Tag: otak

  • Meditasi Mulai Populer Seiring Manfaat Kesehatannya Diakui Ilmuwan

    Meditasi Mulai Populer Seiring Manfaat Kesehatannya Diakui Ilmuwan

    Dalam Proceedings of the American Academy of Sciences edisi 16 November 2001, para ilmuwan menerbitkan sebuah penelitian yang menyimpulkan bahwa meditasi dapat meningkatkan aktivitas otak, secara signifikan mempengaruhi area otak yang bertanggung jawab untuk mengatur emosi dan kebahagiaan, memungkinkan seseorang menjadi lebih responsif.

    Merupakan cara yang baik untuk mengatur tubuh baik secara fisik maupun mental, meditasi kian populer seiring subjek ini dibidik para komunitas medis Tiongkok dan Barat demi meningkatkan kesehatan.

    Meditasi seringkali ditemukan dalam praktik spiritual atau keagamaan seperti yoga, Buddhisme, Taoisme, dan Konfusianisme. Meditasi juga digunakan di beberapa sekolah seni bela diri tradisional Tiongkok untuk menumbuhkan energi internal, menyehatkan pikiran, dan memperkuat tekad.

    Gerakan latihan ini yaitu duduk tenang dan diam, seperti yang dipahami bahwa “Periode hening yang lama membawa seseorang ke dalam kondisi konsentrasi; sementara aktivitas dalam jangka lama menimbulkan kelelahan.”

    Untuk bermeditasi, seseorang dapat duduk secara alami, bersila, atau dalam posisi teratai setengah atau penuh. Posisi teratai, dengan kaki bertumpu pada paha, mungkin memerlukan sedikit usaha; tapi hampir semua orang bisa melakukannya, seiring waktu dan ketekunan. Latihan ini tidak hanya memelihara tubuh dan memperpanjang usia, tetapi juga membuka pikiran dan meningkatkan kebijaksanaan.

    Meditasi dapat meningkatkan aktivitas otak

    Para ilmuwan mempelajari satu kelompok yang terdiri dari delapan Buddhis, berusia antara 34-64 tahun, yang sudah bermeditasi selama lebih dari delapan jam sehari selama 15-40 tahun terakhir, bersama sekelompok 10 mahasiswa sehat, berusia 20-22 tahun, yang tidak pernah mencoba meditasi, tetapi mau belajar. Aktivitas otak kedua kelompok relawan sebelum dan sesudah periode meditasi diukur dan dibandingkan.

    Dengan memantau aktivitas listrik di kulit kepala, para ilmuwan menemukan bahwa aktivitas gelombang alfa dan gamma secara signifikan lebih tinggi pada kelompok meditator jangka panjang, baik selama dan sebelum meditasi; dengan osilasi gelombang gamma yang sangat kuat.

    Gelombang gamma di otak manusia disebabkan aktivitas di area kortikal sendi frontal dan parietal otak, yang bertanggung jawab atas emosi manusia dan area yang berhubungan dengan kesenangan.

    Pada dua biksu yang lebih tua, terdeteksi aktivitas gelombang gamma yang sangat kuat, dan hasilnya menunjukkan bahwa fluktuasi aktivitas otak hanya disebabkan oleh lamanya waktu yang dihabiskan dalam meditasi dan tidak terkait dengan perbedaan individu.

    Hasil rekaman menunjukkan bahwa meditasi meningkatkan aktivitas otak dan secara signifikan mempengaruhi area otak yang bertanggung jawab untuk mengatur emosi dan kebahagiaan, dengan efek jangka pendek dan jangka panjang.

    Temuan ini pertama kali diterbitkan dalam jurnal ilmiah setelah diuji oleh Laboratory for Brain Imaging and Behavior of Waisman Center dari Departemen Psikologi di University of Wisconsin.

    Dalam sejarah meditasi digunakan untuk meningkatkan kesehatan di Tiongkok

    Di era Dinasti Song dan Ming (960-1644) di Tiongkok, Konfusianisme sangat menekankan meditasi. Orang-orang Tionghoa dari semua lapisan masyarakat terbiasa mengintegrasikan meditasi dalam kehidupan sehari-hari mereka.

    Huangdi Neijing (黃帝內經) atau Kitab Suci Esoterik Kaisar Kuning, adalah teks medis Tiongkok kuno yang telah diperlakukan sebagai sumber doktrinal fundamental untuk pengobatan Tiongkok selama lebih dari dua milenium.

    Dalam kitab menyatakan: “Tetap tenang dan kosong, Qi akan mengalir dengan lancar; ketika jiwa mendapatkan kedamaian, bagaimana penyakit bisa datang?” Ini menunjukkan bahwa dalam keadaan tenang dan kekosongan, esensi dan jiwa seseorang, “Qi,” dijaga dengan kuat di dalam tubuh. Dalam keadaan seperti itu, penyakit tidak dapat menembus.

    Meditasi kian populer di Barat

    Psikoterapi sugestif dalam komunitas medis saat ini menggunakan meditasi untuk merawat pasien, agar pasien dapat memfokuskan perhatian mereka demi mencapai kesatuan pikiran dan jiwa.

    Dalam beberapa tahun terakhir, teori-teori ilmiah tentang meditasi telah dipelajari di Tiongkok dan di Barat. Majalah Time baru-baru ini melaporkan bahwa 10 juta orang dewasa Amerika kini belajar bermeditasi, dan ruang-ruang meditasi bermunculan di tempat-tempat umum. Harvard Law Quarterly terbitan Musim Semi 2002 membahas pembuatan program meditasi di West Point.

    Sebagai pelatih pemenang dengan 11 gelar NBA, Phil Jackson dianggap sebagai salah satu pelatih bola basket terbaik yang pernah ada. Sebagai bagian dari pelatihan legendarisnya, Jackson meminta timnya melatih fokus penuh menggunakan meditasi. Selebriti seperti Richard Gere dan Al Gore juga termasuk di antara mereka yang menikmati meditasi.

    Dalam dua puluh lima tahun terakhir, lebih dari 2.000 artikel penelitian yang berhubungan dengan Pengobatan Jiwa Raga telah diterbitkan di medica terkemuka. (Lucy Crawford/eva/visiontimes)

    Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.

    VIDEO REKOMENDASI

  • Matematika Pada Anak: Bisa Menghitung Mengapa Sulit Memahami Soal Cerita?

    Matematika Pada Anak: Bisa Menghitung Mengapa Sulit Memahami Soal Cerita?

    Pada artikel sebelumnya telah dibicarakan tentang mental block yang menyebabkan sebagian anak memiliki ketakutan tersendiri saat berhadapan dengan matematika.

    Di sisi lain, bagi sekelompok anak lainnya, matematika dianggap sebagai mata pelajaran biasa layaknya menghadapi mata pelajaran lainnya. Mereka tidak merasakan adanya perbedaan yang berarti. Namun demikian, meski matematika tidak menjadi “momok” bagi kelompok anak ini, menghadapi soal cerita dalam matematika merupakan hal yang berbeda.

    Soal cerita dalam matematika bisa menjadi hal yang cukup rumit bagi siswa-siswi sekolah, meski mereka tidak memiliki mental block terhadap matematika. Mengapa? Karena, dalam soal cerita mereka harus dapat membaca cerita yang disampaikan, kemudian memahami isi cerita tersebut, lantas harus mencari tahu operasi matematika mana yang tepat digunakan, dan terakhir perlu melakukan perhitungan dengan benar. Hanya salah satu saja dari rangkaian proses itu tidak dipahami atau tidak dilakukan dengan benar, akan dapat menyebabkan permasalahan untuk mendapatkan jawaban yang benar,

    Jika dilihat dari sisi neurosains, menurut Irene Phiter dalam Brainfit Talks, soal cerita lebih susah dipahami karena melibatkan banyak brain region. Karena bagian otak yang mengurus jumlah atau quantity tidak terletak pada bagian yang sama dengan bagian otak yang mengenali simbol.

