Seberapa dalam keterlibatan universitas AS dalam kemitraan penelitian dengan universitas China yang terkait Beijing?
Cary Dunst berbicara dengan Adam Savit, direktur China Policy Initiative di America First Policy Institute untuk penjelasan.
[Cary Dunst, Reporter NTD]:
“Adam, terima kasih telah bergabung, apa pendapat Anda tentang rencana Rubio mencabut visa para pelajar ini?”
[Adam Savit, Direktur China Policy Innitiative]:
“Menurutku itu bagus sekali. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Kita tahu fokusnya akan tertuju pada anggota partai PKC dan para mahasiswa yang terlibat dalam bidang-bidang penting. Hal itu dapat mencakup bidang-bidang seperti AI, robotik, komputasi kuantum, bidang-bidang sensitif yang masuk ke dalam kompleks pertahanan kita dan juga yang masuk ke dalam kompleks industri pertahanan China. Dan sayangnya, saya ingin menyoroti laporan oleh komite DPR tentang PKC yang menunjukkan bahwa hal-hal ini tidak disembunyikan. Telah ada universitas negeri kita yang melakukan penelitian terbuka dengan universitas-universitas di PKC yang secara langsung berperan dalam rencana penelitian Tentara Pembebasan Rakyat. Sejak laporan itu, beberapa telah ditutup, misalnya Michigan serta UC Berkeley. Telah ada mahasiswa perorangan yang dikeluarkan, tetapi aspek yang paling besar adalah ada keseluruhan lembaga yang terlibat pada hal ini.”
[Cary Dunst, Reporter NTD]:
“Tidak ada yang tahu bagaimana hal ini akan dilakukan, tetapi Anda menyebutkan unsur-unsur perang PKC yang tak terbatas, dan media kami termasuk yang terdepan dalam melaporkannya. Anda mengeluarkan mahasiswa anggota PKC dan yang belajar bidang-bidang krusial, tapi Anda tidak akan bisa benar-benar menjadi yang terdepan dalam lingkungan sosial di China jika Anda bukan anggota PKC. Dan mereka semua mempelajari teknik dan bidang-bidang penting. Ada banyak sekali yang datang melalui pendaftaran dan pemerintah China memberi begitu banyak sumbangan ke banyak universitas elit ini. Bagaimana cara Anda merubah haluan, seperti apa bentuknya?”
[Adam Savit, Direktur China Policy Innitiative]:
“Itu poin yang bagus. Tentu saja. Bagi pemerintah China, tujuan utama kehadiran para mahasiswa ini adalah untuk terlibat dalam penelitian penting tersebut. Sekarang, berdasarkan undang-undang intelijen mereka, saat pulang, kadang mereka akan membuat ulang penelitian seperti yang mereka lakukan di AS, hingga PKC dapat memperoleh informasinya, atau berdasarkan undang-undang tersebut, pekerjaan yang dilakukan mahasiswa pascasarjana dan peneliti akan disaring untuk diambil informasinya saat mereka pulang. Kapanpun kita mendapatkan mekanisme itu, bisa dari Deplu atau DHS, jika kita bisa mendapatkan mekanismenya, kita akan tahu berapa banyak sebenarnya dari mahasiswa itu yang adalah anggota langsung dan berkomunikasi dengan PKC. Secara keseluruhan, bagian tragisnya adalah yang kita bicarakan adalah sekitar 277,000 pelajar China di AS tahun ini. Saya ingin berkata mungkin sebagian dari mereka tidak punya niat jahat. Mereka hanya orang-orang yang ingin maju, ingin belajar, ingin mewujudkan karier sendiri, tapi struktur PKC membuatnya mustahil untuk mengizinkan mereka belajar disini tanpa disaring. Ini akan jadi menarik. Pertama, akan sangat bagus karena akan ada penyaringan pelaku kejahatan, melihat berapa persen dari mereka yang berafiliasi dengan PKC dan berapa persen yang terlibat dalam area penelitian krusial.”
Ratusan ribu warga negara China tengah menuntut ilmu di AS, namun kini beberapa mungkin harus pulang. Menlu AS, Marco Rubio berkata AS akan mulai mencabut visa bagi pelajar China, terutama yang berkoneksi dengan Partai Komunis China. Simak selengkapnya.
Menlu AS Rubio mengumumkan di akun X-nya bahwa pencabutan visa akan berlaku bagi pelajar China, termasuk yang berafiliasi dengan PKC atau mengambil jurusan di bidang krusial.
Deplu AS berkata pihaknya akan bekerja sama dengan Lembaga Keamanan Dalam Negeri untuk mencabut visa secara intensif. Deplu berkata China memantau dan memobilisasi para mahasiswa melalui Asosiasi Pelajar dan Cendekiawan China, atau CSSA.
Beberapa cabang CSSA di AS telah secara terbuka mengakui bahwa mereka diarahkan, didukung, atau dibiayai oleh konsulat China. Para mahasiswa ini berusaha menginterupsi acara atau pidato HAM yang diselenggarakan para pembelot PKC.
FBI memperingatkan di situs webnya bahwa PKC menggunakan mahasiswa dan peneliti pascasarjana dalam bidang teknik, sains, dan matematika untuk mengumpulkan kekayaan intelektual, dan menyebut PKC sebagai pencuri IP yang handal.
Lembaga itu memperkirakan kerugian tahunan yang diderita AS mencapai 600 miliar dolar akibat pencurian IP, barang palsu, dan perangkat lunak bajakan.
Pengumuman Rubio muncul dua bulan setelah komisi DPR dari Partai Republik memperkenalkan RUU Penghentian Visa PKC tahun 2025, yang akan melarang warga negara China menerima visa pelajar dengan alasan ancaman keamanan nasional.
Anggota Kongres Riley Moore mengatakan sekitar 300.000 pelajar China datang ke AS setiap tahunnya. Moore berkata UU intelijen nasional PKC tahun 2017 mengharuskan semua organisasi dan warga negara China untuk mendukung, membantu, dan bekerja sama dengan pekerjaan intelijen negara baik di dalam maupun luar negeri.
AS juga akan memberlakukan larangan visa bagi warga negara asing yang dianggap menyensor warga Amerika.
Menlu Rubio mengatakan tidak dapat diterima jika pejabat asing mengancam surat perintah penangkapan atas unggahan media sosial yang dibuat di tanah AS. Ia juga mengatakan tidak dapat diterima jika pejabat asing menuntut platform teknologi Amerika mengadopsi kebijakan moderasi konten global atau terlibat dalam aktivitas penyensoran yang menjangkau Amerika Serikat.
