Tag: bermoral

  • Rutinitas Harian Kaisar Kangxi

    Rutinitas Harian Kaisar Kangxi

    Bagaimana para pangeran kerajaan Dinasti Qing dididik, telah ditetapkan pada era Kaisar Kangxi (1654 -1722). Para pangeran memulai sekolah formal mereka pada usia enam tahun. Mereka harus bangun jam 5 pagi setiap hari untuk belajar hingga jam 6 atau 7 malam. Mereka hanya memiliki satu hari libur—Hari Tahun Baru—dan dua setengah hari libur sebelumnya. Itulah…

  • Tujuan Terakhir dari Paham Komunis (32): Babak Akhir Pertunjukkan 5000 Tahun

    Tujuan Terakhir dari Paham Komunis (32): Babak Akhir Pertunjukkan 5000 Tahun

    “Tujuan Terakhir dari Paham Komunis” (32) Kesimpulan Pertunjukan besar 5000 tahun sudah mendekati babak akhir, dan umat manusia sudah melangkah hingga titik terakhir. Roh jahat komunis di periode ini sedang mengaduk-aduk dunia manusia, telah menyebabkan bencana yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah umat manusia. Selain secara langsung menyebabkan kematian ratusan juta orang lebih, yang…

  • Tujuan Terakhir dari Paham Komunis (31): Pemandangan Akhir Zaman

    Tujuan Terakhir dari Paham Komunis (31): Pemandangan Akhir Zaman

    “Tujuan Terakhir dari Paham Komunis” (31) 4. Pemandangan Akhir Zaman a. Kebudayaan Lubang Kotoran Ketika PKT menghancurkan Kebudayaan Tradisional, serentak juga mendorong agama negara yakni ajaran sesat komunis, untuk mencuci otak rakyat Tiongkok dalam lingkungan tertutup. Setelah era 1980-an, pintu negara telah dibuka, namun PKT tidak ingin menampilkan kebudayaan arus utama luar negeri kepada rakyat…

  • Tujuan Terakhir dari Paham Komunis (30): Menggunakan “Kebencian” untuk Mendirikan Negara

    Tujuan Terakhir dari Paham Komunis (30): Menggunakan “Kebencian” untuk Mendirikan Negara

    “Tujuan Terakhir dari Paham Komunis” (30) Bab 6. Menggunakan “Kebencian” untuk Mendirikan Negara (Akhir) 3. Negara PKT Pasti Menjadi Dunia Serigala a. Sepuh Namun Tidak Terhormat Kongzi [Konfusius] berkata: “……ketika berumur 50, memahami Mandat Langit; ketika berumur 60, telinga patuh dengan kebenaran; ketika berumur 70, tindakan mengikuti hati tanpa melampaui batas”. [Wei Zheng, Analects] Lansia…

  • Tujuan Terakhir dari Paham Komunis (29): Meracuni dengan Bahasa dan Perilaku Partai

    Tujuan Terakhir dari Paham Komunis (29): Meracuni dengan Bahasa dan Perilaku Partai

    “Tujuan Terakhir dari Paham Komunis” (29) B. Bahasa i. Kosakata Vampir Buku “Mencerai-beraikan Kebudayaan Partai” [Dissolving The Culture of CCP] pernah secara sistematis menganalisis kondisi banjirnya kata-kata partai di bawah pemerintahan PKT, seperti saling memanggil “Kamerad”, juga ada kosakata klise ala partai, yang menopang operasi jangka panjang medan iblis Kebudayaan Partai, seperti: 1) Spirit Kongres,…

  • Tujuan Terakhir dari Paham Komunis (28): Mengubah Manusia Menjadi “Bukan Manusia”

    Tujuan Terakhir dari Paham Komunis (28): Mengubah Manusia Menjadi “Bukan Manusia”

    “Tujuan Terakhir dari Paham Komunis” (28) 2. PKT Mengubah Manusia Menjadi Bukan Manusia Cuci otak, penipuan, perusakan, dan mutasi yang dilakukan PKT secara terus-menerus, telah menyebabkan anak muda zaman sekarang tidak memiliki kebudayaan, tidak mempedulikan moralitas, hasilnya sejumlah orang berperilaku serigala, hanya saja berwujud manusia. Sejak 2004, di daratan sangat populer “Kebudayaan Serigala”. Dari novel,…

  • Tujuan Terakhir dari Paham Komunis (27): Menggunakan “Kebencian” untuk Mendirikan Negara

    Tujuan Terakhir dari Paham Komunis (27): Menggunakan “Kebencian” untuk Mendirikan Negara

    “Tujuan Terakhir dari Paham Komunis” (27) Bab 6. Menggunakan “Kebencian” untuk Mendirikan Negara (Awal) Kata Pembuka: Partai Komunis Menggunakan “Kebencian” untuk Mendirikan Negara Inti dari roh jahat adalah terbentuk dari “Kebencian”. “Kebencian” adalah sejenis materi, ia memiliki kehidupan, atau boleh juga dikatakan “Kebencian” adalah sejenis kehidupan, juga merupakan unsur dasar yang membentuk roh jahat komunis.…

  • Tujuan Terakhir dari Paham Komunis (26): Menentang Nilai-Nilai Universal

    Tujuan Terakhir dari Paham Komunis (26): Menentang Nilai-Nilai Universal

    “Tujuan Terakhir dari Paham Komunis” (26) 7. Partai Komunis Tiongkok Menentang Nilai Universal: “Sejati – Baik – Sabar” Sejarah sama sekali tidak akan membiarkan roh jahat komunis menginjak-nginjak sesuka hati, karena bangsa Tionghoa masih memiliki kesempatan untuk lepas dari kungkungan roh jahat komunis. Jejak kebudayaan kuno dalam lubuk jiwa orang Tiongkok, sungguh sulit untuk dihapus.…

  • Tujuan Terakhir dari Paham Komunis (25): Kesenian Tradisional VS Kesenian Iblis

    Tujuan Terakhir dari Paham Komunis (25): Kesenian Tradisional VS Kesenian Iblis

    “Tujuan Terakhir dari Paham Komunis” (25) 6. Kesenian Tradisional VS Kesenian Iblis Kebudayaan Tradisional bangsa Tionghoa sering disebut sebagai “Peradaban dengan Etika dan Musik”. Etika [Li], artinya menghormati Tuhan dan memberi persembahan. Di dalam “Zuo Zhuan” tertulis “Manusia Beretika, Sesuai dengan Kehendak Langit, Sesuai dengan Prinsip Bumi, Berperilaku mengikuti Norma Masyarakat”, orang Tiongkok juga sering…

  • Tujuan Terakhir dari Paham Komunis (24): Teladan Manusia vs Penyembah Kejahatan

    Tujuan Terakhir dari Paham Komunis (24): Teladan Manusia vs Penyembah Kejahatan

    “Tujuan Terakhir dari Paham Komunis” (24) 5. Teladan Manusia vs Penyembah Kejahatan Kebudayaan Tradisional bangsa Tionghoa sangat memandang penting moralitas manusia. Dalam catatan kuno, sajak yang menggambarkan moralitas tinggi dan mendorong manusia berbuat kebajikan jumlahnya sangat banyak dan mudah ditemui. Membuka lembaran sejarah 5000 tahun, seperti hadir di sebuah galeri karakter yang sangat kaya, karakter…