    Bagian otak yang mengenali simbol berada di bagian visual, sementara bagian otak yang mengenali jumlah atau quantity terletak pada penyeberangan antara visual dan parietal lobe. Parietal lobe sendiri merupakan bagian otak yang mengurus gerakan atau motorik.

    Lebih lanjut Irene menyampaikan, “Sedangkan soal cerita dalam matematika memerlukan kemampuan untuk membaca dan memahaminya yang notabene berada pada bagian otak yang bertanggung jawab pada membaca atau language brain. 

    Maka jika diilihat dari sisi ini, wajar jika soal cerita tidak mudah dipahami, karena dia harus mengaktifkan beberapa brain region sekaligus.”

    Oleh karena itu, bagi anak-anak yang baru mulai menginjakkan kakinya di sekolah dasar, soal cerita memiliki tantangan tersendiri. Karena di usia tersebut, umumnya mereka baru saja mempelajari bagaimana cara membaca dan sedang berada dalam tahap memahami suatu kalimat. Lebih rumit lagi bagi mereka yang belajar di sekolah yang menggunakan bahasa pengantar bukan bahasa ibunya. Kerumitannya akan berkali-kali lipat.

    Namun, kerumitan-kerumitan tersebut bukan tidak bisa diuraikan. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan sebagai orangtua untuk membantu anak atau mendorong anak menjadi lebih baik menghadapi soal cerita dalam matematika.

    Dalam artikel Why some kids struggle with math word problems, Bob Cunningham membagikan lima tip cepat bagi para orangtua yang melihat sang anak kesulitan dalam menghadapi soal matematika.

    Tip 1: Tandai akar permasalahnya.

    Mintalah anak-anak untuk membacakan soal cerita satu kali. Kemudian, mintalah mereka membacanya sekali lagi. Lingkari kata-kata dan frasa-frasa penting. Ini dapat membantu anak-anak tetap fokus dan menghindari mereka terburu-buru mengerjakan tanpa memahami isi ceritanya.

    Tip 2: Tutup yang tidak perlu.

    Gunakan potongan kertas coretan kosong untuk menutupi soal cerita lainnya yang sedang tidak dikerjakan oleh anak-anak. Ini akan membantu anak fokus hanya pada soal cerita yang sedang dihadapi.

    Tip 3: Buat daftar periksa.

    Buatlah daftar hal-hal yang harus diperiksa ulang oleh anak-anak saat memecahkan masalah, seperti melingkari kata-kata kunci dan menuliskan kalimat matematikanya.

    Tip cepat 4: Gunakan kartu indeks.

    Pada kartu indeks, tuliskan kata-kata kunci yang digunakan dalam soal cerita tersebut berikut simbol yang mewakilinya. Gunakan satu kartu untuk setiap kata kunci. (Satu kartu mungkin menunjukkan kata kunci “semuanya” di sebelah tanda “+”.) Dorong anak-anak untuk mencocokkan masing-masing kartu dengan setiap kata kunci dalam suatu soal cerita.

    Tip 5: Berikan bantuan membaca.

    Jika anak masih kesulitan dalam hal membaca, bantu anak membacakan soal ceritanya. Perubahan sederhana ini dapat membantu anak-anak terus belajar matematika meskipun dia masih menghadapi kesulitan saat membaca.

    Kelima tip tersebut mungkin dapat membantu orangtua mendampingi anak-anak agar mereka tetap merasa nyaman saat mengerjakan soal cerita, meskipun mereka merasa kesulitan.

    Jika membaca memang masih menjadi masalah bagi si anak, mungkin orangtua juga perlu mencari cara-cara menyenangkan lain agar dapat membantunya meningkatkan kemampuan membaca. (ntdindonesia/averiani)

    Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini

    VIDEO REKOMENDASI

  • Bagaimana Neiguan (P-6) dan Tangan Anda Bisa Mengobati Seluruh Tubuh Anda

    Bagaimana Neiguan (P-6) dan Tangan Anda Bisa Mengobati Seluruh Tubuh Anda

    Neiguan adalah salah satu titik akupunktur paling penting pada tubuh manusia, dengan menampakkan berbagai sinyal untuk sindrom diseluruh tubuh.

    Dalam pengobatan tradisional Tiongkok (TCM), ada pepatah: “Kaki adalah jantung kedua dari tubuh manusia”. Sudah menjadi pemahaman umum di TCM bahwa “semua penyakit berasal dari kaki”, tetapi umumnya, kita semua mengabaikan peran dari tangan.

    Hanya sedikit yang diketahui bahwa dengan menggunakan metode yang tepat, banyak penyakit dapat disembuhkan dari tangan. 

    Cermin Tubuh

    Dalam TCM, area tubuh tertentu seperti mikrokosmos yang mencerminkan bagian tubuh lainnya. Telinga, lidah dan tangan adalah contohnya. Ketiganya seperti cermin atau peta dari seluruh tubuh. Dengan kata lain, anda dapat merawat seluruh tubuh hanya dari bayangan cermin ini.

    Memilih titik untuk perawatan dengan menggunakan cermin dari tubuh telah menjadi gaya perawatan TCM selama berabad-abad.

    Bermacam Kegunaan dari Titik Neiguan (P-6)

    Titik Neiguan (Gerbang Perbatasan Dalam), juga dikenal sebagai titik Perikardium atau P-6, cukup terkenal dalam praktik akupunktur TCM.

    Menurut itmonline.org: “Stimulasi neiguan yang paling sering adalah sebagai poin tambahan untuk sejumlah formula akupunktur, yang memiliki banyak kegunaan selain mengobati gangguan jantung atau mual/muntah”.

    Sebagai akar masalah kesehatan, TCM mengajarkan bahwa tekanan mental dan stres yang berlebihan dapat menghabiskan cadangan energi hidup anda, yang juga dikenal sebagai Qi.

    Organ pusat tubuh anda yang berbeda menghasilkan jenis Qi yang berbeda dan titik Neiguan dianggap sangat efektif dalam mengobati semua jenis penyumbatan Qi.

    Lokasi Neiguan

    Neiguan terletak pada jarak selebar tiga jari diatas garis horizontal pergelangan tangan, di antara dua tendon pergelangan tangan. Memijat titik Neiguan mungkin tampak tidak signifikan, tetapi manfaat yang dihasilkan cukup besar. 

    Dokter pengobatan Tiongkok telah menemukan bahwa biasanya dua tendon dititik Neiguan rileks dan diatur secara terpisah.

    Emosi anda mempengaruhi hati dan kesehatan anda dan ketika seseorang sangat khawatir, kedua tendon dititik Neiguan saling menekan.

    Umumnya, pikiran dan emosi harus dalam keadaan positif. Bahagia itu bermanfaat bagi jantung.

    Tetapi seseorang yang sering stres akan memiliki hati yang tertutup didalam atau terhalang.

    Jika anda berulang kali terus menambahkan akupresur ke titik ini, anda akan melihat bahwa kedua tendon perlahan-lahan akan terpisah, dan keadaan stres anda perlahan-lahan akan berlalu.