Selama bertahun-tahun, banyak pejabat PKC mengirim anak-anak mereka ke universitas-universitas di AS. Putri Xi Jinping misalnya, kuliah di Harvard dengan nama samaran. Hanya beberapa administrator dan profesor yang mengetahui identitas aslinya sebelum dia lulus pada 2014.
Tokoh terkenal lain adalah Liu He, pejabat tinggi dan ekonom PKC yang menjabat sebagai wakil perdana menteri China, juga pernah studi di Harvard sebelum memimpin negosiasi perdagangan China dengan Presiden Trump selama masa jabatan pertamanya.
Hari Kamis, Kemenlu China mengecam aturan visa baru AS dan meluncurkan protes resmi terhadap Washington.
Sementara itu, kekhawatiran akan mahasiswa China yang belajar di AS meningkat setelah beberapa kasus hukum pada 2020.
Seorang mantan mahasiswa Universitas Boston yang mengikuti program pertukaran pelajar didakwa menyembunyikan latar belakang militernya pada aplikasi visanya. Ia dilaporkan memiliki koneksi luas dengan militer China, mengirim dokumen AS ke China dan mengumpulkan intelijen militer.
Pada 2024, lima orang mahasiswa China di Universitas Michigan didakwa setelah menyesatkan penyelidik tentang perjalanan mereka ke lokasi militer terpencil.
Di tahun yang sama, seorang warga negara China lainnya ditangkap di California dengan dugaan mengirim barang-barang militer ke Korea Utara dan melewati batas masa berlaku visa pelajarnya.
Beberapa insiden diatas telah memicu kekhawatiran dan membuat pemerintah pusat mengetatkan peraturan pada pelajar China yang studi di AS.
Hari Selasa pejabat Trump berkata pemerintah siap membatalkan kontrak senilai 100 juta dolar dengan Universitas Harvard.
Deplu AS meminta kedutaan dan konsulatnya untuk menghentikan sementara semua pengajuan visa pelajar baru. Simak selengkapnya.
Sehari setelah Presiden Trump mengancam membatalkan dana hibah 3 miliar dolar untuk Harvard, media melaporkan kemungkinan pembatalan kontrak senilai 100 juta dolar.
Laporan berkata Harvard akan menerima surat terkait pembatalan yang tertunda, dan bahwa Administrasi Layanan Umum akan meminta lembaga pemerintah pusat mengidentifikasi kontrak yang tersisa dengan Harvard. Selanjutnya lembaga akan menentukan kontrak-kontrak itu dibatalkan atau dialihkan.
Presiden Trump diperkirakan akan meminta lembaga pemerintah mencari vendor baru terkait dana hibah ini. Deplu AS juga telah menginstruksikan kedutaan besar dan konsulat AS di seluruh dunia menghentikan sementara pengajuan visa pelajar.
Perintah tersebut dikirimkan oleh Departemen Pertahanan AS melalui telegram diplomatik, ditandatangani oleh Menlu Marco Rubio. Pernyataan menyebutkan para pejabat sedang meninjau dan mengembangkan cara menyeleksi dan memeriksa data pelamar visa, termasuk meninjau akun media sosial mereka.
Jubir Deplu Tammy Bruce menyampaikan beberapa hal terkait keputusan visa pelajar.
[Tammy Bruce, Juru Bicara Departemen Luar Negeri]:
“Kami menganggapi dengan serius seluruh proses pemeriksaan pada siapa saja yang masuk ke negara ini dan akan terus melakukannya. Kami akan terus memeriksa dan terus berminat. Terlepas apakah pelajar atau turis yang butuh visa atau siapa pun Anda, kami akan memeriksa Anda. Saya pikir mengapa itu terjadi? Tampaknya ini menjadi hal yang kontroversial. Tapi seharusnya tidak demikian. Setiap negara harus menganggap serius dan memeriksa siapa saja yang masuk. Jadi, jika Anda akan mengajukan visa, taati proses dan langkah-langkahnya, dan bersiaplah untuk diperiksa dan kami akan menindaklanjuti.”
Bruce menolak berkomentar pada laporan pemerintah yang akan memperluas pemeriksaan medsos.
Langkah terbaru departemen adalah bagian dari upaya pemerintah yang untuk memblokir atau mencegah perilaku anti-Semit di kampus-kampus, dimana pemegang visa pelajar dan greencard dapat dideportasi jika terlibat.
Departemen berkata tindakan itu adalah ancaman pada kebijakan luar negeri AS, dan menuduh mereka pro-Hamas. Namun kritik berkata ini adalah serangan pada kebebasan berbicara.
Pemerintah juga mengambil tindakan untuk mencegah mahasiswa-mahasiswa asing mendaftar di Harvard, walau janji temu visa pelajar yang telah dijadwalkan masih akan berlaku.
Terkurung di rumah akibat dari pandemi virus PKT, orang-orang melakukan berbagai langkah untuk menjaga kesehatan mereka secara keseluruhan dan menjaga kecemasan tetap terkendali. Salah satunya adalah dengan latihan meditasi Falun Dafa.
Sukarelawan untuk latihan ini menyebutnya “penawar untuk mengatasi stres” dan telah menawarkan lokakarya online gratis sejak beberapa bulan terakhir.
Falun Dafa, atau Falun Gong, adalah disiplin spiritual yang terdiri dari lima perangkat latihan, termasuk meditasi dan ajaran moral berdasarkan prinsip Sejati, Baik dan Sabar. Diperkenalkan ke publik pada tahun 1992, latihan ini diikuti lebih dari 70 juta orang di China pada akhir 1990-an, karena manfaat kesehatannya yang sangat diakui, baik spiritual maupun fisik.
Saat ini, Falun Dafa dipraktikkan di seluruh dunia oleh lebih dari 100 juta orang dari semua lapisan masyarakat.
Praktisi Falun Dafa bermeditasi di Central Park, New York pada 10 Mei 2014. (Dai Bing / The Epoch Times).
Memanfaatkan Platform Online
Sejak 2017, Anne Yang dan sekelompok sukarelawan di Amerika Serikat telah menjalankan lokakarya meditasi Falun Dafa secara gratis di ruang publik, seperti di pusat komunitas dan perpustakaan umum. Namun, dengan merebaknya virus PKT (Partai Komunis Tiongkok), yang umumnya dikenal sebagai covid-19, pengenalan ini dilanjutkan sebagai kelas online.
