Tag: diri sendiri

  • 5 Cara Mengubah Dunia dengan Mengubah Diri Sendiri

    5 Cara Mengubah Dunia dengan Mengubah Diri Sendiri

    Ada banyak hal di dunia ini yang mungkin membuat anda kecewa.

    Mungkin cara orang memperlakukan anda, cara orang-orang menghadapi lingkungan, bertindak egois tanpa mempedulikan orang lain, dan sebagainya.

    Hidup di dunia seperti itu, anda mungkin berpikir bahwa tidak ada yang dapat anda lakukan untuk memperbaiki situasi.

    Namun, ini tidak benar. Apa pun yang anda lakukan memiliki konsekuensi, yang meskipun kecil, namun berpotensi menimbulkan dampak yang sangat besar.

    5 Cara Mengubah Dunia dengan Mengubah Diri Sendiri

    1. Bersikaplah baik

    Daripada mencari orang lain untuk berbuat baik, jadikan diri anda untuk berbuat baik. Putuskan bahwa anda akan mencari setidaknya satu hal baik untuk dilakukan setiap hari. Mungkin anda sedang berjalan pulang dari kantor dan melihat seorang wanita tua bersusah payah dengan tas belanjaannya. Bantu dia mengatasi masalahnya.

    Mungkin anda melihat seseorang yang sangat ingin menelepon temannya tetapi tidak dapat melakukannya karena baterai teleponnya mati. Pinjamkan telepon anda kepada mereka sehingga mereka dapat melakukan panggilan.

    Semakin banyak kebaikan yang anda tunjukkan kepada orang lain, semakin tinggi kemungkinan mereka akan menyebarkannya. Ketika mereka mengucapkan terima kasih, katakanlah dengan senyuman: “Tidak perlu berterima kasih, cukup lanjutkan perbuatan baik ini kepada orang lain.”

    Selain itu, bersikap baik itu baik untuk tubuh anda. Sebuah penelitian menemukan bahwa “tindakan kebaikan menciptakan kehangatan emosional, yang melepaskan hormon yang dikenal sebagai oksitosin.

    Oksitosin menyebabkan pelepasan bahan kimia yang disebut oksida nitrat, yang melebarkan pembuluh darah. Ini akan mengurangi tekanan darah dan, oleh karena itu, oksitosin dikenal sebagai hormon ‘pelindung jantung’. Ini melindungi jantung dengan menurunkan tekanan darah,” menurut Huff Post.

    2. Menghijaukan Rumah

    Dengan kota-kota di seluruh dunia kehilangan ruang hijaunya, mengapa tidak melawan tren dengan membuat taman di halaman belakang rumah anda sendiri?

    Jika anda tidak memiliki ruang di luar rumah, pertimbangkan untuk mengubah teras atau ruang terbuka lainnya di rumah anda menjadi taman.

    Ajak tetangga anda untuk melakukan hal yang sama. Anda bahkan dapat mendirikan organisasi lokal yang mengajarkan orang yang tinggal di rumah dan apartemen di komunitas untuk membuat dan merawat taman mereka sendiri.

    3. Relawan

    Carilah lembaga amal di wilayah anda dan tawarkan diri untuk menjadi sukarelawan. Mungkin di panti jompo, pusat penitipan anak untuk ibu pekerja miskin, tempat penampungan hewan, atau tempat yang sejenis.

    Dengan menyediakan waktu anda yang berharga, anda memungkinkan lembaga lembaga ini untuk berjalan secara efisien dan mengurangi pengeluaran yang mungkin digunakan untuk mempekerjakan seseorang.

    Jika memungkinkan, ajaklah teman-teman anda dan orang lain di lingkungan anda untuk melakukan hal yang sama. Anda tidak perlu menjadi sukarelawan setiap hari. Hanya 3 atau 4 jam seminggu sekali sudah cukup.

    Jika setiap orang di wilayah ini terinspirasi oleh usaha anda dan menghabiskan waktu 4 jam seminggu sebagai sukarelawan, hal itu dengan sendirinya akan membawa perubahan sosial yang besar.

    4. Bersihkan lingkungan Anda

    Jika anda tinggal di daerah yang penuh dengan sampah, anda dapat menyisihkan waktu untuk membersihkannya.

    Orang-orang di sekitar anda mungkin melihat anda dan akan memutuskan untuk membantu, mengubah proses pembersihan sampah menjadi acara komunitas. Anda bahkan dapat mencari barang untuk digunakan kembali saat melakukannya dan menggunakan uang dari menjualnya untuk tujuan sosial lainnya.

    5. Meditasi Kelompok

    Jika anda menyukai meditasi, pertimbangkan untuk mengundang orang yang anda kenal untuk sesi meditasi kelompok. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa meditasi menenangkan pikiran dan memungkinkan seseorang untuk berpikir secara rasional.

    Dengan demikian, mengubah orang-orang di komunitas anda menjadi kelompok yang berfokus pada meditasi mungkin merupakan hal terbaik yang dapat anda lakukan untuk masyarakat. Saat mereka menjadi lebih tenang, mereka akan berusaha lebih keras untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik. (nspirement)

    Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini

    Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations

    VIDEO REKOMENDASI

  • 3 Pintu: Arti Harmoni yang Sebenarnya

    3 Pintu: Arti Harmoni yang Sebenarnya

    Suatu ketika, seorang pangeran muda bertanya kepada gurunya, seorang biksu yang terkenal: “Bagaimana masa depan saya?” Sang guru menjawab: “Anda akan menemukan tiga pintu dalam perjalanan hidup anda.

    Di setiap pintu, anda akan melihat beberapa kata. Kemudian, ketika anda membacanya, anda akan mengerti. Saya akan menunggumu setelah anda melewati pintu ketiga.”

    Merubah Diri Sendiri Lebih Baik Daripada Merubah Orang Lain

    Tak lama setelah itu, sang pangeran meninggalkan tempat tinggalnya yang megah untuk melakukan perjalanan di dunia. Ketika dia menemukan pintu pertama, dia melihat kata-kata “mengubah dunia”. “Saya akan mulai mengubah dunia jika saya pikir sesuai,” pikirnya.

    “Saya akan mulai dengan menyingkirkan semua yang tidak saya sukai.”

    Beberapa tahun kemudian, sang pangeran menemukan pintu kedua, yang bertuliskan: “Ubah orang lain.” Pangeran berpikir: “Saya akan mulai menanamkan pikiran lurus pada orang-orang sehingga mereka dapat meningkatkan watak mereka.” Beberapa tahun kemudian, dia tiba di pintu ketiga, yang bertuliskan: “Ubah dirimu” Pangeran kemudian menyadari: “Sudah waktunya bagi saya untuk memperbaiki karakter saya.”