    Menekan titik Neiguan secara konsisten dapat memiliki efek mendalam pada kesehatan anda. Inilah sebabnya mengapa mencegah penyakit dimulai dari tangan anda.

    Neiguan (P-6) terletak pada jarak selebar tiga jari diatas garis horizontal pergelangan tangan, diantara dua tendon pergelangan tangan. (Gambar: acupunctureschoolonline.com dari Pinterest)

    Manfaat lain dari akupresur untuk tangan dan jari

    1. Mencegah penyakit mata

    Menekan dan mencubit pangkal luar kedua jari kelingking dapat secara efektif mencegah penyakit mata.

    Terdapat titik akupuntur pada pangkal luar jari kelingking untuk mengobati penuaan mata, yang disebut titik mata tua. Titik akupuntur ini sangat diperlukan untuk kesehatan mata sehari-hari. Sangat cocok untuk segala usia.

    Orang tua dapat meringankan fenomena penglihatan kabur, orang muda dapat menghilangkan kelelahan mata dengan mencubit acupoint ini, dan remaja dan anak-anak dapat secara efektif mencegah miopia dengan memijat acupoint ini.

    2. Mencegah penurunan fungsi ginjal

    Tekanan teratur pada bagian dalam sendi ketiga jari kelingking tangan kiri dapat secara efektif mencegah defisiensi ginjal.

    Ada banyak titik akupuntur di jari kelingking. Sering menekannya dapat menguatkan ginjal dan memelihara Yang. Ini adalah cara yang baik untuk mempraktikkan perawatan kesehatan pencegahan pada ginjal.

    3. Meringankan tekanan darah tinggi

    Menekan buku jari ketiga dari jari manis tangan kiri dapat secara efektif meredakan tekanan pembuluh darah, melindungi jantung, dan mencegah serta mengobati tekanan darah tinggi.

    Umumnya ketika seorang penderita hipertensi merasa pusing, hal itu mungkin disebabkan oleh peningkatan tekanan darah. Menekan titik ini dikatakan dapat meredakan pusing.

    Jika pusingnya parah, anda juga bisa menekan bagian tengah telapak tangan, yang bersesuaian dengan jantung. Dengan cara ini, anda dapat meredakan tekanan pada jantung.

    4. Mencegah diabetes

    Sering mencubit sendi kedua ibu jari kiri dapat merangsang tubuh untuk mengeluarkan lebih banyak insulin untuk “mencerna” gula dan mengurangi kejadian diabetes. Selain itu, diet harian dan pengendalian berat badan juga diperlukan.

    5. Mencegah benjolan payudara

    Sering memijat sendi kedua ibu jari kanan dapat membantu mencegah benjolan payudara. Sering menekan pangkal ibu jari kanan secara efektif dapat mencegah penyakit yang berhubungan dengan payudara.

    6. Mencegah bronkitis

    Buku jari ketiga jari manis kita bersesuaian dengan trakea tubuh. Sering menekannya dapat secara efektif mencegah penyakit batang tenggorokan dan melindungi kesehatan cabang tengorokan dan paru-paru.

    7. Meringankan gejala insomnia

    Menekan bagian luar dari pangkal jari telunjuk dapat secara efektif mengurangi gejala insomnia. Menekan secara teratur dapat secara efektif meredakan kelelahan otak dan merangsang sekresi normal hormon tidur dari otak. (nspirement)

    Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.

    VIDEO REKOMENDASI

  • Tidur: Mengapa Sangat Penting

    Tidur: Mengapa Sangat Penting

    Tidur adalah kondisi tubuh dan pikiran yang biasanya terjadi selama beberapa jam setiap malam, dimana sistem saraf relatif tidak aktif.

    Pada Maret 2021, The Sleep Foundation menerbitkan artikel yang berjudul: Berapa Banyak Tidur yang Benar-Benar Kita Butuhkan? Penelitian ilmiah telah menunjukkan bahwa istirahat sangat penting bagi kita semua, tanpa memandang usia. Pedoman National Sleep Foundation menyarankan bahwa orang dewasa dan lansia yang sehat membutuhkan antara 7 ~ 9 jam istirahat setiap malam. Bayi, anak kecil, dan remaja membutuhkan waktu tidur lebih banyak untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka.

    Sepanjang hidup kita, kita menghabiskan kurang lebih 26 tahun untuk tidur. Rutinitas tidur yang baik meningkatkan kesehatan fisik dan mental, dan juga diketahui bisa meningkatkan kekebalan tubuh.

    Namun, dikatakan juga bahwa kita menghabiskan rata-rata tujuh tahun hidup kita untuk berusaha tidur.

    Gangguan tidur adalah suatu kondisi yang mempengaruhi kualitas dan durasi istirahat anda. Kurang tidur dapat berdampak signifikan pada rutinitas harian dan kesehatan anda secara keseluruhan.

    Beberapa gangguan tidur yang paling umum:

    1. Insomnia

    Gejala insomnia termasuk sulit untuk tertidur, terbangun beberapa kali di malam hari, dan merasa lelah di siang hari. Penyebab umum insomnia termasuk kecemasan, terlalu banyak kebisingan di malam hari, masalah suhu di kamar anda, dan terlalu banyak mengonsumsi kafein.

    2. Kelumpuhan tidur (Sleep Paralysis)

    Ini adalah saat anda tidak dapat bergerak atau berbicara saat anda bangun atau tertidur. Meski dikatakan menakutkan jika dialami, hal itu sebenarnya tidak berbahaya. Salah satu penyebab utamanya adalah kurang istirahat.

    3. Mendengkur dan apnea tidur

    Mendengkur adalah gejala apnea tidur obstruktif. Ini adalah saat seseorang mengalami beberapa jeda dalam pola pernapasan mereka selama istirahat. Mendengkur yang bukan disebabkan oleh apnea tidur atau dikenal sebagai “mendengkur primer”, dapat disebabkan oleh beberapa hal, termasuk anatomi mulut dan sinus, alergi, dan berat badan anda.

    Mendengkur bisa disebabkan oleh apnea tidur, anatomi mulut dan sinus, alergi, atau kelebihan berat badan. (Gambar: Antonio Guillem melalui Dreamstime)

    Pada Maret 2021, WebMD menerbitkan 20 Tips Untuk Tidur yang Lebih Baik. Beberapa di antaranya adalah:

    1. Jauhi perangkat setidaknya satu jam sebelum tidur.
    2. Blokir semua jam di kamar tidur anda agar tidak terlihat pada malam hari.
    3. Makan dengan benar di malam hari, sebaiknya tidak makan terlalu larut.

    Seiring berjalannya waktu, beristirahat dapat memengaruhi suasana hati anda. istirahat yang tepat memainkan peran besar dalam pembelajaran dan memori.

    Tanpa istirahat yang cukup, sulit untuk fokus dan menyimpan informasi baru. Otak anda juga tidak diberi cukup waktu untuk menyimpan ingatan dengan benar.

    Istirahat memungkinkan otak anda untuk mengejar ketinggalan. Selain itu, saat anda beristirahat, tekanan darah anda menjadi rendah. Hal ini memberikan sedikit istirahat pada jantung dan pembuluh darah anda. (nspirement)

    Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.

    VIDEO REKOMENDASI

  • Bagaimana Melepas Keterikatan yang Tidak Sehat

    Bagaimana Melepas Keterikatan yang Tidak Sehat

    Bukan rahasia lagi jika alam semesta, termasuk pikiran dan tubuh kita, mengikuti pola yang teratur. Yang harus kita lakukan adalah mengikuti alur alami yang sudah ada di dalam diri kita.