Yang, yang berasal dari Virginia, memberi tahu The Epoch Times melalui email bahwa dia telah memposting informasi tentang lokakarya mingguan atau bulanan di Eventbrite, situs web manajemen acara yang berbasis di AS.
Dengan virus PKT menyebar ke seluruh dunia, setiap bagian dunia telah terpengaruh oleh diberlakukannya “lockdown” dan pembatasan ketat untuk mengekang penyebaran epidemi. Meskipun hal ini telah mengganggu tempat latihan tatap muka reguler di taman dan pusat komunitas, hal itu tidak menghentikan orang-orang untuk belajar Falun Dafa. Dengan lokakarya yang dijalankan secara online, Yang menemukan bahwa tidak hanya peserta lokal yang berpartisipasi, tetapi bahkan internasional.
“Setelah kami pindah ke online, ada juga orang yang hadir dari negara lain, seperti Spanyol”, kata Yang.
Sementara itu, di Australia, seorang pengusaha berusia 29 tahun yang telah berlatih Falun Dafa sejak 2009 memutuskan untuk menjalankan kelas online melalui sesi Facebook Live. Amy Duncan, yang dulunya menderita kecemasan sebelum mulai mempelajari Falun Dafa, mengatakan bahwa karena COVID-19, dia tidak dapat melakukan sesi tatap muka, maka dia memilih kelas online.
“Saya ingin memberi kesempatan kepada orang-orang yang mungkin tertarik mempelajari Falun Dafa untuk mendapatkan manfaat dari latihan seperti yang telah saya peroleh”, kata Duncan.
Di India, pengikut Falun Dafa telah mengadakan sesi lokakarya online langsung menggunakan aplikasi konferensi video sejak negara itu di “lockdown” pada akhir Maret.
“Saya menemukan aplikasi konferensi video sebagai cara yang nyaman untuk terhubung dengan orang-orang yang tertarik untuk mempelajari latihan”, kata Archana Thakeria, koordinator lokakarya di India.
Meskipun “lockdown” telah mencegah orang untuk bertemu secara langsung, Thakeria menemukan bahwa itu juga merupakan berkah terselubung karena seluruh situasi “membuka cara baru untuk bertemu melalui platform online dan mempelajari hal-hal baru”. Dia mengatakan penggunaan teknologi juga memungkinkan dia dan praktisi Falun Dafa lainnya untuk bekerja sama secara efektif, “terlepas dari jarak diantara mereka”.
Kelas Meditasi
Duncan telah menyelenggarakan lokakarya seorang diri dengan melakukan lima perangkat gerakan dalam lima hari berturut-turut. Dia mempromosikan lokakarya itu di halaman Facebook pribadinya dan juga di grup Facebook bernama “Meditasi Bersama Selama Karantina”, yang dibuat sekitar waktu ketika wabah virus dimulai.
Mengadakan sesi pelatihan langsung, Thakeria, yang bertanggung jawab mengatur sesi latihan, dibantu oleh Sumaya Hazarika, seorang model dan pengikut Falun Dafa.
Berdasarkan gaya hidup profesionalnya, Hazarika mengatakan dia sangat memahami betapa sulitnya periode isolasi saat ini bagi orang-orang yang terjebak di rumah untuk jangka waktu yang lama. Model busana, yang telah muncul dalam pemotretan editorial untuk majalah mode seperti Harper’s Bazaar dan Vogue, dengan cepat terjun untuk membantu dan kemudian menemukan bahwa itu juga menguntungkan dirinya.
“Latihan meditasi Falun Dafa benar-benar penangkal untuk mengatasi stres dan kecemasan”, kata Hazarika. “Banyak orang ingin tahu tentang asal-usul Falun Dafa, karena tidak ada yang pernah mendengarnya. Banyak juga dari mereka yang penasaran dengan postur dan alasan di baliknya”.
Di India, lokakarya khusus diselenggarakan untuk remaja dan anak-anak; kelas untuk anak-anak disesuaikan dengan memperhatikan minat mereka.
“Kami melakukan beberapa hal menarik seperti mengajarkan origami lotus kertas dan menceritakan dongeng lotus kepada anak-anak untuk mengajari mereka pentingnya nilai-nilai moral”, kata Thakeria, seraya menambahkan bahwa anak-anak menyukai lokakarya dan beberapa bahkan meminta orang tua mereka untuk bergabung.
Anak-anak mempelajari perangkat latihan gerakan kedua melalui aplikasi konferensi video.
Shreya, seorang gadis berusia 12 tahun dari Karnataka, sebuah negara bagian di barat daya India, memutuskan untuk mengikuti lokakarya setelah mendengar dari pamannya yang telah memperoleh manfaat dari mempelajari latihan tersebut. Sejak mempelajari latihan, Shreya telah melakukannya secara teratur dan merasa “sangat bermanfaat”.
“Pikiranku tenang dan damai”, kata Shreya.
Seorang wakil kepala sekolah Montessori di Kathmandu, Nepal, memiliki pengalaman serupa. Kalpana Lohani, usia 32 tahun, yang kebetulan melihat postingan terkait Falun Dafa di timeline Facebook-nya suatu hari, ingin tahu tentang latihan tersebut dan memutuskan untuk segera mendaftar ke lokakarya.
“Saya merasa luar biasa dan beruntung mengetahui hal ini”, kata Lohani. “Sekarang, saya melakukan kelima perangkat latihan setiap pagi. Saya merasa baik, tenang, dan damai. Saya tidur lebih nyenyak”.
Sementara itu, sesi online Duncan dihadiri rata-rata sekitar 25 orang setiap kali, sebagian besar terdiri dari pemula atau mereka yang belum pernah mendengar tentang Falun Dafa; dia mengatakan para hadirin merasakan perbedaannya.
“Mereka merasakan energi dari berlatih latihan Falun Dafa, dan seorang wanita lain menyebutkan bahwa dia merasa sembuh dari arthritisnya”, kata Duncan.
Meskipun sesi online terutama difokuskan pada pengajaran gerakan, para sukarelawan juga memberikan informasi dan bahan tambahan kepada peserta agar mereka dapat terus belajar di rumah. Ada juga pembimbing yang melakukan followup kepada peserta setelah lokakarya.