    Belakangan, sang pangeran bertemu gurunya dan berkata:

    “Setelah melewati tiga pintu ini, saya sekarang tahu lebih baik mengubah orang di dunia ini daripada mengubah dunia, dan lebih baik mengubah diri sendiri daripada mengubah orang lain.”

    Sang guru tersenyum lalu berkata: “Mungkin kamu harus berjalan melalui tiga pintu ini lagi.”

    Terima Dunia dan Kemudian Rangkullah

    Jadi sang pangeran mulai berjalan kembali ke arah mulainya. Beberapa hari kemudian, dia melihat pintu ketiga, tetapi terlihat berbeda. Bunyinya, “Terima dirimu sendiri.” Sang pangeran tiba-tiba menyadari mengapa dia merasa rendah diri setiap kali dia gagal membuat perubahan positif dalam karakternya. Itu karena dia menolak untuk mengakui dan menerima kekurangannya.

    Dia selalu fokus pada apa yang dia tidak bisa lakukan, menutupi banyak kekuatannya. Jadi sang pangeran memutuskan saat itu juga untuk belajar menghargai dan menerima dirinya sendiri.

    Ketika dia sampai di pintu kedua, yang bertuliskan “Terima orang lain,” dia mengerti mengapa dia selalu memendam begitu banyak kebencian dan keluhan terhadap orang lain. Itu karena dia menolak untuk menerima perbedaan antara dirinya dan orang lain, membuatnya tidak mampu memahami kesulitan manusia sehari hari. Jadi, dia mulai belajar bagaimana bertoleransi dengan orang lain.

    Beberapa hari kemudian, sang pangeran tiba di pintu pertama, yang bertuliskan: “Terimalah dunia.” Dia kemudian menyadari bahwa dia telah gagal mengubah dunia karena dia menolak untuk mengakui bahwa beberapa hal tidak dapat diubah.

    Dia juga menyadari bahwa memaksakan kehendaknya pada orang-orang dan gagal melihat kekuatan mereka adalah mengapa dia selalu menghadapi begitu banyak perlawanan dari orang lain. Jadi dia memutuskan untuk berlatih membuka hatinya kepada dunia dan merangkulnya. Pada saat itu, gurunya muncul dan berkata:

    “Kamu sekarang mengerti arti dari harmoni dan ketenangan.” (nspirement)

    Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini

    Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations

    VIDEO REKOMENDASI

  • Yang Dilakukan Ketika Bertemu Orang Tua Pacar

    Yang Dilakukan Ketika Bertemu Orang Tua Pacar

    Pertemuan pertama dengan orang tua pacar bisa sangat menegangkan, tetapi ini adalah langkah besar dalam hubungan Anda.

    Ini mungkin juga menandakan bahwa pacar Anda membawa hubungan Anda selangkah lebih jauh dari sekedar berteman. Tetapi Anda mungkin bertanya pada diri sendiri apakah orang tua pacar akan menyukai Anda. Dan apakah Anda akan menyukai mereka?

    Jadi bagaimana Anda bisa menciptakan kesan yang baik ketika Anda bertemu orang tua pacar? Dan apa yang akan Anda katakan ketika Anda bertemu calon mertua?

    Bagaimana mempersiapkan pertemuan dengan orang tua pacar

    Kerjakan pekerjaan rumah

    Penting untuk mengetahui lebih dahulu tentang keluarga pacar Anda. Beberapa keluarga sangat konservatif, ada juga yang tidak. Lagi pula, keluarga pacar mungkin adalah keluarga inti, orang tua tunggal, keluarga besar, atau orang tua asuh. Anda akan lebih tenang jika Anda tahu siapa yang akan Anda temui.

    Selain itu, cobalah untuk mempelajari nama-nama anggota keluarganya. Kemudian, Anda bisa meminta foto untuk mengingat mereka saat bertemu. Sekali lagi, itu pertanda bahwa Anda dan pasangan sudah dekat.

    Berpakaianlah yang pantas

    Tiap keluarga berbeda. Beberapa keluarga tidak keberatan dengan tema kasual, tetapi Anda tidak akan pernah salah dengan tema konservatif. Ciptakan penampilan pertama yang berkesan.

    Penampilan Anda harus menunjukkan bahwa Anda menghormati orang tua pacar. Misalnya, hindari pakaian dengan gambar yang menyinggung atau berbau politik. Di sisi lain, Anda tidak ingin terlihat kasar dengan mengenakan pakaian yang mempropagandakan kekerasan.

    Pahami arti penting pertemuan

    Apakah bertemu orang tua pacar Anda adalah sesuatu yang besar? Anda harus tahu pentingnya makna pertemuan ini dari sudut pandang pacar. Baginya ini mungkin hal besar, atau mungkin dia hanya ingin mengajak Anda makan malam santai. Sebaiknya diskusikan hal ini dengan pasangan Anda sebelum Anda bertemu dengan orang tua pacar.

    Beberapa orang menganggap serius pendapat orang tua mereka, sementara yang lain tidak. Juga, pertimbangkan seberapa jauh tempat tinggal orang tuanya. Jika itu adalah perjalanan jarak jauh, maka itu mungkin sesuatu yang serius.

    Hindari topik yang sensitif

    Pertemuan itu mungkin berfokus pada Anda. Tentu saja, orang tua pacar ingin tahu tentang latar belakang, minat, hobi, dan jalur karier Anda. Tetapi ada jebakan percakapan yang harus Anda hindari dalam pertemuan pertama. Dan tentu saja, pacar Anda harus memberi tahu Anda pendapat orang tuanya.

    Hindari topik kontroversial seperti agama dan politik. Tetapi bagaimana jika orang tuanya bertanya apakah Anda pergi ke gereja? Dalam hal ini, mengatakan yang sebenarnya sangat disarankan karena pada akhirnya semua akan terungkap.

    Namun, lakukan ini dengan sopan; jika Anda memberikan pendapat yang berbeda, jangan mengubahnya menjadi suatu argumentasi. Anda akan memiliki banyak waktu di kemudian hari ketika Anda telah mengenal dan memahami keluarganya dengan lebih dalam.

    Selain itu, hindari mengeluh tentang pekerjaan Anda, tugas dan tanggung jawab menjadi orang tua, atau topik yang mungkin membuat Anda tampak malas dan tidak kompeten.

    Datang tepat waktu

    Anda juga bisa datang sedikit lebih awal tetapi tidak terlalu dini. Datang terlambat dapat merusak kesan pertama Anda. Tetapi datang terlalu awal mungkin akan terasa canggung karena mereka mungkin sedang membersihkan atau memasak sebelum Anda datang.

    Hargai usaha mereka

    Sangat penting untuk menghargai upaya keluarganya apakah mereka mengundang Anda ke restoran atau rumah mereka. Etiket sederhana dapat membantu Anda memenangkan hati mereka. Jadi jika Anda berada di restoran, jangan bersikap kasar kepada staf dan jangan memesan sesuatu yang terlalu mahal.