    Untuk melepaskan kebiasaan tidak sehat, kita perlu memahami sifat alami jalur saraf otak. Kemudian kita dapat mulai melepaskan kecenderungan kebiasaan yang tidak lagi membantu kita mencapai tujuan kita.

    Sifat Fraktal dari Otak Kita

    Para ilmuwan mengklaim bahwa otak itu fractal, tidak hanya pada struktur namun juga pada proses yang fungsinya berdasarkan geometri fraktal. Setiap orang unik dan melihat dunia secara berbeda.

    Tindakan dan pikiran yang berulang-ulang menciptakan pola yang kompleks dan bersifat material.

    Kepingan salju, pepohonan, dan ombak adalah contoh fraktal, perulangan beragam skala ukuran tanpa henti dari suatu objek yang sama. Demikian pula, sistem saraf kita berinteraksi dengan seluruh tubuh kita melalui jalur saraf, yang pada akhirnya mengontrol tubuh kita sesuai dengan tujuan, keinginan, dan kebiasaan kita secara konsisten dan berulang. Tindakan tertentu yang berulang-ulang menciptakan rute yang biasa kita jalani, menjadi semakin menetap seiring waktu, menghasilkan pola perilaku.

    Pengulangan adalah Kunci

    Ketika kita melatih otak, dengan melakukan berbagai tugas, untuk membangun rute baru, kita perlu untuk mengulanginya berkali-kali agar otak menggolongkannya sebagai rute baru. Maka saat jalur saraf di otak terbentuk ketika makanan yang menenangkan dikonsumsi secara teratur, koneksi sinaptik baru dapat dibentuk dengan mengembangkan kebiasaan baru.

    Karena otak terus berkembang, ia dapat membentuk jalur dan kebiasaan saraf baru. Penderita stroke, misalnya, dapat memperoleh kembali fungsi kognitif normal melalui pelatihan. 

    Studi menetapkan, dibutuhkan dua puluh satu hari untuk membangun atau menghentikan kebiasaan. Perkembangan kebiasaan ini tergantung pada kemampuan kita untuk melatih otak kita mengembangkan koneksi saraf baru. Tindakan kompleks seperti mengemudikan kendaraan adalah contoh jalur saraf baru yang telah berkembang di otak.

    Siapapun dapat membangun perilaku baru dan meningkatkan kualitas hidup mereka dengan mengikuti cara alam bekerja. Dengan tekad yang cukup, Anda dapat menghubungkan kembali koneksi saraf Anda dan mengubah rute otak Anda. 

    Berikut adalah beberapa langkah sederhana yang dapat diikuti:

    Amati tindakan Anda setiap saat. Pola berirama dan tenang dapat terlihat di alam, dan kualitas serupa juga dapat ditemukan pada diri Anda. Dengan mengakui bahwa kebiasaan buruk itu bukan Anda atau kesalahan Anda, melainkan sesuatu yang Anda peroleh saat di perjalanan dan menghasilkan pola perilaku yang tidak diinginkan, Anda akan dapat membebaskan diri Anda dari kebiasaan itu secara bertahap.

    • Mengucapkan terima kasih

    Sikap negatif akan memundurkan diri Anda. Perlakukan setiap rintangan sebagai kesempatan untuk meningkat dan sambut dengan rasa syukur. Tetapkan tujuan pada diri sendiri untuk mengungkapkan rasa terima kasih setidaknya pada lima individu atas segala sesuatu yang telah mereka lakukan atau atas kualitas yang mereka miliki. Jadikan pengungkapan rasa terima kasih ini sebagai kebiasaan maka kebahagiaan dan kesejahteraan Anda akan meningkat secara menyeluruh.

    • Kecintaan pada kehidupan

    Semangat adalah energi, daya, atau kekuatan yang mendorong Anda mengejar tujuan Anda. Sebuah ide hanya sekedar ide jika tidak dibarengi dengan semangat; tidak cukup hanya mengulangi afirmasi positif. Tanyakan pada diri Anda, perasaan apa yang diperlukan untuk mencapai tujuan Anda? Apa arti penting tujuan tersebut bagi Anda? Pertimbangkan bagaimana perasaan Anda saat berkonsentrasi pada tujuan Anda.

    • Latihan

    Salah satu metode paling efektif untuk mengubah rute otak Anda, memerangi depresi, dan bahkan mengurangi risiko Alzheimer dan penyakit neurodegeneratif lainnya adalah dengan melakukan aktivitas fisik secara teratur. Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa olahraga dapat membantu merangsang perkembangan neuron di otak dengan meningkatkan kadar faktor neurotropik (BDNF) di otak.

    Faktor neurotropik yang ditentukan secara biokimia (BDNF) adalah protein yang mendorong perkembangan neuron dan koneksi baru (sinapsis). Cobalah untuk menggabungkan olahraga rutin Anda dengan lokasi yang dapat menstimulasi (seperti hiking di alam terbuka). Ini akan membantu kelangsungan hidup dan integrasi neuron yang baru terbentuk ini.

    • Tanpa tindakan

    Kita tahu bahwa orang yang memiliki kecenderungan karakter bahagia bersedia dan mampu menunda kepuasan. Jika mereka menginginkan sesuatu, mereka mungkin mempertimbangkan biaya dan manfaat jika ingin mendapatkannya saat itu juga. “Saya sangat menginginkan sesuatu, tetapi dengan pertimbangan lebih lanjut, saya harus menunggu,” adalah pola pikir yang berharga untuk dimiliki. Ini menunjukkan kemauan dan pengendalian diri.

    Pertimbangkan skenario ini: Anda telah mengeluarkan uang terlalu banyak, namun saat Anda melihat suatu barang, Anda menginginkannya segera. Cobalah membuat komitmen seperti, jalan-jalan ke mal lima kali tanpa membeli apa pun sampai kunjungan kelima.

    Paksa diri Anda hanya melihat-lihat, tetapi jangan membeli apa pun sampai kunjungan terakhir Anda. Dengan pengalaman tersebut, Anda akan lebih dekat ke puncak rangkaian kepuasan yang tertunda dan semakin menuju ke arah karakter seseorang yang memiliki kecenderungan bahagia secara alami.

    • Buat gambaran “mental” tentang apa yang Anda inginkan

    Otak tidak membedakan antara apa yang nyata dan apa yang dibayangkan. Mulailah melakukan latihan mental membentuk kebiasaan baru yang meningkatkan kapasitas Anda untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Temukan gambar yang konsisten akan tujuan Anda dan luangkan waktu membayangkannya setiap hari untuk mencapai tujuan Anda.

    • Persahabatan

    Pilihlah seseorang di luar keluarga Anda yang Anda merasa nyaman bersamanya dan dapat mengekspresikan diri secara bebas dan bermartabat, orang yang akan menghormati privasi Anda. Menyendiri terlalu lama dapat menyeret Anda ke bawah dan membatasi perspektif Anda.

    Puisi dari Jonn Donne:

    Tiada seorangpun bak sebuah pulau

    Yang terpisah sendirian;

    Setiap manusia adalah sebuah potongan kecil dari benua

    Suatu bagian dari keseluruhan

    • Meditasi

    Orang yang melakukan latihan meditasi secara teratur memiliki hipokampus lebih besar. Hipokampus adalah area otak yang mengatur memori, pembelajaran, dan emosi, serta dapat menghasilkan neuron baru sepanjang hidup kita. Proses ini dikenal sebagai neurogenesis atau regenerasi saraf. Seberapapun jumlah waktu yang dihabiskan untuk mengurangi stres dan relaksasi akan bermanfaat bagi fungsi hipokampus Anda.

