Kisah

Mengunjungi Pantai Terpanjang di Asia Tenggara

Pantai Panjang (Foto: Rassela Malinda)
Pantai Panjang (Foto: Rassela Malinda)

Pantai ini diklaim sebagai yang terpanjang di Asia Tenggara, dengan bibir pantai lebih dari tujuh kilometer. Terletak hanya beberapa kilometer dari pusat kota, Pantai Panjang di Bengkulu mudah dijangkau baik dengan kendaraan pribadi maupun angkot, dan tidak ada ‘kapling-kapling’, sehingga siapa pun dapat menikmati keindahannya selama berjam-jam tanpa dipungut biaya.

Pantai berpasir putih ini umumnya ramai dikunjungi pada sore hari. Saat orang dewasa punya banyak beban di kantor, anak-anak punya banyak tugas dari sekolah, mengunjungi Pantai Panjang adalah pilihan terbaik untuk berjeda sejenak. Sambil minum air kelapa muda yang dijual murah oleh penduduk sekitar, atau makan jagung bakar, kita bisa melepas penat dan menikmati keindahan pantai menjelang matahari terbenam.

Sunset di Pantai Panjang – Bengkulu (Foto: Rassela Malinda)

Tentu saja bagi yang ingin makan seafood atau makanan lainnya, di sekitar pantai juga terdapat banyak pilihan rumah makan, café, bahkan pusat perbelanjaan.

Pantai Panjang yang bersih ini, sayangnya belum terlalu dikenal masyarakat Indonesia, padahal ia bisa menjadi salah satu alternatif berlibur yang menarik. Tentu saja Bengkulu juga masih memiliki banyak obyek wisata lainnya, seperti Benteng Marlborough yang dibangun pada awal abad ke-18, Pantai Tapak Paderi, wisata air terjun, danau, dan bagi yang hendak menguji keberaniannya dapat berarung jeram di Sungai Berau dan banyak lainnya.

Akses dari bandara ke Pantai Panjang:

Bila naik angkutan kota dari bandara, awalnya kita perlu ke Terminal Panorama terlebih dahulu, lalu naik angkot seri A (warna kuning). Jarak tempuh sekitar satu jam. Alternatifnya bisa memesan ojek online atau pangkalan. Ojek pangkalan dari bandara ke Pantai Panjang umumnya kenakan biaya sekitar Rp. 35.000.

(ntdindo.com/tiara silalahi)