“Setelah menghadiri lokakarya online, beberapa peserta ingin mempelajari latihan Falun Dafa secara teratur. Bagi mereka, kami berpikir untuk mengatur latihan online setiap hari”, kata Yuvraj Telang, seorang sukarelawan yang diminta oleh Thakeria untuk membantu melakukan tindak lanjut.
Terlepas dari apakah lokakarya akan dilakukan secara langsung seperti sebelum pandemi atau dilakukan secara online seperti sekarang, para relawan ini berharap mereka yang mempelajarinya akan mendapat manfaat selama masa-masa yang tidak pasti ini.
“Saya memperoleh wawasan tentang makna keberadaan, dan sekarang lebih memahami cara terbaik mengarahkan hidup saya”, kata Duncan, menambahkan bahwa dia pernah ingin “memperbaiki dunia”, tetapi kemudian menyadari bahwa dia telah menempuh jalan yang salah .
“Saya menyadari bahwa sebelum saya dapat memperbaiki dunia, saya perlu memperbaiki diri, dan satu-satunya hal yang benar-benar merupakan tanggung jawab saya dan dapat saya kendalikan adalah diri saya sendiri”, kata Duncan.
“Hal terpenting yang harus saya lakukan adalah fokus pada perilaku dan karakter saya sendiri dan menjadi pengaruh positif bagi orang-orang di sekitar saya”, tambahnya.
Bagaimana kita yang di Indonesia mau ikut? Kebetulan, besok praktisi Falun Dafa Indonesia juga akan mengadakan workhsop online untuk pengenalan Falun Dafa yang bisa diikuti dari rumah, bebas biaya:
Di saat seperti ini, menjaga kesehatan adalah prioritas kita, selain tentunya menerapkan protokol kesehatan jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan. Nah, sebenarnya ada satu cara efektif yang dapat meningkatkan imunitas tubuh kita yaitu latihan Falun Dafa, yang telah banyak membawa manfaat bagi jutaan orang di seluruh dunia, tidak hanya dari sisi kesehatan fisik namun juga berdampak positif pada pikiran sehingga terlepas dari tekanan stress. Latihan ini membuka saluran energi tubuh sehingga energi yang bersirkulasi akan senantiasa memurnikan tubuh 24 jam. Terlebih lagi, latihan ini dapat dipelajari dan dilakukan sendiri di rumah, atau bersama teman-teman praktisi yang siap membantu kita. Tertarik mencoba? Silakan catat tanggal dan waktunya:
Anda mungkin pernah membaca bahwa meditasi itu baik untuk Anda. Tetapi apakah Anda tahu persis bagaimana meditasi dapat membantu Anda? Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa meditasi dapat memberikan efek fisik dan mental yang positif pada seseorang. Berikut adalah lima manfaat yang dapat Anda nikmati dengan bermeditasi secara teratur.
Keteraturan Diri yang Lebih Baik
Sebuah penelitian mengamati otak biksu Tibet yang memiliki sekitar 15 tahun pengalaman meditasi. Peneliti menggunakan Teknik EEG untuk mengukur aktivitas otak mereka. Hasilnya kemudian dibandingkan dengan penduduk lokal Tibet yang tidak pernah bermeditasi. Para peneliti menemukan bahwa meditasi jangka panjang mengurangi aktivitas di jaringan otak di area seperti korteks cingulate posterior dan korteks prefrontal medial. Para biksu yang bermeditasi dalam waktu lama ternyata mengalami penurunan terbesar dalam aktivitas jaringan.
“Tampaknya semakin lama Anda melakukan meditasi, semakin baik otak Anda dalam mengatur diri … Anda tidak perlu mengonsumsi banyak energi saat istirahat dan Anda dapat dengan lebih mudah membuat diri Anda lebih rileks,” kata seorang peneliti, seperti dilansir Brain Facts. Para peneliti mencatat bahwa orang dapat mengoptimalkan sumber daya otak mereka begitu mereka mulai bermeditasi secara teratur.
Kontrol Rasa Sakit
Beberapa dokter merekomendasikan meditasi sebagai bagian dari program manajemen rasa sakit pasien. Sebuah penelitian baru-baru ini terhadap 6.400 orang menemukan bahwa meditasi meredakan rasa sakit pada orang yang menderita nyeri akut, kronis, atau pasca operasi. Nah, ini bukan berarti rasa sakitnya akan hilang sama sekali. Rasa sakit pasti akan ada. Tetapi meditasi akan memungkinkan Anda untuk menghadapinya dengan lebih baik.
Meningkatkan Fokus dan Kemampuan Belajar
Jika Anda kesulitan fokus pada tugas-tugas Anda, meditasi mungkin merupakan solusi yang tepat untuk masalah Anda. Pada 2016, para peneliti dari Carnegie Mellon University mempelajari 35 pengangguran yang mencari pekerjaan. Mereka dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama menjalani program relaksasi 3 hari dengan meditasi kesadaran. Kelompok kedua hanya mengikuti program relaksasi. Tidak ada pelatihan meditasi yang diberikan kepada mereka.
Pemindaian otak para peserta menunjukkan bahwa mereka yang bermeditasi memiliki konektivitas yang lebih tinggi di bagian otak yang mengatur fokus. Sebuah studi Harvard tahun 2011 mengamati pemindaian otak 17 orang sebelum dan sesudah mereka berpartisipasi dalam program meditasi yang berlangsung selama 8 minggu. Ditemukan bahwa subjek memiliki materi abu-abu yang lebih tinggi di wilayah otak yang berhubungan dengan memori, regulasi emosional, dan pembelajaran.
Menunda Penuaan Otak
Sebuah penelitian jangka panjang terhadap seorang biksu Buddha telah menunjukkan bahwa meditasi memiliki kekuatan untuk menunda penuaan otak. Penelitian dilakukan selama 18 tahun. Pemindaian otak biksu pertama kali adalah ketika dia berusia 27 tahun dan telah bermeditasi selama sembilan tahun. Terakhir kali dia dipindai adalah ketika dia berusia 41 tahun. Namun, para ilmuwan menemukan bahwa usia otak hanya 33, 8 tahun lebih muda dari usia aslinya. Jika efek semacam itu terakumulasi selama periode waktu tertentu, manfaat total meditasi bagi kesehatan manusia akan sangat besar.