    • Lakukan tindakan yang konsisten dengan tujuan anda.

    Tindakan Anda harus konsisten sesuai dengan apa yang Anda afirmasi atau sebaliknya. Tidak mungkin Anda menginginkan dan merasakan satu hal namun melakukan sebaliknya. Misalnya, jika Anda tetap mengonsumsi junk food namun mengafirmasi diri tentang hidup sehat dan aktif, Anda tidak akan dapat mengatur ulang otak Anda. Atau, jika Anda pergi ke gym namun mengeluhkan tentang betapa Anda membenci olahraga, Anda tidak akan dapat memperbaiki otak Anda. Tentukan aktivitas apa yang sesuai dengan ide Anda dan apa yang Anda nikmati.

    • Kekuatan pengulangan

    Perubahan membutuhkan pembangunan kebiasaan baru. Lagi pula, itu didasarkan pada pepatah barat, “use it or lose it,” yang kurang lebih berarti “jika Anda tidak terus berlatih atau menggunakan kemampuan, Anda mungkin kehilangan kemampuan itu.”

    Kita secara sadar berlatih untuk berpikir, mengalami, membayangkan, dan berperilaku sesuai dengan tujuan yang ingin Anda tuju. Maka kebiasaan yang tidak kita sadari -yang mengulang masa lalu- akan dipatahkan, dan Anda akan diberi kesempatan untuk memperbaiki otak Anda sepanjang kehidupan Anda.

    Daniel Pinchbeck menulis: “Manusia modern terpaku halusinasi kolektif pada waktu linier, mengabaikan spiral fraktal alam semesta di sekitarnya.” (simonejonker/visiontimes/sia/feb)

    Lebih banyak artikel Keluarga, silahkan klik di sini

    VIDEO REKOMENDASI

  • Apa Hubungan antara Sistem Kekebalan Tubuh dan Otak?

    Apa Hubungan antara Sistem Kekebalan Tubuh dan Otak?

    Telah ditemukan bahwa ada hubungan antara otak dan sistem kekebalan tubuh. Para ilmuwan telah menemukan pembuluh sistem limfatik yang mengalir melalui sinus, yang sebelumnya tidak teridentifikasi dan dianggap tidak ada. Namun, arti penting sebenarnya dari penemuan ini terletak pada potensi efek temuan ini pada penelitian dan pengobatan penyakit neurologis.

    Temuan tersebut telah dipublikasikan secara daring oleh jurnal Nature. “Pembuluh limfatik sistem saraf pusat” yang baru ditemukan mengikuti pembuluh darah utama kedalam sinus, area yang secara tradisional sulit untuk difoto.

    Temuan ini menyebabkan kegemparan di dunia medis, karena para peneliti yang bertanggung jawab percaya bahwa pembuluh ini dapat membantu menjelaskan misteri medis saat ini, seperti mengapa pasien dengan penyakit Alzheimer memiliki akumulasi plak protein berjumlah banyak di otak.

    Otak Terhubung ke Sistem Kekebalan Selubung

    Alih-alih bertanya ‘Bagaimana kita mempelajari respon imun otak?’ atau ‘Mengapa pasien multiple sclerosis memiliki serangan imun?’, sekarang kita dapat mendekati ini melalui mekanismenya. “Karena otak seperti setiap jaringan lain yang terhubung ke sistem kekebalan selubung melalui pembuluh limfatik meningeal”, kata rekan penulis Jonathan Kipnis, Ph.D., profesor di Departemen Ilmu Saraf UVA dan direktur Pusat Imunologi Otak dan Glia UVA (BIG).

     “Ini mengubah sepenuhnya cara kita memandang interaksi neuro-imun. Kita sebelumnya selalu menganggapnya sebagai sesuatu yang esoteris yang tidak bisa dipelajari. Tapi sekarang kita bisa mengajukan pertanyaan tentang mekanismenya”, tambahnya.

     “Kami percaya bahwa untuk setiap penyakit saraf yang memiliki komponen kekebalan tubuh, pembuluh ini mungkin memainkan peran utama”, kata Kipnis. “Sulit membayangkan bahwa pembuluh ini tidak terlibat dalam penyakit [neurologis] dengan komponen kekebalan”.

    Menurut Kevin Lee, Ph.D., ketua UVA Department of Neuroscience, University of Virginia, yang menggambarkan reaksinya terhadap penemuan oleh lab Kipnis: “Pertama kali orang-orang ini menunjukkan hasil awalnya, saya hanya mengatakan satu kalimat: ‘Mereka harus mengganti buku pelajaran’. Tidak pernah ada sistem limfatik untuk sistem saraf pusat, dan itu sangat jelas dari pengamatan tunggal pertama ? dan mereka telah melakukan banyak penelitian sejak saat itu untuk mendukung temuan tersebut ? bahwa hal itu secara mendasar akan mengubah cara orang memandang hubungan sistem saraf pusat dengan sistem kekebalan tubuh”.

    Kipnis juga skeptis pada awalnya, dengan mengatakan: “Saya benar-benar tidak percaya ada jaringan dalam tubuh yang tidak kita sadari. Saya pikir tubuh itu telah dipetakan, saya pikir penemuan ini berada disuatu tempat sekitar pertengahan abad yang lalu. Tapi rupanya, mereka belum teridentifikasi”.

    Dengan penemuan baru ini ada banyak pertanyaan yang mungkin dapat dijawab, yang sebelumnya tidak dapat dijawab oleh para ilmuwan. (inspirement)

    Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.

    VIDEO REKOMENDASI

  • Mengapa COVID-19 Parah untuk Beberapa Orang?

    Mengapa COVID-19 Parah untuk Beberapa Orang?

    Apakah antibodi-antibodi yang kita hasilkan untuk melawan infeksi COVID-19 justru menyebabkan penyakit yang parah? Sebuah makalah baru dari para ilmuwan di Hangzhou, Tiongkok, tampaknya menunjukkan hal itu.

    Data para peneliti menunjukkan bahwa setidaknya dua antibodi yang menargetkan protein lonjakan yang memungkinkan virus COVID-19 masuk ke dalam sel-sel manusia adalah “patogen”artinya antibodi-antibodi ini menciptakan penyakit dengan sendirinya.

    Sulit untuk memikirkan antibodi, salah satu penangkal infeksi terbaik dalam tubuh menjadi “patogen,” tetapi itulah yang terjadi pada penyakit auto-imun. Antibodi-antibodi yang dikembangkan tubuh sebagai tanggapan terhadap penyerbu-penyerbu asing yang menempel pada jaringan tubuh, kadang malahan menyebabkan kerusakan besar.

    Pada awal 2020, para peneliti Jepang menemukan, banyak kematian akibat COVID-19 disebabkan oleh bagian reaksi kekebalan tubuh. Dalam sebuah artikel yang ditinjau oleh rekan sejawat yang diterbitkan dalam Inflammation and Regeneration, para ilmuwan berpendapat bahwa itu adalah sebuah “badai sitokin” yang membanjiri tubuh dan terlibat dalam angka kematian yang tinggi akibat virus tersebut.

    Antibodi Protein Lonjakan Menyerang Jaringan Tubuh

    Para peneliti Tiongkok menduga bahwa beberapa antibodi yang dipicu oleh sebuah virus yang patogen dapat menyerang jaringan-jaringan tubuh. Untuk menguji hipotesis tersebut, para peneliti Tiongkok itu mengidentifikasi tujuh antibodi COVID-19 yang berbeda.