    Tetapi meskipun penting untuk bersikap sopan, jangan berbohong. Anda dapat memuji pakaian, masakan, atau dekorasi ibunya, tetapi jangan berlebihan.

    Ingat, beberapa orang mungkin menyukai sanjungan, tetapi ada yang bisa mengenali sesuatu yang tidak benar, dan Anda akan terlihat palsu.

    Selain itu, berbicara tentang hadiah untuk orang tua pacar, tanyakan kepada pacar Anda terlebih dahulu. Jika tidak, Anda dapat membawa anggur ke keluarga yang tidak minum alkohol atau makanan manis untuk penderita diabetes.

    Berperilaku sopan

    Setiap orang memiliki kebiasaan yang aneh. Mungkin Anda suka mengeluarkan kata-kata makian, merokok, atau minum-minuman keras. Tetapi cobalah untuk menghindari jebakan seperti itu dengan orang tua pacar. Anda mungkin gugup, tetapi jangan minum berlebihan. Dan jika Anda merokok, tanyakan apakah orang tuanya menyetujuinya.

    Nikmatilah

    Sebagian besar menyarankan agar tidak berlebihan, tetapi menjadi diri sendiri sangat penting. Misalnya, jika Anda adalah orang yang suka bicara, bicaralah. Dan jika Anda seorang pendiam, jangan mencoba menjadi seorang yang bukan diri anda.

    Juga, jika Anda kesal, Anda selalu berhak ijin ke kamar mandi untuk menghindari momen canggung dan mencari ketenangan sejenak.

    Ingatlah, ini berkaitan tentang Anda menunjukkan bahwa Anda peduli dengan putri mereka. Ini mungkin mengantar kepada hubungan baru yang kompleks, tetapi ini adalah tonggak sejarah yang patut dirayakan. Jadi tenanglah, jadilah diri sendiri, bersikap sopan, dan nikmatilah. (nspirement/sia/may)

    Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini.

    Saksikan Shen Yun via streaming di Shen Yun Creations

    VIDEO REKOMENDASI

  • Tips Belajar Hal-Hal Sulit dan Mengatasi Frustasi

    Tips Belajar Hal-Hal Sulit dan Mengatasi Frustasi

    Belajar adalah keterampilan hidup penting yang membawa kepuasan batin yang besar.

    Menguasai keterampilan baru atau akhirnya memahami beberapa konsep yang rumit dapat meningkatkan harga diri kita dan memberikan rasa pencapaian, kebanggaan, dan kekuatan yang luar biasa; namun setiap orang memiliki keahlian dan kemampuan yang berbeda, jadi terkadang kita menghadapi tantangan yang tampaknya tidak dapat diatasi? menciptakan “penghalang frustrasi”.

    Di bawah pengaruh frustrasi, kita mungkin menjadi tidak termotivasi, kehilangan harapan, atau bahkan menyerah. Untuk mencegah hal ini, kita perlu menjaga tujuan kita tetap terlihat, tetap termotivasi, dan menerobos hambatan.

    Mempelajari Hal-Hal Yang Sulit Tidak Selalu Sukar

    Kegagalan dalam belajar dapat diakibatkan oleh kurangnya usaha, tentu saja hal ini bukanlah merupakan akar masalahnya. Beberapa hal secara alami terjadi pada seseorang, sementara orang lain mungkin mengalami kesulitan untuk beradaptasi.

    Masalah yang paling sering menghambat orang untuk mempelajari hal-hal yang sulit adalah hambatan frustrasi. Mempelajari hal-hal baru bisa sangat memuaskan, tetapi anda perlu termotivasi untuk melewati tantangan.  

    Menghapal dan belajar banyak hal yang rumit atau panjang cenderung membuat sebagian pelajar frustrasi, menghasilkan mentalitas yang inferior. Fisikawan Richard Feynman percaya bahwa “kesederhanaan adalah kunci untuk belajar.”

    Semakin sederhana sumbernya, semakin mudah dipahami, membuat pembelajaran lebih mudah. sementara pelajaran yang dihafal tetapi tidak dipahami kemungkinan besar akan terlupakan.

    Di sisi lain, beberapa pelajar menciptakan kesulitan mereka sendiri dengan berpikir berlebihan, membuatnya lebih rumit dari yang sebenarnya.

    Hal ini terbukti benar terutama dengan belajar bahasa. Penelitian oleh Massachusetts Institute of Technology (MIT) menemukan bahwa terlalu banyak berpikir cenderung menghalangi kemampuan orang dewasa untuk memilih “nuansa rileks” dalam belajar bahasa asing.

    Mengatasi kesulitan belajar bisa menjadi tantangan, tetapi ada sejumlah metode yang terbukti dapat membantu anda menerobos penghalang frustrasi.

    Menerobos Penghalang Frustrasi

    Jika anda ingin mempelajari sesuatu yang baru, anda harus berkomitmen untuk berusaha keras, tetapi strategi berikut dapat membantu anda bergerak maju sehingga upaya anda membuahkan hasil.

    Langsung Masuk

    Jika anda ingin mempelajari sesuatu yang baru, tidak ada yang lebih baik daripada langsung belajar saat antusiasme masih segar.

    Menghadapi tantangan secara langsung dengan tekad adalah resep untuk kemajuan cepat. Penghalang frustrasi akan mulai terbentuk ketika seseorang menarik proses pembelajaran dengan menyusun strategi dan berpikir berlebihan, jadi biarkan motivasi anda menjadi panduan anda.

    Jangan Bandingkan Dirimu Dengan Orang Lain

    Setiap orang belajar secara berbeda dan dengan kecepatan mereka sendiri. Hindari membandingkan kemajuan anda sendiri dengan kemajuan orang lain.

    Mentalitas kompetitif ini dapat menyebabkan kecemburuan, frustrasi, dan keputusasaan; merusak kemampuan kita untuk belajar.

    Prestasi anda tidak akan pernah sama persis dengan orang lain. Jika anda fokus pada kekuatan anda dan melakukan yang terbaik, anda bisa bangga dengan kesuksesan pribadi anda sambil merayakan kesuksesan orang lain dengan sukacita daripada iri hati.

     “Terkadang anda di depan, terkadang anda di belakang. Perlombaan itu panjang dan pada akhirnya anda hanya berlomba dengan diri anda sendiri.” — Mary Schmich

    Bimbingan adalah satu-satunya cara yang baik untuk menghindari perbandingan antar siswa, tetapi yang lebih baik adalah memperkuat karakter anda, fokus pada pengembangan anda sendiri, dan tidak terlalu khawatir tentang bagaimana anda membandingkan diri anda dengan orang lain.