Stres Berkurang
Stres merupakan faktor besar dalam kehidupan modern. Meditasi teratur terbukti sangat efektif dalam mengurangi stres. Meditasi kesadaran memiliki kemampuan untuk mengurangi tingkat hormon stres yang disebut kortisol. Bagi Anda yang tertarik untuk melakukan meditasi.(eva/visiontimes)
Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.
Falun Gong disebut juga Falun Dafa merupakan metode kultivasi (melalui pengolahan jiwa dan perombakan sifat menuju kesempurnaan) tingkat tinggi yang diajarkan oleh Mr. Li Hongzhi (baca: Li Hungze), dengan “Sejati – Baik – Sabar”, karakter tertinggi alam semesta sebagai pedoman, sekaligus berkultivasi jiwa dan raga.
Berkultivasi jiwa berarti berkultivasi “sifat dan hati”, dengan “Sejati – Baik – Sabar” sebagai pedoman kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan kualitas moral kultivator; berkultivasi “raga” bermakna melalui 5 perangkat latihan untuk menghalau penyakit dan menyehatkan tubuh serta memelihara kesehatan sehingga panjang umur.
Sejak Falun Dafa dipublikasikan ke masyarakat pada bulan Mei 1992, telah menyedot jutaan para peminatnya di seluruh dunia. Tua-muda, laki-perempuan, dari suku-bangsa apapun, asalkan dengan teguh berkultivasi hati dan menempa diri semuanya telah memperoleh manfaat luar biasa. Hingga kini Falun Dafa telah tersebar di 110 lebih negara dan wilayah dan memperoleh rasa hormat serta simpati dari rakyat di berbagai belahan dunia.
Pada 1998,telah diadakan survei medis awal terhadap para praktisi Falun Gong di tempat latihan lokal. Hasil akhir menunjukkan: Para praktisi yang sebelumnya mengidap penyakit telah sembuh dan tingkat pemulihan kesehatan secara mendasar mencapai 70% lebih, sedangkan efektifitas penghalauan penyakit dan penyehatan tubuh mencapai 98% lebih.
Mengapa Falun Gong mempunyai efektifitas yang sedemikian bagus? Dari prinsip penyembuhan penyakit ala kedokteran tradisional Tiongkok, tidaklah sulit untuk memahami mujizat Falun Gong dalam hal penghalauan penyakit dan menyehatkan tubuh ini.
Kedokteran tradisional Tiongkok beranggapan: orang bisa sakit dikarenakan 3 hal, yakni faktor dari luar, faktor dari dalam, dan faktor bukan dari luar maupun dalam. Faktor dari luar ialah: angin, hawa dingin, hawa panas, lembab, kering, api/panas; faktor dari dalam ialah 7 Qing (perasaan atau emosi) yakni: gembira, marah, cemas, kepikiran, sedih, takut, dan terkejut; yang termasuk faktor bukan dari luar atau dalam ialah: makanan dan kebiasaan gaya hidup.
Kedokteran Tiongkok beranggapan ketika kondisi tubuh seseorang yang tentram dan damai terganggu, maka bakteri dan virus yang berada di dalam tubuh manusia dapat berubah menjadi faktor penyebab penyakit (patogen).
Pemikiran mendasar kedokteran Tiongkok ialah: di saat hati dan tubuh Anda berada dalam kondisi tentram dan damai, pada kondisi yang bagus ini, hakikatnya manusia masih bisa hidup berdampingan secara damai dengan bakteri dan virus. Namun ketika tubuh seseorang mengalami gangguan dari luar oleh angin-dingin-panas-lembab-kering-api, dan dari dalam hatinya mengalami gangguan rasa gembira-murka-cemas-kepikiran-takut-terkejut, maka kondisi prima dari tubuh manusia tersebut telah dirusak.Saat itu bakteri dan virus dapat menemukan lingkungan dalam tubuh yang memungkinkannya berkembang-biak. Berawal dari sini bakteri dan virus berubah menjadi faktor patogen.
Pengobatan tradisional Tiongkok bukan menangani gejala penyakit yang timbul melainkan benar-benar menyembuhkan manusianya melalui resep herbal yang direbus bersama. Dengan kata lain memanfaatkan sifat alami obat herbal (baik dingin, panas, pedas dll) untuk mengoreksi kecenderungan tubuh seseorang. Dengan mengoreksi kondisi internal tubuh yang terganggu, maka faktor penyebab penyakit tidak lagi menemukan kondisi ideal untuk berkembang biak.
Bersamaan dengan penanganan melalui ramuan herbal dan tusuk jarum, dalam terapinya, sinshe tradisional Tiongkok menambahkan penyelarasan terhadap sisi spiritual manusia.
Pertama-tama, sinshe mengingatkan pasien harus mengendalikan nafsu keinginan diri sendiri. Menurut teori ilmu kedokteran Tiongkok, nafsu keinginan dapat melukai sari pati Yin seseorang, sehingga mengakibatkan bermacam-macam penyakit. Dari titik tolak inilah timbul beraneka ragam penyakit. Misalnya diabetes, stroke, uremia, patah tulang dan sebagainya.
Kedua, sesuai dengan pedoman perilaku seorang manusia oleh Konfusius yakni: “Kebajikan, kebenaran, kesopanan, kebijaksanaan dan kepercayaan”. Karakter seseorang mutlak harus diperbaiki. Dimulai dari berbakti kepada orang tua. Tubuh manusia bagaikan sebuah alam semesta kecil, langit mempunyai 5 Qi (energi vital) dan bumi mempunyai 5 unsur (tanah, air, api, kayu, logam), maka manusia juga memiliki 5 sifat mulia: “Kebajikan, kebenaran, kesopanan, kebijaksanaan dan kepercayaan” ini saling berpadanan dengan lima organ dalam tubuh manusia. Dengan lain kata jika dalam melakukan sesuatu tidak disesuaikan dengan lima hal tersebut maka sistem organ dalam tubuh manusia dapat muncul penyakit yang sepadan.
Diantaranya, kebajikan (Ren仁) berpadanan dengan sistem organ hati, yang merupakan unsur kayu dari lima unsur, berpadanan dengan musim semi. Berpadanan dengan kondisi psikologis seseorang yakni mengasihi sesama manusia. Sama dengan welas asih dan ramah serta bisa berempati terhadap orang lain.
Langit memiliki rahmat mencintai ‘kehidupan’, yang dimaksud dengan ‘kehidupan’ di sini ialah mengasihi manusia atau disebut kebajikan. Maka, pada hakekatnya pemeliharaan kesehatan ialah pengasuhan hati yang penuh kebajikan. Berbuat kebajikan dapat menyehatkan hati, orang yang bertindak secara bajik, sirkulasi darah hati mengalir lancar, Qi-meridian pun dalam kondisi prima, maka tentu saja panjang umur.