    Para peneliti Tiongkok itu kemudian menganalisis seberapa baik masing-masing antibodi ini terikat pada sel-sel paru manusia, baik sel paru yang sehat maupun sel paru yang rusak. Antibodi yang mengikat sel-sel jaringan dapat menyebabkan kerusakan autoimun.

    Seperti yang diperkirakan para peneliti, dua antibodi terikat dengan kuat pada sel-sel paru yang rusak dan salah satu antibodi tersebut juga terikat dengan kuat pada sel-sel yang sehat.

    Para peneliti kemudian menyuntikkan antibodi itu, serta beberapa kombinasi, ke dalam tubuh tikus hamil yang sehat dengan interval tiga hari. Para peneliti ingin melihat apakah akan terjadi kerusakan. Dan jika ada, apa yang akan dilakukan antibodi terhadap tikus dan janin-janinnya.

    Sekali lagi seperti yang diperkirakan, dua antibodi yang sama telah terikat dengan baik ke sel-sel paru manusia, menyebabkan kerusakan yang luas pada jaringan-jaringan janin-janin tikus.

    Faktanya, antibodi yang dapat mengikat sel-sel paru yang sehat pada manusia, REGN10987, membunuh hampir setengah janin tikus.

    “Ini adalah temuan yang sangat meresahkan, Hal tersebut seharusnya membuat siapapun berhenti, terutama wanita-wanita hamil,” kata Zoey O’Toole, seorang pendukung keamanan vaksin yang memiliki latar belakang di bidang fisika dan teknik dan yang meninjau penelitian tersebut dengan hati- hati.

    Bagaimana SARS-CoV-2 Membunuh?

    Salah satu pertanyaan besar mengenai SARS-CoV-2, juga dikenal sebagai COVID-19, adalah bagaimana SARS-CoV-2 menyebabkan penyakit serius pada orang-orang yang telah meninggal serta pada orang-orang lain yang mengembangkan gejala jangka panjang.

    Sebagian besar virus menyebabkan penyakit jangka pendek yang sembuh, setelah tubuh akhirnya dapat mengembangkan antibodi- antibodi, yang tampaknya menjadi kasus bagi sebagian besar orang yang terjangkit COVID-19.

    Lalu, mengapa beberapa orang meninggal dunia setelah dua hingga tiga minggu menderita COVID-19, ketika sistem kekebalan mereka seharusnya telah membersihkan virus tersebut dari tubuh mereka?

    Dan, mengapa beberapa orang dikenal sebagai “long hauler” (mengalami gejala berkepanjangan) memiliki kerusakan banyak organ dalam jangka-panjang yang sepertinya tidak ada hubungannya dengan virus itu sendiri?

    Kita tahu bahwa tidak ada dua orang yang memiliki respon imun yang sama. Dengan COVID-19, kita juga melihat bahwa orang-orang yang sakit parah memiliki kadar sitokin yang menyebabkan peradangan yang lebih tinggi dalam darah mereka. Ini adalah yang disebut sebagai “badai sitokin”

    Bagaimana Antibodi Menciptakan Penyakit yang Parah

    Tetapi, sitokin yang meningkat adalah hanya sebagian gambaran. Para peneliti juga sudah lama mencurigai sebuah aspek auto- imun pada penyakit COVID-19 yang parah.

    Sebuah artikel di Nature pada Januari mencatat bahwa persentase yang sangat tinggi dari orang-orang yang menderita penyakit parah akibat COVID-19 memiliki antibodi auto-imun. Antibodi-antibodi ini menargetkan sistem kekebalan itu sendiri, serta pembuluh darah, jantung, dan otak.

    Sejak COVID-19 pertama kali diidentifikasi, kita telah melihat respon auto-imun memperburuk efek penyakit tersebut, dengan meningkatkan peradangan dan kelainan kekebalan tubuh, dan kadang meningkatkan aktivitas virus itu sendiri.

    Para peneliti Tiongkok tidak menyatakan bagaimana antibodi itu merusak jaringan-jaringan, tetapi peneliti auto-imunitas telah lama memahami bahwa protein tertentu yang diikuti antibodi kita ketika antibodi menargetkan sebuah virus yang kadang ditemukan di sel-sel tubuh kita sendiri.

    “Peniruan molekuler” ini mungkin hanya sebagian yang cocok, tetapi bahkan hal tersebut dapat cukup untuk menyebabkan antibodi-antibodi yang sebaliknya membantu menyerang sel-sel yang sehat pada tubuh kita.

    Rancangan Vaksin COVID-19

    Temuan dari pra-cetak ini memiliki maksud yang mendalam terhadap rancangan vaksin. Agar sebuah vaksin menjadi seaman dan seefektif mungkin, vaksin tersebut harus menjadi vaksin yang merangsang antibodi yang menetralkan patogen tetapi tidak mengikat jaringan-jaringan apapun di dalam tubuh, sehingga orang-orang yang menerima vaksin tersebut akan aman dari efek autoimun.

    Sayangnya, tampaknya para ilmuwan industri tidak mempertimbangkan peniruan molekuler ketika merancang vaksin COVID-19.

    Protein lonjakan yang membuat SARS-CoV-2 sangat menular ke manusia adalah target yang diperhatikan para pembuat vaksin, saat merancang vaksin mereka. Para pembuat vaksin yakin bahwa protein lonjakan itu sendiri, selain virus, adalah tidak berbahaya. Jika protein yang diisolasi bukanlah agen penyakit, membuat tubuh dapat menghasilkan protein untuk waktu yang singkat akan aman.

    Tetapi, seperti yang digarisbawahi oleh penelitian baru dari Tiongkok, mungkin ada setidaknya 3 masalah dengan pendekatan ini.

    Masalah yang Berpotensi Muncul dengan Vaksin Protein Lonjakan COVID-19

    Pertama, protein lonjakan yang dianggap tidak berbahaya (oleh para pembuat vaksin), seperti sejak pertama kali ditemukan. Kenyataannya, menurut ilmu pengetahuan yang diterbitkan oleh sebuah tim peneliti internasional pada Maret di Jurnal Circulation Research, protein lonjakan dapat merusak sel-sel endotel paru, sama seperti yang terikat pada antibodi-antibodi di penelitian Tiongkok, serta sel-sel endotel yang melapisi pembuluh darah seluruh tubuh.

    “Jika Anda menyingkirkan kemampuan replikasi virus, virus itu masih memiliki sebuah efek yang merusak pada sel-sel pembuluh darah,” kata Dr. Uri Manor, rekan penulis penelitian ini dan seorang peneliti di Institut Salk untuk Penelitian Biologis di La Jolla, California, dalam sebuah wawancara untuk Salk.edu.

    Dalam paragraf pertama siaran pers itu, Salk.edu menegaskan dalam tanda kurung bahwa protein lonjakan “berperilaku sangat berbeda dari protein-protein lonjakan yang dikodekan dengan aman di dalam vaksin”.

    Namun, baik penelitian itu sendiri maupun siaran pers tidak menawarkan bukti apa pun untuk membenarkan klaim ini. Pada saat yang sama, kita melihat bahwa banyak efek samping yang dilaporkan setelah vaksinasi, termasuk pembekuan darah dan stroke, adalah kejadian vaskular serupa dengan kejadian yang terkait dengan penyakit itu sendiri.

    Kedua, seperti yang ditunjukkan oleh penelitian baru ini, antibodi yang dihasilkan untuk menetralkan protein lonjakan mungkin sangat beracun bagi sel-sel manusia, terutama jika sel-sel itu sudah rusak.