    Ingatlah bahwa setiap orang memiliki perjuangannya masing-masing, meskipun mungkin tidak terlihat, dan dukungan serta pengakuan anda atas pencapaian orang lain tidak akan pernah menjatuhkan anda; itu hanya akan membuat anda lebih baik

    Mengatasi Frustrasi

    Frustrasi adalah emosi normal yang dirasakan setiap orang di beberapa titik. Ini bisa menjadi sangat mengganggu, tetapi jangan sampai menghambat prestasi anda. Ada beberapa cara positif untuk mengatasi frustrasi ketika itu muncul.

    Jika frustrasinya kuat, istirahatlah sebentar. Keluar, berolahraga, bermeditasi, atau sekadar mengubah aktivitas. Ini akan membantu menjernihkan pikiran dan menenangkan saraf sehingga anda dapat menghadapi masalah dengan lebih segar.

    Seringkali, perubahan kecil dalam hidup dapat menjadi solusi untuk melewati penghalang. Cobalah untuk melihat kesulitan yang anda hadapi dengan cara berbeda.

    Pertimbangkan teknik belajar lain yang mungkin efektif, dan cobalah. Seperti kata pepatah, “Di mana ada kemauan, di situ ada jalan.”

    Teknik Penyederhanaan Feynman

    Dengan keyakinannya pada manfaat menyederhanakan pembelajaran, Feynman memperkenalkan teknik untuk membantu mempermudah mempelajari hal-hal yang sulit.

    Dengan topik apa pun yang ingin kita pelajari, Feynman menyarankan agar setelah belajar, kita harus mengulangnya dan mencoba menjelaskannya dengan cara yang sederhana. Teknik ini membantu mengembangkan pemahaman anda sendiri tentang hal tersebut.

    Pasti ada saatnya di mana anda akan mentok; ketika mengalami hal ini, ulang kembali dan cari tahu lebih banyak tentang materi yang membingungkan.

    Setelah belajar, coba jelaskan kembali topik tersebut secara sederhana. Setelah anda dapat menjelaskan materi secara menyeluruh dan sederhana, anda telah menguasai dan memahaminya.

    Frustrasi bisa menjadi sangat mengganggu dan luar biasa, tetapi itu bisa diatasi. Dengan pikiran terbuka dan ketekunan, anda dapat maju dengan cara apa pun, unggul, dan menikmati hal-hal baru dalam hidup.

    Jika anda ingat akan kegagalan, jadikan itu sebagai peluang untuk berkembang, tidak ada yang bisa menghentikan anda! (visiontimes)

    Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini

    VIDEO REKOMENDASI

  • 2 Kisah yang Mengubah Hidup, Mengungkap Siapa Orang yang Paling Bisa Diandalkan di Sekitar Anda

    2 Kisah yang Mengubah Hidup, Mengungkap Siapa Orang yang Paling Bisa Diandalkan di Sekitar Anda

    Bagaimana Anda mengetahui siapa orang yang paling bisa diandalkan di sekitar Anda? Lingkaran sosial sangat memengaruhi kehidupan seseorang.

    Ketika Anda bergaul dengan orang-orang yang positif, Anda bisa menjadi lebih ceria; ketika Anda bergaul dengan orang-orang negatif, Anda bisa menjadi depresi; ketika Anda bergaul dengan orang-orang jujur, Anda dapat berpikiran terbuka dan saling menguatkan; dan berinteraksi dengan orang yang tidak dapat diandalkan akan membuang-buang waktu dan hidup Anda, dan mungkin dapat berbahaya.

    Orang yang paling bisa diandalkan

    Cerita 1: Orang yang egois biasanya tidak bisa diandalkan

    Seorang pengusaha mengundang tamu, klien, dan staf untuk makan malam. Dia meminta dua lulusan perguruan tinggi yang baru bergabung dengan perusahaan untuk menemaninya.
    Para tamu berasal dari Tiongkok bagian selatan dan selera makanan mereka dikenal relatif ringan. Karena sopan santun, hidangan yang disiapkan sesuai dengan selera para tamu. Namun, masakannya tidak sesuai dengan selera staf barunya, dua lulusan perguruan tinggi tersebut. Mereka berasal dari Sichuan dan suka makanan pedas. Mereka mengeluh secara terbuka bahwa tidak ada hidangan yang mereka sukai.

    Dalam hati pengusaha itu merasa tidak senang dengan perilaku buruk dan kekasaran anggota stafnya, tetapi dia tidak menegur keduanya di depan para tamu. Sebagai gantinya, dia memesan hidangan khusus yang lebih pedas untuk mereka. Ketika hidangan pedas disajikan, dua lulusan perguruan tinggi tersebut “memonopoli” makanan itu dan menyantap sendiri di depan yang lain, acuh tak acuh terhadap orang di sekitar mereka. Keduanya terus makan dan mengobrol di antara mereka sendiri, berperilaku seolah-olah tidak ada orang di sekitar mereka. Selesai makan, mereka bahkan berkomentar bahwa hidangannya lezat.

    Sekembalinya ke kantor, pengusaha yang sangat malu itu langsung memecat kedua lulusan perguruan tinggi tersebut tanpa memberikan penjelasan apapun.
    Kisah ini menceritakan bagaimana individu yang asyik dengan diri sendiri hanya fokus pada apa yang mereka inginkan dan tidak mau berkompromi. Selama mereka merasa nyaman, mereka tidak peduli apakah mereka menyakiti orang-orang di sekitar mereka. Ironisnya, perilaku mereka ternyata merugikan diri sendiri dan akhirnya menyakiti diri sendiri.

    Cerita 2: Semakin tulus seseorang, semakin bisa diandalkan

    Pertemuan yang mengubah hidup ini terjadi di sebuah department store. Pada suatu hari saat hujan, seorang wanita tua sederhana basah kuyup dan dia memasuki toko untuk berteduh dari hujan lebat. Semua pelayan di toko mengabaikannya kecuali seorang pria muda.
    Pria muda itu bertanya kepada wanita tua itu: “Halo Bu, ada yang bisa saya bantu?”
    Wanita tua itu merasa sedikit tidak nyaman dan memberi tahu pria muda itu: “Tidak, tidak ada – saya akan pergi segera setelah hujan berhenti.”

    Pria muda itu melihat wanita tua itu menjadi gugup lantas dia menenangkannya dan membawakannya sebuah kursi, meletakkannya di dekat pintu untuknya berteduh dan beristirahat.
    Dua jam kemudian, hujan berhenti. Sebelum wanita tua itu meninggalkan toko, dia meminta kartu nama pemuda itu.

    Beberapa bulan kemudian, tiba-tiba, pemuda itu menerima tawaran untuk mewakili perusahaan kelas-atas merundingkan kesepakatan bisnis dengan perusahaan besar lain yang memiliki prospek menguntungkan. Belakangan, pemuda itu mengetahui bahwa kesempatan ini datang dari wanita tua yang ternyata adalah ibu dari orang terkaya di dunia, miliarder Amerika, “Raja Baja” Andrew Carnegie.