Contoh lain, orang yang rabun jauh (Myopia), kebanyakan berkarakter keras, mau menang sendiri dan tidak rela kekurangan diri sendiri dikatakan orang lain, “lebih baik tubuh mengalami penderitaan daripada muka memerah dikritik orang.” Mengerjakan sesuatu berusaha sekuat tenaga melebihi orang lain. Orang semacam ini terlalu mengutamakan perasaan sendiri, maka ia tidak mudah menyelami apa yang dirasakan orang lain. Ia akan kekurangan rasa kasih terhadap orang lain, mudah menimbulkan ego dan tidak dapat berbakti kepada orang tua secara maksimal. Karena itulah pada umumnya meridian hatinya mudah terluka. Berhubung mata adalah cermin dari organ hati, maka orang semacam ini mudah terkena penyakit rabun.
“Yi atau kebenaran” berpadanan dengan Qi paru-paru. Yi juga berpadanan dengan saripati, yang di dalam kebudayaan tradisional Tiongkok kuno, saripati bermakna mengumpulkan, adalah musim gugur. Sedangkan pada musim gugur daun-daun betebaran dimana-mana, langit dan bumi dipenuhi oleh Qi pembasmi, maka dikatakan orang yang Qi-nya luar biasa subur, Qi pembasminya juga luar biasa berat. Diterjemahkan dengan bahasa modern, orang tersebut sangat suka mengorek kelemahan orang lain. Ia akan sangat mudah terkena penyakit yang berhubungan dengan unsur logam, terkena penyakit dalam bidang saluran paru-paru.
Api berpadanan dengan “Li atau tata susila”, padanannya dengan musim kemarau dan dengan organ jantung. Padanan sopan santun ialah ketertiban yang paling tepat dari interaksi antar manusia. Seseorang dalam melakukan sesuatu dengan hati lurus, respek terhadap orang tua dan mencintai anak-anak, santun serta berkepribadian, sangat memperhatikan sopan-santun, kebenaran, kejujuran dan tahu rasa malu, maka Qi lurus itu bisa melindungi jantung orang tersebut, jika sebaliknya akan dapat melukai jantung. Kondisi alami dari jantung ialah pro aktif, terbuka dan terus terang, maka apakah kondisi tidak alami dari jantung? Salah satu dari kondisi paling tidak alami ialah dendam, dendam itu paling melukai jantung, bila Anda sering mendendam terhadap orang lain, maka bisa menyebabkan hati kalut dan jantung berdebar, selain itu masih ada penyakit jantung koroner dan lain.
“Zhi atau kebijaksanaan” berpadanan dengan organ ginjal. Jika seseorang hendak memiliki kebijaksanaan, nomor satu ia harus rendah hati, yakni dapat menerima pendapat orang lain. Dengan kata lain, mau mendengarkan pendapat orang lain akan kian jelas, maka itu telinga adalah cermin dari organ ginjal, ini logis. Qi ginjal seseorang penuh, maka telinganya dapat dengan mudah mendengarkan nasehat orang lain, orang dengan Qi ginjal penuh juga memiliki kebijaksanaan. Seseorang yang dapat mendengar nasehat orang lain, organ telinga telah berfungsi lancar, maka Qi ginjal penuh, dengan demikian tentu saja akan memiliki kebijaksanaan.
Lambung dan usus berpadanan dengan “Xin atau kepercayaan (dapat dipercaya)”. Termasuk unsur tanah. Dalam 4 musim ia berpadanan dengan musim kemarau panjang, yakni periode antara musim kemarau dan musim gugur, kondisi waktu itu ialah saatnya semua makhluk mengalami perkembang-biakan. Artinya ialah seluruh perkembangan permasalahan, melambung maupun tenggelam tergantung dari ketulusan-hati seseorang. Kondisi tubuh juga demikian, seseorang yang tulus dan jujur, tenaga aksinya luar biasa kuat dan di dalam benaknya selalu tidak memperhitungkan untung-rugi, maka pencernakan lambung dan ususnya juga luar biasa baik. Sebaliknya, orang yang sering memperhitungkan untung-rugi, biasanya pencernaannya tidak baik.
Itulah mengapa kedokteran Tiongkok beranggapan ketika seseorang telah menjalankan prinsip “ kebajikan, kebenaran, kesopanan, kebijaksanaan, kepercayaan”, setelah memulihkan 5 macam kondisi normal kejiwaan ini, maka kondisi fisiologisnya juga akan pulih normal, tentu akan memperoleh kesehatan. Itulah yang disebut dari spirit hingga materi telah mencapai kondisi kemanunggalan antara langit dan manusia.”
Teori-teori TCM (Traditional Chinese Medicine atau Kedokteran Tradisional Tiongkok) yang disebut diatas dapat mengilhami pemahaman kita terhadap Falun Gong. Sesungguhnya kultivasi yang dijalankan Falun Gong dengan cara yang lebih optimal dapat menyelesaikan 3 buah penyebab terjadinya sakit di dalam teori TCM. Pertama-tama, berkultivasi Falun Gong adalah memperbaiki terus menerus karakter (sifat-jiwa) seseorang. Kultivator dituntut di dalam kehidupan dan pekerjaan, di dalam perselisihan antar manusia, bisa memandang hambar aneka hawa nafsu serta berbagai hasrat, tak henti-hentinya mematut diri sendiri dengan ketat, untuk pada akhirnya dapat melepasnya secara keseluruhan.
Di hadapan daya pikat nama-kepentingan-perasaan, tidak saling berebut dengan orang lain. Di dalam ucapan dan tindakan, di dalam setiap kejap pikiran dan batin, hapuskan hasrat dan tuntutan serta berbagai suasana hati negatif yang diakibatkan oleh semuanya ini. Dikala kepentingan diri sendiri dirugikan, bisakah hati tidak tergerak, termasuk tidak menggerakkan suasana hati negatif seperti yang disebutkan oleh para dokter TCM; dapatkah hati tidak tergerak di dalam intrik antar manusia; dapatkah manakala sahabat atau kerabat mengalami penderitaan, menyikapinya dengan benar dan hati tidak terhanyut. Dengan sungguh hati pada akhirnya mencapai penghambaran ketenaran dan keberuntungan, dapat berpikir terbuka serta bermoralitas tinggi.