    Akhirnya, data para peneliti Hangzhou menyatakan bahwa, satu hal yang dapat mencegah efek buruk dari antibodi patogen adalah ketika juga ada antibodi non-pato- gen bersama antibodi patogen, melakukan pekerjaan antibodi tersebut secara normal.

    Tetapi apakah vaksinseperti yang telah diformulasikan benar- benar dapat memicu produksi antibodi-antibodi non-patogen yang sehat, adalah masih tetap menjadi sebuah pertanyaan terbuka.

    “Penelitian ini menunjukkan bahwa antibodi terhadap bagian lain dari virus dapat melawan potensi bahaya yang diakibatkan antibodi anti-lonjakan, Itu adalah sebuah temuan penting. Tetapi tidak ada virus dalam vaksin mRNA. Jadi, adalah sangat tidak mungkin vaksin ini dapat menghasilkan antibodi yang cukup bermanfaat untuk membantu,” jelas O’Toole.

    Kesimpulan

    Saat kita mempelajari lebih lanjut mengenai kemampuan SARS-CoV-2 untuk membahayakan manusia, ada semakin banyak  bukti yang vaksin juga dapat menyebabkan bahaya.

    Dalam ketergesaan kita untuk menemukan sebuah cara untuk mencegah COVID-19 yang parah, tanpa disadari kita mungkin melakukan lebih banyak kerusakan daripada kebaikan. Mungkin bertahun-tahun sebelum kita tahu sepenuhnya dari kerusakan tersebut. Mana yang lebih buruk, penyakit atau pencegahannya? Hanya waktu yang akan memberitahukannya. (viv/ epochtimes)

    Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.

    VIDEO REKOMENDASI

  • Meditasi: Penghilang Rasa Sakit yang Lebih Efektif daripada Morfin

    Meditasi: Penghilang Rasa Sakit yang Lebih Efektif daripada Morfin

    Apakah anda mengenal seseorang yang sedang menderita sakit kronis? Berapa banyak orang yang meminum obat penghilang rasa sakit hanya untuk bertahan? Jika ada alternatif yang murah dan efektif, bukankah itu luar biasa? Meditasi, pada kenyataannya, tidak hanya efektif dalam menghilangkan rasa sakit, sebuah penelitian menemukan bahwa itu lebih efektif daripada morfin. Selain itu, seseorang dapat bermeditasi sesering dan selama yang diinginkan, tanpa efek samping negatif, dan dengan sedikit atau tanpa biaya.

    Sebuah artikel berdasarkan penelitian ilmiah yang diterbitkan dalam The Journal of Neuroscience menunjukkan bahwa 80 menit pelatihan meditasi dapat secara dramatis mengurangi rasa sakit, menunjukkan bahwa meditasi lebih efektif dalam menghilangkan rasa sakit daripada obat-obatan, termasuk morfin yang kuat dan adiktif.

    Penelitian dilakukan dengan 15 relawan; enam peserta laki-laki dan sembilan peserta perempuan yang diberikan paparan rangsangan panas sebelum dan sesudah mereka diberi pelatihan meditasi. Alat pemanas dipanaskan secara bertahap hingga 120 ° Fahrenheit. Setelah 5 menit, kebanyakan orang akan merasa nyeri pada suhu ini. Selama penelitian, respons mereka direkam melalui pemindaian otak.

    Subjek uji menerima empat sesi pelatihan meditasi 20 menit setelah paparan pertama. Pemaparan kedua pada alat pemanas dilakukan saat subjek bermeditasi, untuk mengukur perubahan sensasi rasa sakit. Menurut temuan, nyeri yang dirasakan rata-rata berkurang 57%, dan intensitas nyeri berkurang 40%. Sebagai perbandingan, tingkat pengurangan nyeri dengan morfin hanya 25%.

    Pemindaian otak menemukan bahwa area sensitif rasa sakit di otak menjadi lebih tenang setelah meditasi

    Peneliti mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya ditunjukkan bahwa satu jam meditasi dapat secara dramatis mengurangi rasa sakit dan aktivitas otak yang berhubungan dengan rasa sakit. Artinya, meditasi bisa benar-benar efektif, dan membantu mengurangi rasa sakit tanpa obat.

    Semua obat memiliki beberapa efek samping, dan obat penghilang rasa sakit seperti morfin dapat menyebabkan kecanduan. Meditasi, di sisi lain, tidak memiliki efek samping negatif dan dapat dilakukan tanpa biaya di rumah anda sendiri.

    Rekan peneliti F. Zeidan mengatakan, “Studi ini menunjukkan bahwa meditasi menghasilkan efek nyata di otak dan dapat memberikan cara yang efektif bagi orang-orang untuk mengurangi rasa sakit mereka secara substansial tanpa obat-obatan.” Mengingat betapa sedikitnya pelatihan yang diperlukan untuk menghasilkan efek dramatis seperti itu, meditasi harus dicoba bagi orang-orang yang menderita sakit fisik.(visiontimes)

    Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.

    VIDEO REKOMENDASI

  • Terlalu Banyak Kopi Menyusutkan Otak

    Terlalu Banyak Kopi Menyusutkan Otak

    Kopi mungkin menjadi sumber energi utama bagi banyak orang dewasa, dan minuman ini juga memiliki beberapa manfaat kesehatan, tetapi terlalu banyak zat adiktif ini dapat lebih berbahaya daripada baik.

    Terlalu banyak minum kopi telah diketahui berkontribusi pada kurang tidur, penambahan berat badan, kecemasan, kegelisahan; sekarang ada bukti risiko baru yang terkait dengan konsumsi kopi.

    Nutritional Neuroscience menerbitkan sebuah studi baru-baru ini yang mencatat tingkat kebiasaan konsumsi kopi dari 17.700 peserta dari Biobank Inggris antara usia 37 dan 73 tahun. Para peneliti juga mencatat volume otak subjek melalui MRI.

    Kitty Pham, kandidat PhD yang ikut menulis penelitian ini, mengatakan dalam rilis berita: “Kopi adalah salah satu minuman paling populer di dunia. Namun dengan konsumsi global lebih dari sembilan miliar kilogram per tahun, penting bagi kita untuk memahami potensi implikasi kesehatannya.”

    Kemungkinan Pengecilan Otak

    Dari data yang direkam, tim menemukan hubungan terbalik antara konsumsi kopi dan volume otak. Semakin banyak kopi yang diminum, semakin tinggi kemungkinan mereka mengalami penurunan volume otak total relatif.

    Bagian tertentu dari otak yang terpengaruh termasuk hippocampus (belajar dan memori), materi abu-abu (bergerak, memori dan emosi) dan materi putih (berpikir, fungsi motorik dan keseimbangan). Menurut WebMD, materi putih di otak terhubung dengan proses penuaan, yang dapat dipercepat jika area ini terkena dampak negatif.

    Penggambaran otak manusia pada abad ke-14. Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa asupan kopi yang berlebihan dapat mengurangi volume otak dan dengan demikian menghambat beberapa fungsi otak. (Gambar: Wikimedia Commons CC 0)

    “Ini adalah investigasi paling luas tentang hubungan antara kopi, pengukuran volume otak, risiko demensia, dan risiko stroke – ini juga merupakan studi terbesar yang mempertimbangkan data pencitraan otak volumetrik dan berbagai faktor pembaur.” jelas Pham.

    Selain volume otak yang rendah, para peneliti juga menemukan bahwa, selain peningkatan kemungkinan stroke, orang yang minum terlalu banyak kopi memiliki kemungkinan demensia yang lebih tinggi daripada mereka yang minum kopi tanpa kafein atau tidak minum kopi sama sekali.