    Kisah ini menceritakan bahwa tidak ada jalan menuju ketulusan, karena ketulusan itu sendiri adalah jalannya. Orang yang paling dapat diandalkan akan menerima imbalan mereka. (nspirement/sia/feb)

    Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini

    VIDEO REKOMENDASI

  • Belas Kasih Terhadap Diri Sendiri? Untuk Mempertahankan Empati, Mulai Dengan Diri Sendiri

    Belas Kasih Terhadap Diri Sendiri? Untuk Mempertahankan Empati, Mulai Dengan Diri Sendiri

    Kebijakan dan praktek spiritual kuno dari setiap kebudayaan menganjurkan belas kasih, atau ekspresi empati terhadap orang lain terhadap penderitaan mereka; tetapi bagi sebagian dari kita, belas kasih tampaknya tidak datang secara alami.

    Entah itu akibat pengabaian masa kanak-kanak, kekerasan dalam rumah tangga, atau peristiwa memilukan lainnya, banyak orang sudah mengabaikannya.

    Dengan mengembangkan belas kasih terhadap diri sendiri, kita dapat secara bertahap memulihkan kedamaian dan kesejahteraan didalam hati kita sendiri, dan membukanya untuk merasakan orang lain, sehingga membawa makna dan tujuan yang mendalam bagi hidup kita.

    Komponen kunci dari belas kasih terhadap diri sendiri adalah menjinakkan kritik didalam untuk mengakui bahwa kita adalah berguna dan berharga, walaupun kita memenuhi harapan kita sendiri atau tidak.

    Mungkin ada banyak keragu-raguan seseorang untuk menerima diri sendiri “apa adanya”, tetapi dengan beberapa latihan yang gigih dalam niat baik, kita dapat memprogram ulang pemikiran kita untuk memungkinkan cinta kasih tanpa syarat bagi kita sendiri.

    Penghalang Umum untuk Belas Kasih terhadap Diri Sendiri

    Sejumlah emosi negatif bisa cukup kuat untuk menurunkan rasa sayang terhadap diri sendiri. Rasa bersalah, kemarahan, frustrasi, dan kebencian dapat dengan cepat merusak pikiran positif kita jika kita tidak tahu bagaimana mengendalikannya.

    Mempraktikkan menjaga kesadaran atas emosi, pikiran dan pengalaman dapat membantu kita mengenali dan mengakui emosi-emosi ini tanpa dikendalikan olehnya.

    Seseorang yang merasa bersalah atau menyesal dari masa lalu mungkin sangat takut untuk bertindak, karena takut melakukan kesalahan. Belajar untuk memisahkan masa lalu dari masa kini dan menerima bahwa setiap orang membuat kesalahan adalah bagian penting dari bergerak menuju hati yang welas asih dan kebebasan untuk menjalani hari esok yang baru.

    Demikian juga kemarahan, berakar dimasa lalu. Seseorang mungkin telah mengalami kekecewaan pada orang lain atau merasakan ketidakadilan hidup yang akut, tetapi amarah tidak membawa dampak positif bagi tubuh atau jiwa. Alih-alih membiarkan kemarahan menggerogoti hati, perasaan itu bisa diubah menjadi kendaraan untuk perubahan.

    Frustrasi sering kali datang dari perasaan bahwa seseorang tidak mampu mencapai sesuatu yang seharusnya bisa mereka lakukan. Penghakiman ini keras dan tidak adil. Setiap orang memiliki kekuatan dan kelemahannya masing-masing. Belajar menerima bahwa beberapa hal akan menjadi tantangan dan mengembangkan kesabaran untuk mengatasi kesulitan adalah alat yang berharga di jalan menuju belas kasih terhadap diri sendiri.

    Kesedihan, yang disebabkan oleh kehilangan besar atau keputusasaan, dapat melumpuhkan. Belajar mengamati perasaan ini tanpa terpuruk didalamnya adalah langkah penting untuk melepaskan diri anda darinya. Meskipun kita tidak dapat mengontrol emosi, kita dapat mengontrol bagaimana kita bereaksi terhadapnya. Dengan menerima dan melepaskan, kita dapat melangkah maju.

    Menjinakkan Kritik Batin

    Salah satu atau semua emosi ini dapat menyebabkan seseorang menjadi terlalu kritis terhadap diri sendiri. Kritikan yang keras jarang memberikan efek yang baik dan seringkali mendukung sikap negatif yang ada. Menempatkan kritik batin anda ditempatnya sangat penting untuk belas kasih terhadap diri sendiri.

     “Orang-orang berkembang dengan penguatan positif. Mereka hanya dapat menerima sejumlah kritik tertentu dan anda mungkin kehilangan mereka sama sekali jika anda mengkritik pribadi mereka. Anda dapat menyampaikan maksud tanpa menyentuh pribadi. Jangan menghina atau meremehkan orang-orang anda, karena alih-alih mendapatkan lebih banyak dari mereka, anda akan mendapatkan lebih sedikit”—(Bill Walsh, pelatih sepak bola)

    Ingatlah bahwa tidak ada dari kita yang sempurna. Faktanya, setiap orang memiliki beberapa kekurangan utama. Jika kita semua hanya melihat kekurangan satu sama lain, kita tidak akan mendapatkan apa-apa. Lepaskan gagasan bahwa “tidak sempurna itu tidak cukup baik”. Keyakinan tradisional menyatakan bahwa kita datang ke dunia manusia untuk berkultivasi ke atas ditengah delusi. Jika kita sudah sempurna kita tidak akan termasuk dalam alam manusia.

    Kita semua memiliki suara batin yang terus-menerus mengoceh. Suara itu bisa mendukung atau mengecilkan hati, baik atau kejam, membuat semua perbedaan di dunia.

    Dengan menumbuhkan rasa penerimaan diri, kita dapat mengakhiri pelecehan verbal dan psikologis kita sendiri yang mencegah kita berkembang. Jika tidak, persepsi negatif kita bisa menjadi ramalan yang terpenuhi dengan sendirinya.

    Membersihkan jalan untuk belas kasih terhadap diri sendiri

    Dengan mengubah cara anda memproses emosi, anda dapat mengalaminya tanpa dikendalikan olehnya. Ada sejumlah pendekatan yang dapat anda gunakan untuk mengubah cara berpikir anda.

    Jadilah teman terbaik anda sendiri

    Jika anda ditakdirkan untuk menghabiskan seluruh hidup anda bersama satu orang, tidakkah anda akan mencoba untuk tetap berhubungan baik? Perlakukan diri anda sebagai seseorang yang bergantung pada dukungan dan persahabatan anda, dengan pengertian dan kesabaran.