Di dalam kitab kuno Kaisar Kuning disebutkan, jika dapat mempertahankan kejernihan dan kebeningan berpikir, tanpa beban akan tuntutan dan hasrat, Qi (bentuk awal eksistensi energi) murni tersimpan baik di dalam tubuh dan spirit terjaga secara internal serta tidak terhambur percuma, dengan demikian, dari manakah penyakit mau menyerang? Para praktisi Falun Gong sejak awal berkultivasi sudah dituntut melakukan hal-hal seperti itu bahkan taraf yang lebih tinggi. Itulah mengapa dari penyebab terkena penyakit sesuai teori TCM, para praktisi dapat secara keseluruhan mencabut kondisi yang dibutuhkan oleh bakteri dan virus untuk menjadi faktor penyebab penyakit.
Di dalam terapi penyembuhan secara spiritual oleh dokter TCM, para pasien disarankan memperbaiki karakter dan meningkatkan moral diri. Dalam hal ini, para praktisi Falun Gong dengan maksimal mematut diri sesuai dengan karakter alam semesta “Sejati-Baik-Sabar” seperti yang tertera dalam buku pembimbingnya, Zhuan Falun. Setiap tindakan diutamakan harus memikirkan orang lain, disaat menjumpai permasalahan pertama-tama harus memikirkan orang lain bisa menerimanya atau tidak, bisa melukai orang lain atau tidak; ketika terjadi perselisihan, harus mencari ke dalam, mencari kesalahan apa yang telah diperbuat sebagai akibat dari ucapan, tindakan dan pikiran kita; melangkah keluar dari keakuan untuk melihat permasalahan, mempertahankan kondisi hati yang tenteram dan damai serta memperlakukan orang lain dengan belas kasih.
Membaca Buku Zhuan Falun, buku pedoman latihan Falun Dafa
Maka dengan demikian mereka bisa berperilaku penuh respek terhadap orang tua dan mengasihi saudara kandung. Di dalam rumah sebagai suami/istri yang baik, sebagai anggota keluarga yang baik; di dalam pekerjaan adalah karyawan yang baik; pada setiap peran di dalam masyarakat selalu menjadi orang baik dan orang dengan integritas tinggi. Bahkan di dalam 10 tahun lebih penindasan brutal oleh PKT (Partai Komunis Tiongkok), para praktisi Falun Gong senantiasa mempertahankan pedoman berkultivasi Falun Dafa, rela menempuh mara bahaya dalam melindungi kebenaran, menyayangi keadilan dan hati nurani, memberitahukan kepada khalayak tentang fakta sebenarnya dan dengan belas kasih melakukan penyelamatan mahluk hidup.
Berkultivasi Falun Gong berpengaruh positif terhadap sikap dan cara hidup para kultivator, hidup mereka teratur, sebagian besar mampu berhenti dari kecanduan rokok, alkohol dan judi serta hobi negatif lainnya. Dengan meningkatnya moralitas, nurani mengalami dan peningkatan secara mendasar, karena hati sanggup memikul peningkatan kemampuan maka suasana hati menjadi stabil.
Lantaran mampu dengan tepat melihat keuntungan-kerugian dalam kehidupan maka otomatis akan mengurangi kegelisahan. Para praktisi telah menjauhi kebiasaan buruk yang merugikan kesehatan dan lambat laun di dalam proses kultivasi telah menurunkan rasa tertekan dalam kehidupan, jiwa dan badannya semakin lama semakin sehat. Juga membawa dampak baik bagi keluarga, berpengaruh positif dalam bidang pekerjaan dan kehidupan bermasyarakat.
Praktisi Berlatih Falun Dafa
Sesungguhnya, tujuan dokter TCM dalam menyembuhkan penyakit adalah memperbaiki lingkungan di dalam tubuh dan dalam melakukan penyembuhan bertitik tolak dari taraf agar bakteri dan virus tidak sampai berkembang menjadi lahan subur bagi faktor pengembang penyakit. Berkultivasi Falun Gong bertitik tolak dari taraf lebih mendalam yakni bagaimana bakteri dan virus tidak sampai terjadi, hal ini telah menyelesaikan permasalahan yang lebih mendasar.
Pengobatan tradisional Tiongkok adalah untuk mengatur lingkungan internal tubuh dalam mengatasi salah satu atau beberapa jenis penyakit. Sedangkan berkultivasi Falun Gong adalah mencabut seluruh faktor yang mengakibatkan tubuh tidak sehat dan segenap pikiran negatif. Telah jauh melampaui lingkup penyembuhan TCM. (Xiao Jingru / The Epoch Times / whs)
Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.
Apa yang membuat kamu bahagia? Banyak orang percaya bahwa mengejar kekayaan dan ketenaran membawa kesuksesan, dan tampaknya itulah kunci kebahagiaan.
Tetapi apakah menjadi kaya dan terkenal benar-benar membuat anda bahagia?
Memiliki ketenaran dan kekayaan tampaknya seperti tiket pasti menuju kebahagiaan; Namun, sebenarnya, tidak ada jaminan ini akan memberi anda kebahagiaan yang anda inginkan. Bahkan bagi banyak jutawan, rasa hampa mungkin menyerang mereka di akhir hidup mereka ketika mereka menyadari semua kekayaan mereka tidak dapat dibawa bersama mereka setelah kematian.
Dan perasaan hampa itulah yang dulu dihadapi oleh Li Dunrong, 54 tahun, seorang pengacara papan atas di firma hukum Korea.
Meskipun Li memiliki pekerjaan tetap yang dikagumi banyak orang, dia masih merasa hampa. “Kekosongan mendorong saya untuk mencari bentuk pemenuhan lainnya,” kata Li.
Untuk membuat hidupnya lebih menyenangkan, Li mulai banyak minum dan merokok. Dan Li selalu merenungkan tentang tujuan hidupnya di bumi. “Kadang-kadang, saya merenung arti keberadaan saya di alam semesta yang luas ini, dan sambil menghibur diri dengan harapan agar semua ini tidak lenyap setelah kematian,” katanya.
Untuk mengisi kekosongan dalam hidupnya, Li mulai belajar metode kultivasi tubuh dan pikiran yang berbeda-beda dari banyak master terkenal. Dia melakukannya dengan penuh semangat dan karenanya, rekan-rekannya memberinya julukan “Pengacara Tao”.
