Kisah

Ternyata Bumi Kita Sangat Indah Dilihat dari Luar Angkasa

Para astronot yang bekerja di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) memiliki hak istimewa dapat menikmati keindahan Bumi dari ruang angkasa, yang barangkali merupakan sesuatu yang diimpikan banyak orang. Sekarang, dengan film resolusi tinggi 4K yang diambil oleh para astronot ini, kita juga dapat menikmati keindahan bumi dari berbagai sudut.

Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) telah beroperasi selama hampir 20 tahun di orbit Bumi yang rendah. (ISS adalah sebuah laboratorium penelitian, fasilitas pelatihan, dan observatorium, yang dibangun dan ditempatkan di orbit oleh 16 negara dan beroperasi dengan dukungan energi matahari). Selama periode 15 bulan di luar angkasa, ada banyak astronot yang melakukan misi atau penelitian di stasiun tersebut, dan tentu saja mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengambil foto atau video planet Bumi kita, dan Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA) telah memublikasikan banyak karya mereka.

Bruce W. Berry Jr, seorang fotografer Amerika, membuat film selang waktu resolusi tinggi berdasarkan liputan yang diambil oleh para astronot dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Gambar menunjukkan Laut Arab yang tampak seperti lukisan cat air (NASA).

Sehingga Bruce W. Berry Jr., seorang fotografer dan produser film di Philadelphia, mampu membuat film selang waktu yang memukau berdasarkan materi yang disediakan oleh NASA, dan film tersebut diberi judul “The World Below”.

Film ini memperlihatkan keajaiban-keajaiban alam seperti gunung, dataran, sungai, lautan, awan, dan fenomena lain seperti Aurora dari permukaan bumi – semuanya sangat menarik dan indah, bahkan lampu di malam hari juga membuat mata yang melihat sangat menakjubkan.

Kadangkala, Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) akan terlihat dalam gambar. Selain mengingatkan orang bahwa liputan ini diambil dari stasiun, itu juga memungkinkan orang membayangkan seberapa besar Bumi kita.

Bruce W. Berry Jr. mengatakan bahwa semua gambar ini diambil oleh para astronot dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), bahwa film baru diedarkan setelah penyelesaian proses pengeditan, pengurangan kebisingan, pemisahan warna dan stabilisasi. Selain itu, perlu dilakukan penyesuaian kecepatan gambar aslinya sehingga cuplikan rekaman gambar di film ini dapat ditampilkan dengan lancar.

Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) berjarak sekitar tiga sampai empat ratus kilometer dari permukaan bumi, tergantung pada orbitnya. Mengelilingi bumi dengan kecepatan sekitar 27.600 km/ jam dan dapat mengelilingi bumi sebanyak 15,5 kali per hari. (epochtimes/chu/kar)