    Tulislah surat yang penuh dengan kebaikan untuk diri anda sendiri. Pegang tangan anda sendiri untuk mendapatkan dukungan, atau peluk diri sendiri jika anda membutuhkannya.

    Katakan pada diri sendiri: “Itu wajar dan baik untuk bersikap baik pada diri sendiri. Saya layak dan pantas mendapatkan kasih sayang dan empati”.

    Maafkan dirimu

    Tidak perlu menghukum diri sendiri atas kesalahan anda. Bersabarlah dan pemaaf seperti anda terhadap seorang anak, karena kita semua terus-menerus dalam proses belajar.

    Ingatlah bahwa tidak ada orang yang sempurna, dan bahwa membuat kesalahan adalah bagian alami dan dapat diterima dari kehidupan, yang dengan melaluinya kita belajar dan tumbuh.

    Kenali apa yang bisa anda lakukan dengan lebih baik dan bersiaplah untuk menerapkannya dilain waktu. Kemudian lanjutkan. Beri diri anda kebebasan untuk merasakan kegembiraan lagi.

    Katakan pada diri sendiri: “Saya memaafkan diri sendiri karena saya manusia dan tidak ada yang sempurna. Saya melepaskan penyesalan dan menerima tantangan di depan tanpa takut gagal”.

    Pertahankan mindset yang berkembang

    Hadapi kesulitan sebagai tantangan, bukan hambatan yang membuat frustrasi. Dengan menerima tantangan, kita dapat menemukan peluang dan makna didalamnya daripada menyerah dan merasa kalah.

    Jangan membandingkan dan mengkritik diri sendiri dengan orang lain yang mungkin menangani tugas dengan lebih mudah. Alih-alih, lihatlah mereka untuk mendapatkan inspirasi dan lihat bagaimana anda dapat mengembangkan kekuatan seperti milik mereka untuk diri anda sendiri.

    Katakan pada diri sendiri: “Setiap kesalahan adalah kesempatan untuk tumbuh dan belajar. Saya tidak akan membiarkan mereka mengecilkan hati saya”.

    Latih menjaga kesadaran atas emosi, pikiran dan pengalaman

    Menjaga kesadaran atas emosi, pikiran dan pengalaman adalah keadaan aktif yang mengharuskan anda hidup pada saat ini dan memperhatikan, alih-alih menghindari, reaksi emosional anda terhadap apa yang terjadi.

    Akui emosi-emosi itu tanpa terlalu terlibat. Begitu kita dapat mengenali emosi kita dan menerima bahwa emosi itu mungkin mengungkapkan perasaan kita, tetapi tidak mendefinisikan siapa diri kita, kita dapat mengambil langkah-langkah untuk keluar dari kendali mereka.

    Sebagai tanggapan atas pengakuan penuh kesadaran atas perasaan anda, bersikaplah lembut dan baik pada diri sendiri, daripada menyangkal atau menghakimi emosi anda.

    Biarkan emosi anda keluar dengan cara yang sehat, seperti menangis, berbicara dengan teman, atau menulis surat ekspresif kepada diri sendiri atau seseorang yang ingin anda ajak berkomunikasi, meskipun anda tidak pernah mengirimkannya. Menempatkan perasaan anda diatas kertas dapat memiliki efek pelepasan yang luar biasa.

    Cobalah berwawasan luas untuk membayangkan perasaan orang lain, terutama dalam konflik. Ini dapat sangat mengurangi intensitas emosi anda sendiri.

    Ambil bagian dalam kemanusiaan yang sama
    Ingatlah bahwa kita adalah individu dalam komunitas yang luas. Hidup kita tidak terpisah atau terisolasi dari orang lain. Perasaan kesepian, kesedihan, kepahitan, dan keputusasaan bersifat universal.

    Ketika kita menyadari bahwa kita tidak sendirian dalam perasaan ini, perasaan itu menjadi bahan pengikat dan bukan alasan untuk menarik diri dari masyarakat untuk merenungkannya.

    Menjangkau orang lain untuk membicarakan perasaan kita membangun rasa keterhubungan, membantu kita melihat sesuatu dari perspektif lain yang lebih besar, dan mendorong terbangunnya jaringan pendukung yang berharga.

    Katakan pada diri sendiri: “Saya bukan orang pertama atau terakhir yang merasa seperti ini. Banyak orang lain pernah merasakan hal ini sebelumnya. Sulit untuk menanggung sendiri tetapi sharing dapat membuatnya lebih mudah”.

    Pertahankan perspektif yang tepat

    Anda tidak perlu penilaian dari luar. Jangan biarkan harga diri anda bergantung pada bagaimana orang lain memandang anda, atau lebih buruk lagi, bagaimana anda berpikir orang lain memandang anda.

    Tekanan sosial untuk melihat atau berperilaku dengan cara tertentu dapat menyebabkan citra diri yang negatif, kemarahan, dan frustrasi. Latih kemandirian untuk memisahkan diri anda dari harapan dan jebakan orang lain tersebut.

    Katakan pada diri sendiri: “Saya menerima siapa saya, dengan segala kesalahan dan kelemahan saya. Saya tidak terikat oleh penilaian orang lain”.

    Tumbuhkan Sikap Bersyukur

    Daripada merasa putus asa tentang apa yang tidak benar dalam hidup anda, anda dapat menghitung hal-hal baik, atau “menghitung berkat anda”, seperti kata pepatah.

    Pergeseran fokus ini dapat membantu seseorang memandang dunia sebagai teman, bukan musuh, dan memungkinkan keindahan dan kedamaian memasuki kehidupan kita.

    Rasa syukur dapat diungkapkan dalam jurnal harian, dirasakan dalam hati saat berjalan-jalan di alam, ditulis dalam kartu atau surat kepada teman, atau diam-diam diamati dalam pikiran.

    Catat momen-momen positif yang terjadi sepanjang hari, lalu ingat dan bagikan untuk membuatnya tetap hidup.

    Katakan pada diri sendiri: Saya bersyukur atas semua kekuatan saya dan untuk setiap kesempatan yang diberikan kehidupan kepada saya untuk tumbuh dan berkembang.

    Belas kasih pada diri sendiri adalah perjalanan yang mungkin membawa anda melalui beberapa emosi yang gelap dan tidak nyaman. Kunci untuk bergerak maju adalah menjadi sadar dan rasional tentang perasaan anda tanpa terbenam padanya.

    Perlakukan diri anda sebagai teman, dan pelihara kebaikan dengan menerima bahwa anda tidak sempurna dan melepaskan penyesalan yang dalam.

    Dengan mengenali nilai anda sendiri di tengah kesulitan, anda akan segera melihat bahwa kita semua menghadapi perjuangan yang sama, dan empati secara alami akan muncul.

    Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini

    VIDEO REKOMENDASI

  • Terakhir Kali

    Terakhir Kali

    Mama menyuruh saya menemani ke pasar, menyebalkan, saya masih ada pekerjaan yang harus dikerjakan; kakak datang ke rumah meminjam mobil saya, didalam hati sangat tidak rela;  adik menelpon meminta uang minta tolong dibelikan buku lagi, huh.. dia tidak tahu mencari uang sangat susah; orang tua murid datang mengadu; rekan kerja malam-malam menelpon mengeluh, sangat ingin memutuskan telepon; rumah sangat berantakan, harus dibereskan; anjing juga sudah harus dimandikan…., melelahkan, semuanya terlalu menyebalkan!

    Interaksi diantara manusia, terkadang sangat menggelisahkan; kegiatan rutin yang berulang setiap hari, terkadang, untuk menggerakkan tangan mencuci piring makan sendiri saja sudah segan, kenapa setiap hari ada setumpuk pekerjaan yang tidak habis dikerjakan?.

    Sampai suatu hari membesuk seorang kolega yang karena terserang stroke, teman ini yang biasanya sangat aktif di kantor, tetapi sekarang terbaring hanya terbungkus baju rumah sakit, di hidungnya dimasukkan selang makanan, dan jarum infus dan obat tertancap di tangan kiri dan kanan, membuatnya tidak bisa bergerak kemana-mana.

    Tiba saatnya makan, saya mendengar perawat berkata, “makan”, lalu perawat mengambil sebuah jarum besar dan selang, lalu dituangkan makanan kental ke selang di hidungnya, tidak sampai dua menit, saya mendengar perawat berkata lagi, “sudah selesai”, teman memandang saya dengan tidak berdaya.

    Malam sebelum kecelakaan, saya masih bersama dia makan bersama, saya teringat pada saat itu dia sambil makan sambil mengeluh.

    Jika pada saat itu dia tahu itu adalah terakhir kali dia dapat memakan makanan dengan mulutnya,  dengan lidah merasakan kelezatan makanan,  saya berpikir, dia pasti akan bersyukur menikmati makanannya dengan lezat.

    Setelah keluar dari pintu rumah sakit,  mengenang kembali  kegiatan dalam kehidupan sehari-hari, berjanji kepada diri sendiri, harus dengan gembira menemani mama ke pasar, meminjamkan mobil kepada kakak, membayar uang buku adik, mendengar keluhan dari orang tua murid dan membantu mencarikan solusinya, membereskan rumah sehingga menjadi rapi dan nyaman untuk dihuni, memandikan anjing, kegiatan rutin yang membosankan ini, mungkin tidak akan terjadi lagi didalam kehidupan ini, mungkin ini adalah terakhir kali dilakukan dalam hidup ini.

    Menghargai saat bersama dengan orang lain, menghargai setiap hal dan orang, setiap hal yang dilakukan dihadapi dengan gembira. 

    Berusaha selalu membantu orang lain, dapat membantu orang lain adalah sebuah kebahagiaan, oleh sebab itu harus hidup dengan bahagia. Karena mungkin ini adalah hal terakhir yang bisa engkau lakukan.(minghui school)

    Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

    VIDEO REKOMENDASI

  • Rasa Bersyukur

    Rasa Bersyukur

    Ada sebuah cerita, seorang kakek bersama cucunya pergi bertamasya, mereka tersesat di tengah hutan, kakek dan cucunya hanya bisa setelah lapar makan buah-buah hutan dan minum air sungai, setelah lelah bersandar di bawah pohon besar beristirahat. Ketika dalam keadaan demikian, kakek akan membungkukkan badan mengucapkan terima kasih kepada sungai dan pohon besar, dengan penuh perasaan berkata, “Terima kasih!”. Cucunya melihat perbuatan kakeknya dengan tidak mengerti bertanya, “Kakek, kenapa harus berterima kasih kepada mereka?”

    Kakek dengan ramah berkata, “Cucuku, mereka pantas mendapat terima kasih kita, jika tidak ada mereka maka kita berdua sudah akan mati kelaparan dan kehausan, mereka adalah penolong kita dalam kesulitan ini, kita tidak hanya akan berterima kasih kepada pohon besar dan sungai, kita juga harus berterima kasih kepada seluruh burung yang bernyanyi untuk kita, kuntum-kuntum bunga yang bermekaran, sinar matahari yang membelai kita.. mereka telah menolong kita, kita pasti bisa keluar dari hutan ini.”

    Seperti yang dikatakan kakek ini akhirnya mereka bisa menemukan jalan keluar dan dapat keluar dari hutan. Mereka berdua ketika sudah berada diluar hutan, kembali membalikkan badan dan membungkuk mengucapkan terima kasih kepada hutan yang membawa memori indah selama mereka tersesat. 

    Setelah selesai membaca cerita ini saya terus berpikir, jika yang tersesat adalah saya, apa yang akan saya lakukan? Jika menuruti tabiat masa lalu saya maka saya mengeluh, mengasihani diri sendiri, tetapi mengeluh dan mengasihani diri sendiri apakah bisa menyelesaikan masalah?

    Ketika nilai pelajaran matematika saya tidak bagus, saya mengeluh guru matematika tidak pintar mengajar, menyesali diri sendiri yang tidak serius belajar; ketika terjadi konflik dengan teman di sekolah, saya terus mengeluh teman saya tidak tahu berterima kasih, mengasihi diri sendiri mempunyai teman yang demikian…. tetapi akhirnya adalah nilai matematika saya semakin jelek, teman baik saya menjauhi saya. Kebalikannya, kakek di cerita diatas sangat bijaksana.

    Rasa bersyukurnya terhadap alam dan binatang di sekelilingnya menjadi momentum ke depannya, dia selalu membiarkan dirinya merasa bahwa dia adalah orang paling beruntung, dan dilindungi. Kekuatan dari rasa syukur demikian besar! Dalam hati saya mengucapkan terima kasih kepada penulis cerita tersebut, karena cerita ini membelikan saya wawasan yang sangat mendalam.

    Pada hari-hari ketika meninggalkan rumah pergi ke Beijing, saya semakin merasakan jika didalam hati terdapat rasa bersyukur kekuatannya sangat dahsyat. 3 tahun yang lalu, saya datang ke Beijing mengikuti ujian, pertama saya merasa semuanya terasa asing, sendiri dan kesepian semua rasa tersebut seperti menyerang saya, perasaan rindu rumah sangat kuat, karena masa depan yang tidak jelas membuat saya sering terbangun ditengah malam, ditambah lagi musim dingin di Beijing sangat dingin membuat saya tidak terbiasa, saya jatuh sakit, seluruh lidah saya sariawan, kerongkongan sangat sakit dan tidak bisa bersuara, memikirkan di rumah betapa ibu dan bapak menyayangi saya, sekarang hanya sendirian di Beijing, sangat menyedihkan, ketakutan membuat saya meneteskan air mata.