Namun, Li merasa bahwa pencariannya untuk menemukan jalan kebenaran tidak membuahkan hasil, dan perasaan hampa yang mengganggu itu semakin memburuk.
Seperti kata pepatah, “Di mana ada kemauan, di situ ada jalan.” Akhirnya, pada tahun 2004, saat Li bekerja di firma hukum Korea cabang Daejeon, seorang teman memberi tahu dia, “Saya menemukan sesuatu yang mungkin anda sukai.”
Temannya mengatakan kepadanya bahwa dia bertemu dengan seseorang di dekat gedung pengadilan yang berlatih metode kultivasi pikiran-tubuh yang dikenal sebagai Falun Gong atau Falun Dafa, yang berasal dari Tiongkok.
Peristiwa ini membuat Li mencari informasi tentang Falun Gong secara online. Dia menemukan situs web yang dikelola praktisi Falun Gong, yaitu Minghui.org dan melalui Minghui, dia menemukan buku ajaran utama kultivasi, yaitu Zhuan Falun.
Saat Li membaca Zhuan Falun, dia tahu dia telah menemukan Jalan Kebenaran.
“Dalam sekejap saya begitu tertarik dengan isi buku Zhuan Falun sehingga saya tidak bisa berhenti membacanya. Buku ini berisi pengetahuan yang saya dambakan, jawaban atas pertanyaan saya tentang kehidupan. Kekosongan di hati saya berangsur-angsur terisi,” kenangnya.
Tak perlu dikatakan, Li kemudian menekuni latihan kultivasi Falun Gong.
Sebelum berlatih, Li adalah seorang perokok berat dan peminum kronis, yang akan merokok satu bungkus rokok dalam sehari dan minum berlebihan setiap hari setelah bekerja. Hebatnya, segera setelah berlatih, dia melepaskan kebiasaan buruk tersebut bahkan ketika seorang teman mendesaknya untuk minum bir.
“Saya minum sedikit dan segera mengalami sakit kepala. Saya terkejut. Sejak saat itu, saya berhenti minum. Saya bahkan tidak tahan dengan bau alkohol, ”katanya. “Sebaliknya, kecanduan saya pada rokok lebih sulit untuk dihilangkan. Meskipun saya semakin tidak menyukai bau rokok, kebiasaan itu tetap sulit dihentikan. Suatu hari ketika saya mengisap rokok, pada isapan pertama, tiba-tiba saya merasa sangat menyesal dan seketika itu juga saya berhenti merokok. “
Sejak Li mengkultivasi dirinya sendiri sesuai dengan prinsip-prinsip Falun Gong “Sejati, Baik, dan Sabar” dia menjadi orang yang lebih sabar dan mampu menangani dengan mudah kasus yang paling sulit sekalipun.
Latihan Falun Qong juga membantu meningkatkan kesehatan mentalnya, mengurangi kelelahan dan stres yang dia derita di tempat kerja. Dan perlahan-perlahan dia tidak lagi merasa hampa. Sebaliknya, dia menjalani hari-harinya dengan “rasa puas dan bahagia.”
Li berkata hidup berubah menjadi lebih baik setelah berkultivasi Falun Gong; perubahannya begitu jelas bahkan anaknya pun menyadarinya.
“Ayah sekarang lebih baik dan lebih mudah didekati,” kata anaknya.
Mendapat manfaat yang luar biasa dari kultivasi Falun Gong, dia bertekad untuk berbagi latihan Falun Gong yang luar biasa ini dengan orang lain dengan melakukan latihan gerakan dan meditasi setiap minggu di tempat latihan Gunung Qingxi di Seoul.
Selain itu, Li selalu berusaha sebaik mungkin untuk memberi tahu klien-kliennya tentang kebenaran di balik penganiayaan brutal selama dua dekade terhadap Falun Gong di Tiongkok.
Meskipun Falun Gong saat ini dilatih oleh orang-orang di lebih dari 100 negara, akan tetapi di Tiongkok sendiri, sejak 20 Juli 1999, latihan tersebut telah difitnah dan praktisinya dianiaya karena ketakutan dan rasa iri dari mantan pemimpin Partai Komunis Tiongkok Jiang Zemin terhadap popularitas Falun Gong yang berkembang pesat.
Bagi Li, Falun Gong adalah cahaya yang memberinya harapan di tengah kegelapan. Karena latihan kultivasi, dia telah menemukan kebahagiaan sejati dan tujuan hidupnya. Untuk alasan ini, dia sangat berterima kasih. “Kultivasi telah menjadi alasan keberadaan saya di dunia. Berkat Falun Gong, saya telah menemukan tujuan saya, kebahagiaan batin, dan kedamaian. ” (epochtimes/ron/ch)
Untuk informasi lebih lanjut tentang latihan ini atau untuk mengunduh Zhuan Falun, kunjungi.falundafa.org. Semua buku, musik latihan, video tutorial tersedia secara gratis. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang penganiayaan yang dialami praktisi Falun Gong di Tiongkok, kunjungi http://faluninfo.net/.
Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.
Madu Sudana adalah anak kembar yang mempunyai ego yang sangat besar dalam kehidupannya sejak kecil.
Mulai menginjak sekolah dasar ia mempunyai ambisi untuk selalu mendapatkan ranking di kelas, yang jauh berbeda dengan kakak kembarannya yang tidak suka dengan akademis. Pada suatu ketika ia pernah tidak mendapatkan ranking di kelasnya. Kekecewaannya sangat mendalam.
Mentalitas bersaingnya terus terpupuk hingga ia di jenjang Sekolah Menengah Atas.
Moralitasnya berubah setelah ia diberikan sebuah buku oleh ayahnya, yaitu buku Zhuan Falun.
Madu Sudana kemudian bertanya-tanya tentang isi dari buku Zhuan Falun tersebut, apa yang terkandung di dalamnya? Akhirnya ia membaca buku itu dan berhasil menghabiskan 9 ceramah dari isi buku Zhuan Falun. Ia menemukan prinsip sejati kehidupan menjadi seorang manusia.
Dengan mematut diri pada prinsip Sejati, Baik dan Sabar, Madu senantiasa berusaha mengharmoniskan hubungannya dengan orang lain. Dan ketika lulus SMA, ia berhasil mendapatkan universitas yang menjadi idamannya dengan mudah.
Lulusan terbaik pun dapat diraihnya setelah menyelesaikan studinya di perguruan tinggi.