menggunakan bahan-bahan seperti kayu dan bambu untuk menimbulkan efek dingin pada bangunan. Selain untuk keperluan konstruksi, bahan kayu dan bambu juga dipakai sebagai dinding.
Dinding dari anyaman bambu yang berpori maupun celah pada jajaran papan kayu memungkinkannya terjadi aliran udara yang menurunkan tingkat kelembaban dan suhu dalam ruangan. Penggunaan teras yang lebar juga merupakan salah satu upaya menghalangi panas langsung masuk ke dalam ruangan. Upaya lain yang diterapkan pada hampir semua rumah tradisional di Indonesia yakni dengan membuat sosoran atap jauh menjorok keluar bangunan. Dengan sosoran yang panjang, dapat berfungsi sebagai naungan untuk ruang dalam agar tidak langsung terpapar sinar matahari.
Namun demikian, dewasa ini hunian modern telah mengalami banyak perubahan. Masalah luasan lahan yang semakin terbatas, bahan material dan teknologi yang baru, juga pertumbuhan hunian yang cenderung vertikal merupakan beberapa hal yang perlu diadaptasi pada hunian modern.
Masyarakat modern menggunakan perangkat AC atau memasang kipas angin sebagai solusi tersingkat dalam mendapatkan udara sejuk di dalam rumah tinggalnya.
Namun, kedua perangkat tersebut baru dapat bekerja jika terdapat aliran listrik. Tentunya banyak orang yang mungkin menginginkan solusi yang lebih alami berkaitan penghawaan di dalam ruangan. Karena selain lebih hemat, bergantung hanya pada perangkat elektronik, akan terasa menyulitkan di saat lampu padam.
Jika Anda termasuk yang menginginkan penghawaan alami di dalam ruangan, berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat merancang sebuah bangunan, antara lain:
Secondary skin
Secara sederhana, secondary skin adalah lapisan yang ditambahkan pada sisi terluar bangunan yang berhadapan langsung dengan matahari. Fungsi dari secondary skin ini sebagai bayang-bayang pada dinding utama bangunan sehingga tidak langsung terpapar sinar matahari. Jika Anda pernah melihat tirai bambu yang dipasang di depan rumah, itu adalah salah satu secondary skin paling sederhana yang sering dilakukan masyarakat di masa lalu.
Saat ini secondary skin sudah mulai terintegrasi dalam rancangan sebuah bangunan, tidak hanya sekedar menambahkan tirai bambu. Banyak perumahan yang telah memasukkan secondary skin sebagai bagian dari rancangan fasad bangunannya.
Ventilasi udara
Perputaran udara secara bebas di dalam sebuah ruangan cukup penting dalam rumah beriklim tropis. Aliran udara yang bergerak ini membantu menyegarkan ruangan secara alami.
Salah satu cara menghadirkan sirkulasi udara di dalam rumah yakni dengan meletakkan bukaan-bukaan pada dinding yang berhadapan. Cara lain dengan membuat ruang sempit memanjang yang melorong ke atas seperti cerobong. Umumnya cara ini dapat menangkap angin karena adanya perbedaan tekanan udara di dalam dan di luar ruangan.
Taman atau kolam ikan
Membuat taman, kolam ikan, atau ruang terbuka di tengah atau belakang rumah tidak hanya berperan menyegarkan pandangan namun juga berguna untuk membantu pergerakan udara di dalam rumah.
Tanaman yang mengeluarkan oksigen atau air kolam yang menyegarkan, menciptakan iklim yang menyejukkan di sekitar area tersebut. Prinsipnya hampir sama dengan ventilasi udara. Tekanan udara di dalam ruang yang lebih tinggi daripada taman akan menghasilkan sirkulasi udara dari dalam rumah ke taman.
Langit-langit tinggi
Langit-langit ruangan yang tinggi memungkinkan udara panas terangkat ke atas, sedangkan udara dingin tetap berada di area bawah sehingga rumah terasa lebih sejuk. (ntdindonesia/averiani)
Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini
Manusia semakin tua, maka akan meninggalkan jejak ── yaitu keriput. Wang Shi Ni, seorang dermatologists mengatakan, ada banyak penyebab penuaan kulit, dan dapat dibagi menjadi 2 kategori yaitu faktor eksternal dan faktor internal.
Faktor eksternal adalah matahari, polusi, kerusakan radikal bebas, merokok, alkohol dan sebagainya; faktor internal yaitu kematian sel alami, kekurangan hormon, penuaan alami tubuh.
Jadi jika Anda ingin menunda munculnya keriput, kulit wajah perlu melakukan perawatan. Wang Shi Ni menyebut 5 faktor mungkin mempengaruhi terjadinya keriput, yaitu:
Kurangnya Kelembaban di kulit
Stratum korneum adalah lapisan terluar kulit, yang berfungsi memasok uap air kepada kulit dan untuk menyerap kelembaban dari luar tubuh, untuk menjaga kadar air yang sesuai untuk kulit. Ketika dalam proses penuaan kulit, situasi akan timbul adalah sekresi minyak dan kadar air menjadi kurang, suhu air untuk cuci muka terlalu panas, tidak pernah memakai pelembab, dll, akan membuat kulit terasa ketat, kulit dalam jangka panjang kekurangan air maka akan muncul garis-garis halus yang menyebabkan keriput.
Kebiasaan Hidup yang Buruk
Jika Anda sering begadang, kurang tidur, merokok dan kebiasaan buruk lainnya, akan menyebabkan metabolisme kulit menjadi lamban, mudah terjadi penuaan dini dan keriput, serta kurang olahraga juga menyebabkan kerusakan metabolisme kulit, wajah kehilangan kecerahan.
Terpapar Sinar Matahari
Jika berkepanjangan dalam paparan sinar matahari, dan tidak memakai perawatan dengan tabir surya yang baik, mudah menyebabkan kulit menjadi kering, menipis, dan kehilangan elastisitas kulit, maka kulit akan mengendur dan mulai timbul keriput.
Penyalahgunaan Produk Perawatan Kulit
Jika Anda menggunakan produk perawatan kulit dan kosmetik yang tidak tepat, hanya akan membahayakan kulit, tidak hanya akan merusak kulit, tetapi juga untuk mengurangi kadar air dan elastisitas kulit, maka akan timbul kerutan atau keriput.
Keadaan Emosi yang Buruk
Emosi manusia dalam kondisi yang buruk dapat menyebabkan peredaran darah tidak lancar, jika selalu dalam kondisi tidak bahagia, gugup, cemas, suasana hati akan mempengaruhi otot ekspresi wajah, maka keriput akan segera muncul.(epochtimes)
Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.