    Tiba-tiba, saya merasa ada sebuah tangan hangat yang memegang kening saya, sebuah suara ramah bertanya, “Apakah engkau tidak enak badan? Saya akan membantu Anda membeli obat!” rupanya dia adalah teman sekamar di asrama.

    Teman-teman di asrama mendengar saya sakit, mereka datang menjenguk saya, ada yang membantu saya menuang air, ada yang memasak nasi, dalam sekejab, 6 gadis yang berasal dari berbagai kota di negara ini menjadi teman baik, didalam hati saya merasa sangat bersyukur.

    Teman sekamar saya membantu memberikan kompres. Pada malam itu dia tidak dapat tertidur nyenyak, sebentar-bentar dia terbangun menukar kompres di kepala saya, dan memegang kening saya, melihat apakah panas badan saya sudah turun.

    Hati saya terasa sangat hangat, begitu banyak kasih sayang mengelilingi saya, saya sangat beruntung. Saya sedang berpikir, jika suatu hari ada orang yang sakit, saya juga akan berbuat demikian.(minghui school)

    Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

    VIDEO REKOMENDASI

  • Menyelesaikan Masalah

    Menyelesaikan Masalah

    Dahulu ada seorang pria yang sangat tertekan, dia mendengar bahwa Tuhan dapat menyelesaikan dan menghentikan semua penderitaan, lalu dia memikul ranselnya melakukan perjalanan mencari Tuhan.

    Setelah Tuhan mendengar masalahnya, berkata kepadanya, “Yang benar-benar  bisa melepaskan dan menghentikan semua ini hanya dirimu sendiri.”

    “Tetapi, didalam hati saya penuh dengan penderitaan, kesedihan, frustasi, tertekan!”

    “Coba engkau pikirkan, semua penderitaan, kesedihan didalam hatimu, siapakah yang memasukannya kedalam hatimu?”

    Orang ini terdiam dan berpikir beberapa saat. Kemudian dia mendongak dan menatap Tuhan dihadapannya. Tuhan dengan welas asih tersenyum kepadanya berkata kembali: ”Siapa yang memasukkannya, maka dia sendiri yang mengeluarkannya.”

    Penderitaan dan tekanan muncul dari hati, orang lain tidak mungkin mengeluarkannya yang terdapat didalam hati Anda, ingin melepaskan dan menyelesaikannya, tergantung kepada diri Anda sendiri.(minghuischool)

    Lebih banyak artikel Budi Pekerti, silahkan klik di sini. Video, silahkan klik di sini.

    VIDEO REKOMENDASI

  • Latihan Kesadaran: Tidak Sesulit yang Anda Pikirkan

    Latihan Kesadaran: Tidak Sesulit yang Anda Pikirkan

    Ketika anda melatih kesadaran, anda sedang mempraktikkan seni menciptakan ruang untuk diri sendiri: kebebasan untuk berpikir, ruang untuk bernapas, dan jarak antara diri anda dan reaksi anda. Ini adalah keadaan yang dapat dikembangkan melalui latihan. 

    Pada Agustus 2021, Positive Psychology menerbitkan How To Practice Mindfulness: 11 Practical Steps and Tips. Pada intinya, kesadaran adalah aktivitas yang membutuhkan latihan teratur dan niat yang berkelanjutan.

    Tentukan waktu tanpa gangguan untuk menyisihkan waktu untuk berlatih dan tetap berpegang pada waktu yang sama dengan menetapkan jadwal anda sendiri.

    Sebelum memulai perjalanan menuju kesadaran, langkah penting pertama adalah berkomitmen untuk latihan. Beberapa meta-analisis telah menyoroti berbagai hal yang menggangu latihan kesadaran ini, dan penulis percaya ini mungkin karena kurangnya komitmen dari para peserta. Tidak ada kesuksesan yang dapat dicapai kecuali anda benar-benar memiliki niat yang kuat.

    Manfaat Nyata dari Berlatih Kesadaran

    1. Membantu meredakan kecemasan dan depresi.
    2. Mengurangi stres.
    3. Meningkatkan fokus dan efisiensi.
    4. Meningkatkan kualitas tidur.

    Melatih kesadaran melalui meditasi sederhana telah menunjukkan hasil yang positif. Kesadaran sederhana melalui meditasi meliputi:

    • Duduk di kursi bersandaran lurus atau bersila di lantai.
    • Fokus pada pernapasan, mengikuti sensasi aliran udara ke dalam lubang hidung dan keluar dari mulut.
    • Setelah konsentrasi dipersempit, perluas fokus anda.

    Pada September 2021, Mindfulness Association menerbitkan sebuah artikel tentang “Gerakan Kesadaran.” Gerakan Kesadaran adalah menyadari bergerak, di mana pun anda berada, dan ke mana pun anda pergi. Gerakan sadar juga dapat mencakup berkebun, berenang, dan bersepeda, di antara aktivitas dan tugas sehari-hari lainnya.

    “Kami melatih gerakan penuh kesadaran dengan sikap yang sama yang kami bawa ke meditasi duduk, tanpa usaha atau paksaan. Kami berlatih menerima tubuh kami seperti yang kami temukan, di masa sekarang, dari satu saat ke saat berikutnya,” seperti dikutip dari penulis Jon Kabat-Zinn. (Mindfulness Association)

    Salah satu konsep yang relatif baru adalah gagasan menggabungkan kesadaran dengan terapi seni, menciptakan terapi seni berbasis kesadaran. Ini adalah hasil dari menggabungkan konsep kesadaran dengan terapi seni, seperti melukis, membuat obyek tanah liat, atau mendengarkan musik.

    Terapi seni menjadi populer sebagai bentuk pengobatan di tahun 1940-an, memanfaatkan seni baik sebagai pendekatan terapi atau sebagai bagian dari psikoterapi itu sendiri.

    Dengan kata lain, Anda terlibat dalam proses kreatif membuat karya seni atau mendengarkan musik sebagai cara untuk mengeksplorasi diri anda dengan penuh kesadaran.

    Meskipun penelitian telah menemukan bahwa Kesadaran penuh dapat mencegah terbentuknya kebiasaan buruk, tampaknya juga bahwa tingkat kesadaran yang tinggi juga membuat sulit untuk menciptakan kebiasaan yang baik.

    Menciptakan keseimbangan keterampilan berbasis memori eksplisit dan implisit telah menjadi kunci untuk menciptakan aliran dan superfluiditas. Contoh keterampilan berbasis memori terperinci meliputi: kemampuan mengingat apa yang telah dipelajari, mengingat angka, dan kemampuan membaca dan menulis.

    Di sisi lain, contoh keterampilan berbasis memori implisit meliputi: menyanyikan lagu yang sudah dikenal dan mengendarai sepeda.(nspirement)

    Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.

    VIDEO REKOMENDASI