    Terlepas dari bukti bahwa kopi dapat membantu mengurangi risiko di kalangan peminum paruh baya, mereka yang minum enam cangkir sehari, khususnya, akan memiliki kemungkinan demensia yang meningkat hingga 53%.

    Putusan

    Sementara penemuan baru-baru ini mungkin meresahkan bagi pecinta kopi, Profesor Elina Hyppönen, peneliti senior dan Direktur Pusat Kesehatan Presisi Australia UniSA, mengatakan bahwa ada keseimbangan yang harus dibuat antara minum dan kesehatan kita.

    “Tentu saja, meskipun ukuran satuan dapat bervariasi, 1-2 cangkir kopi sehari umumnya baik-baik saja.” jelas Profesor Hypponen. “Namun, jika Anda menemukan bahwa konsumsi kopi Anda menuju lebih dari enam cangkir sehari, sudah saatnya Anda memikirkan kembali minuman Anda berikutnya.”

    “Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang konsumsi kopi berat dan kesehatan otak, tetapi seperti banyak hal dalam hidup, moderasi adalah kuncinya,” tambahnya.

    Sampai penelitian lebih lanjut menentukan penyebab temuan ini, mungkin yang terbaik adalah membatasi cangkir kopi harian Anda, dan perlu diingat bahwa ada cara alternatif untuk memulai hari Anda dan menjaga energi Anda tanpa risiko menyusutkan otak Anda. (visiontimes)

    Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.

    VIDEO REKOMENDASI

  • 11 Manfaat Kacang yang Luar Biasa

    11 Manfaat Kacang yang Luar Biasa

    Berapapun usia atau berat badan anda, manfaat kacang tanah sangat banyak dan dapat berperan penting dalam semua jenis diet.

    Apakah mereka membantu anda menurunkan berat badan, meningkatkan kualitas gizi makanan anda, atau mencegah timbulnya penyakit, manfaat kacang tanah untuk semua orang sangat luar biasa.

    Bahkan mereka yang kekurangan gizi pun bisa mencapai berat badan yang sehat saat mengonsumsi makanan berbahan dasar kacang.

    Dan para atlet pun beralih ke kacang setelah mereka mengetahui bahwa pasokan energi mereka akan dipenuhi dengan nutrisi berkualitas untuk metabolisme mereka. Apakah anda menuai manfaat dari kacang? Baca lebih lanjut tentang manfaat kacang tanah berdasarkan rekomendasi dari masyarakat Timur dan Barat.

    Penelitian Dunia Barat tentang Manfaat Kacang Tanah

    Kacang tanah merupakan sumber protein, lemak sehat, dan serat yang sangat baik. Kacang juga mengandung banyak potasium, fosfor, magnesium, dan vitamin B. Meski tinggi kalori, kacang tanah kaya nutrisi dan rendah karbohidrat. Kacang memberikan manfaat nutrisi dan membuat seseorang merasa kenyang lebih lama.

    Hal ini membuat kacang menjadi camilan sehat jika dibandingkan dengan keripik, kerupuk, dan makanan karbohidrat sederhana lainnya.

    Berikut adalah 11 manfaat nutrisi yang luar biasa dari kacang tanah berdasarkan penelitian dunia Barat:

    Protein

    Kacang tanah adalah sumber protein nabati yang sangat baik, mengandung 25,8 g dalam 100 g kacang, atau sekitar setengah dari kebutuhan protein harian seseorang. Protein sangat penting untuk membangun dan memperbaiki sel-sel tubuh. Jumlah protein yang dibutuhkan seseorang bervariasi, tergantung pada usia dan tingkat aktivitasnya.

    Lemak sehat

    Asam lemak adalah bagian penting dari setiap diet. Sebagian besar lemak dalam kacang adalah asam lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda, yang merupakan jenis lemak yang menyehatkan.

    Menurut American Heart Association (AHA), mengonsumsi lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda sebagai pengganti lemak jenuh dan trans dapat meningkatkan kadar kolesterol darah seseorang. Ini, pada gilirannya, menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

    Ada juga sejumlah kecil lemak jenuh dalam kacang. Lemak jenuh kurang menyehatkan daripada tak jenuh atau tak jenuh ganda. Dokter menghubungkan lemak jenuh dengan penyakit kardiovaskular. Akibatnya, yang terbaik adalah makan kacang dalam jumlah sedang untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal.

    Serat makanan

    Kacang tanah merupakan sumber serat makanan yang baik. Mereka mengandung 8,5 g per 100 g, yaitu sekitar seperempat dari asupan serat yang direkomendasikan pria atau sepertiga untuk wanita.

    Serat adalah nutrisi yang menyehatkan jantung. AHA melaporkan bahwa makan makanan kaya serat meningkatkan kadar kolesterol darah dan menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, obesitas, dan diabetes tipe 2.

    Menutrisi limpa dan meningkatkan Qi

    Kacang tanah memiliki sifat ringan, yaitu tidak dingin dan tidak hangat. Mereka baik untuk limpa, perut, dan paru-paru. Karena melembabkan paru-paru dan perut, menyehatkan limpa, dan meningkatkan qi, mereka dapat menyembuhkan batuk kering, mual, kaki atlet, dan penyakit lainnya.

    Menyehatkan otak

    Kacang tanah mengandung lesitin, sefalin, dan bersifat kolinergik, serta dapat memperlambat penurunan fungsi otak, serta meningkatkan daya ingat pada remaja dan anak-anak.

    Menurunkan tekanan darah dan menurunkan kolesterol

    Kandungan lipid kacang tinggi dan mengandung asam lemak tak jenuh, yang sangat diperlukan untuk tubuh anda. Kacang juga bisa diasamkan dalam cuka tua. Cuka dapat meningkatkan penyerapan dan pemanfaatan tubuh anda, serta mengurangi zat lemak kacang.

    Ini mengurangi tekanan darah, membantu mencegah pengerasan arteri, dan mengurangi akumulasi kolesterol. Makan 10 acar kacang dalam cuka tua setiap hari sangat bermanfaat bagi kesehatan anda.

    Mengembalikan kekuatan wanita dan memperbanyak ASI

    Kacang dapat membantu memulihkan kekuatan wanita pasca persalinan, turut berperan menghasilkan darah, dan meningkatkan ASI.

    Menstabilkan kadar gula darah

    Kacang tanah dapat memperlambat penyerapan karbohidrat, sehingga mengonsumsi kacang tanah saat sarapan dapat membantu menstabilkan kadar gula darah anda di siang hari.

    Menjaga kesehatan jantung

    Asam lemak kacang, bersama dengan bahan lainnya, menurunkan kadar kolesterol jahat, dan pada gilirannya membantu menjaga kesehatan jantung anda.

    Mengurangi risiko kanker usus besar

    Makan kacang dapat membantu mengurangi risiko terkena kanker usus besar, karena asam folat bersama dengan nutrisi lain memiliki efek anti-kanker.

    Tingkatkan jumlah trombosit

    Makan kacang bersama dengan kulit arinya menghambat pelarutan fibrin, dan dengan demikian meningkatkan produksi trombosit. Mereka juga memperkuat kontraksi kapiler, yang membantu pasien dengan trombositopenia, hemoptisis yang disebabkan oleh pneumonia, dan perdarahan saluran kemih. (nspirement)

    Lebih banyak artikel Kesehatan, silahkan klik di sini.

    VIDEO REKOMENDASI